hari ini jalan-jalan ke Kabupaten Bogor, ga murni jalan-jalan siy. kesana dalam rangka kerja. hari ini kali kedua. intinya suka, suka juga dengan Cibinong ini. jalan-jalannya gede ya wajarlah PADnya juga tinggi.
memang 5 (lima) tahun diBogor, bisa dikatakan jarang banget main ke tetangga atau Kabupaten ini, kalo daerah-daerah perbatasan sering. tapi kotanya kabupaten, ibukotanyalah klo ga dalam rangka kerja mungkin gw ga pernah tau. dan masih membayangkan kalo kabupaten itu panas, banyak debu, truk-truk gandeng.
masuk dari pintu tol beberapa meter didepan langsung hilang kesan itu.
gua jadi suka. jadi pengen juga punya rumah di cibinong. hahahahahaha
tapi kenapa orang pada ga suka klo dibilang rumahnya di kabupaten. terkesan pinggiran gitu. padahal klo lihat cibinong. kayaknya ga ada jaan dikota seperti jalan boulevard di Cibinong.
gua jadi heran kenapa banyak orang kabupaten ngincer rumah di kota ya? sebenernya kabupaten juga ga masalah asal lokasinya ok punya.
22 June 2011
14 June 2011
sebab musabab
katanya ada akibat ada sebab. hukum ini apa berlaku dalam semua cerita hidup? banyak akibat yang saya tidak tahu apa sebabnya. saat terpojok saya sering bertanya kenapa ini terjadi pada saya..kenapa...
saya mungkin satu dari jutaan wanita diluar sana yang sering bertanya...dan tak jarang menyalahkan diri sendiri.
apa iya ada yang salah...kurang bersyukur mungkin?
mungkin juga...
saya sering memperhatikan orang-orang yang lalu lalang didepan saya, atau saat kumpul2 sama temen2 dikantor, atau dimana saja, sebenernya apakah mereka happy seperti apa yang terlihat? saya tidak bilang saya sengsara.
saya hanya sering menyimpan masalah sendiri..sendiri saja
tidak ke orang tua saya, tidak ke suami saya, tidak ke kakak saya, tidak juga ke temen saya. my problem is mine. only me.
suatu hari ibu saya telpon, cerita tentang mimpinya semalam, almarhum bapak bilang adek(saya) diliat2. lalu ibu saya bilang apa ada masalah dengan saya, soalnya saya tertutup ga pernah cerita. lalu bapak bilang jangan terlalu ikut campur, dia sudah jadi milik orang.
mungkin kontak batin antara anak dan ibu.
tapi tetep saya tidak cerita.
masalahnya adalah kalo saya bercerita saya pasti tidak bisa menahan nangis entah kenapa...itu masalah saya selalu menangis, saya tak nyaman dengan menangis. padahal masalahnya juga ga gawat-gawat amat. tapi ga ada sebab musabab saya menangis. saya repot dengan air mata yang kadang ga perlu.
padahal masalah meski tetep ada karena terbiasa pasti ga kan jadi masalah.
mmmm pusssinggggg.....
saya mungkin satu dari jutaan wanita diluar sana yang sering bertanya...dan tak jarang menyalahkan diri sendiri.
apa iya ada yang salah...kurang bersyukur mungkin?
mungkin juga...
saya sering memperhatikan orang-orang yang lalu lalang didepan saya, atau saat kumpul2 sama temen2 dikantor, atau dimana saja, sebenernya apakah mereka happy seperti apa yang terlihat? saya tidak bilang saya sengsara.
saya hanya sering menyimpan masalah sendiri..sendiri saja
tidak ke orang tua saya, tidak ke suami saya, tidak ke kakak saya, tidak juga ke temen saya. my problem is mine. only me.
suatu hari ibu saya telpon, cerita tentang mimpinya semalam, almarhum bapak bilang adek(saya) diliat2. lalu ibu saya bilang apa ada masalah dengan saya, soalnya saya tertutup ga pernah cerita. lalu bapak bilang jangan terlalu ikut campur, dia sudah jadi milik orang.
mungkin kontak batin antara anak dan ibu.
tapi tetep saya tidak cerita.
masalahnya adalah kalo saya bercerita saya pasti tidak bisa menahan nangis entah kenapa...itu masalah saya selalu menangis, saya tak nyaman dengan menangis. padahal masalahnya juga ga gawat-gawat amat. tapi ga ada sebab musabab saya menangis. saya repot dengan air mata yang kadang ga perlu.
padahal masalah meski tetep ada karena terbiasa pasti ga kan jadi masalah.
mmmm pusssinggggg.....
Subscribe to:
Posts (Atom)