Pages

24 December 2009

lagi ga puguh


ih bener-bener lagi ga puguh (=bener). *berpikir* "suatu hari aya bertanya kenapa kalo ada papa, bunda pulangnya bisa cepet?"
"ya soalnya kebetulan aja kerjaan bunda lagi dikit"
rasa ga yakin akan jawaban itu.
dan terbukti niy, desember kali ini sibukkkkk banget, ya dikantor, ya dirumah
dikantor sibuk dengen tutupnya tahun anggaran, spj dan pengajuan LS harus sudah masuk tanggal 23. nah loh ngomong apaan ya...kalo PNS pasti ngerti deh.
dirumah sibuk buangett yang nyiapin aya sekolah, ya papanya, dan satu lagi sibuk berbenah rumah ...dari parket mpe sumur, dari rumah yang nggak ada lubang anginnya mpe ngga motor friendly.
untunglah spj dah selesai, dengan segala kekurangannya*bagian tim verifikasi lagi deh*
nah LS macet..berkasnya ada yang belum ditandatangani. selamat :(
laptop dipake yang ngebeliin, so ga bisa online..kangen pengen chatting
tapi meskipun bawa laptop juga ga sempet, soalnya lari sana lari sini, ketoko bangunan ini dan itu.
mpe capek badan tapi tetep dijaga semangatnya.
sampe tadi sore niy, ke toko bangunan waktu menunjukan pukul 5 sore, toko bangunan deket rumah sudah tutup.
sampai ke next shop, beli pipa pvc.
"dianternya kemana bu" tanya pelayan toko ramah
""ini ke xxxx residence"
"tolong dianterin ke blok X ya?"
"itu sebelah mana ya bu?"
"ikutin motor saya aja"
"ntar ya bu saya ikat dulu pipanya"
"ok saya belok duluan ya"
setiba saya diseberang arah menuju rumah, si tukang ikutan nyebrang
"loh mana mobilnya?"
"sama ibu aja deh" tanpa basa basi tukang langsung nangkring di jok belakang motor.
hah?"
sepanjang jalan mata memandangi pemandangan yang agak aneh ini.aku menggonceng tiiiiiiiiit (sensor)
iini kedua kalinya, kalo dulu ma tukang gas, tp emang tukang gasnya ga bisa pake motor. terpaksa berubah jadi tukang ojek

19 December 2009

kusampaikan kabar melalui angin


aku selalu menyukai saat angin berhembus hingga menerbangkan ujung2 kerudung yang kukenakan,
berada disini dibawah birunya langit dengan sedikit awan putih,
bau rumput, dan senandung gesekan ilalang,
ingin kurebahkan tubuhku dirumput hijau yang tingginya tak seberapa,
tapi aku malu
malu pada tubuh petani tua yang tubuhnya hitam terbakar matahari mengenakan topi yang dianyam dari bambu yang sedang mengayuh cangkul ditangannya
malu pada ibu-ibu yang setengah tua, berjalan tanpa mengenakan sendal dengan sekarung beban dipunggungnya
aku malu...karena angin membuatku manja...
disini jauh dari keangkuhan,
masih dengan angin yang selalu memanjakan diriku membuatku makin sadar
disaat aku merasa sepi dan sendiri aku tidak pernah benar-benar sendiri
dan jika kau merasa sepi dan sendiri dimanapun itu, dibelahan dunia manapun
pergilah keujung lapang agar kau merasakan belaian angin,
dengarkanlah bisikan-bisikan alam, melalui rumput, pasir, daun dan aku
yang kusampaikan melalui angin

17 December 2009

sebuah kabar

akhir tahun penuh kerjaan, sudah penuh ditambah pula pelatihan dua hari, ntah maksudnya apa, ga ada orang lagi atau ga tau kalo yang ditugasin dah dirantai seabreg kesibukan, tapi pelatihan bagi kita adalah rest time. snack, makan siang gratis dan pulang lebih awal dari biasanya dilengkapi dengan amplop putih diujung acara. jauh dari bos-bos ternyata membuat hidup lebih relax. pelatihan kapan lagi.....
hari ini kembali ke kantor
hap hap hap laptop dibuka, hari ini pekerjaan dimulai dengan target selesai..selesai catet.
celingak celinguk icon itu menggoda mata online online...
ups..."li hari ini ada sp tahrib akbar"
"yahhhh..."
"langsung pulang aja"
online canceled
kerjaan gak selesai
hari yang kacau...

11 December 2009

menghitung hari dengan jari

Dua hari lagi papa tiba di Indonesia. aya dah ga sabar banget, tiap hari ngeliatin jari-jari mungilnya kemudian dilipat-lipat "tinggal segini hari lagi ya bunda" sambil nyodorin jari-jari tangannya
bunda tersenyum aja sambil ngelipet satu jari lagi nah "segini hari lagi"
"satu..dua..tiga oo tiga hari lagi ya bunda"
bunda senyum mengangguk


saking girangnya semua guru dan teman dah tau kalo papa aya dah mau pulang, semuanya aya ceritain..sampai sariawan bunda juga diceritain oh noo...
"aya mo kesekolahannya dianterin ma papa dan bunda boleh ga?"
"bole..tapi bunda ga bisa tiap hari, kan bunda kerja"
"o iya aya lupa, papa aja juga ga papa deh"


ngeliat aya sekarang detik-detik menyambut kepulangan papa, dan saat-saat menahan kekangenannya pada sosok papa. teringet saat aya nangis-nangis megangin foto papanya sambil bilang "papa kerjanya udah..papaaaa"
atau saat mau tidur minta digedong dulu biar bisa nyium foto papa yg tertempel didinding kamar.
atau saat sok akrab sama tamu laki-laki yang dateng kerumah sampe minta dipangku

atau waktu aya sakit dan ternyata papanya juga sakit

mungkin benar orang bilang ibu menjaga bapak berkorban.
pengorbanan seorang ayah yang harus bekerja nun jauh disana demi keluarga,
wilujeng sumping papa.



08 December 2009

oleh oleh dari Bandung

mau kesini mau kesitu, mampir kesini dan kesitu, mau makan ini dan makan itu seabreg keinginan kalo menuju kota yang namanya bandung. ternyata oh ternyata semua tak sesuai rencana, banyak hambatan cuaca yang tidak mendukung, macet dimana-mana membuat keinginan untuk mengunjungi tetangga dulu di sukaindah harus ditunda, nemui mba yang dulu ngasuh aya juga harus ditunda, bahkan makan mie ayam dengan penutup es duren lagi-lagi harus ditunda, kesalon muslimah favorite juga ditunda, pengajian Aam Amiruddin minggu pagi juga lagi-lagi harus dicancel juga.
tapi bukan berari kita jadi bengong.com dong.rencana awal : Tangkuban Perahu tetap berjalan meski harus membelah hujan aiihhh.


sebelum jalan yuk kita sarapan dulu, sarapannya enak-enak bole ambil sesuka hati kalo ga malu.
malu? bayar kok.
bunda : "mba bole bungkus ngga?"
pelayan hotel : "ga bisa bu, klo breakfast harus makan disini"
bunda : "kalo bawa tempat sendiri bisa?" (maksa hihihihihihi)
pelayan hotel : "bawa tas aja mba? soalnya itu aturan dr atasan, asal jangan ketauan aja"

bunda : "terima kasih"

giini ni perut orang susah ga bisa diisi diwaktu pagi, yang penting aya makan yang kenyang ya siapin energi untuk mendaki gunung tangkuban perahu yang exotis.



hujan masih rintik-rintik, tak sabar menunggu sampe reda, hmmm aroma belerang dimana-mana? seorang temen bertanya polos "trus gunungnya mana?"
serentak kita jawab "ini kita diatas gunung neng", plus penjelasan suaminya yang keki berat istrinya(temenku) ga sadar udah diatas gunung setelah perjuangan menembus hujan lebat.



setelah puas foto-foto tampak diujung sana, kalo dari foto tuw dibelakang kita terliat kabut hitam sudah mulai turun, sempetin untuk mendaki sedikit keatas, bantuin jeprat jepret selesai jeprat sana jepret sini kita turun dan hujan mulai kembali berjatuhan.
ga terasa perut udah nagih untuk diisi, butuh yang anget-anget. sup gerame ini tampak menggiurkan

anak-anak makan dengan lahap...perut kenyang hatipun senang. masih diguyur hujan menuju hotel. aya masih ingin main setelah tadi dipaksa pulang dari tempat bermain dirumah sosis. kita manfaatin play ground hotel aja ya


malam hari...
jalan-jalan ke ciwalk aja yang deket dari hotel tempat kita nginep, mungkin lebih cepet kalo jalan kaki jaraknya ga seberapa tapi butuh waktu satu jam untuk sampe di ciwalk, sesampe disana parkir penuh, celingak celinguk kenapa ciwalk jadi penuh bangunan gini, dulu lebih lega.

dah capek jalan-jalan yuk kita pulang (ke hotel) menyiapkan energi untuk esok hari.
di lt 18 hotel ini terlihat jelas ciumbeluit dan sekitarnya, jalan itu dulu sering kulalui menggunakan angkot cicaheum ledeng atau cicaheum ciroyom atau dibonceng pake motor bebek menuju ciwalk yang masih lega menyaksikan sepupu ikutan kompetisi band.
tempat papa sekolah dulu disitu, kosan bunda dulu disitu, rumah kita dulu disitu kak ah aya masih nyenyak tidur.

02 December 2009

December

1 december. what can i write here about december 1st. many amazing nice story since the day. the day still keep in my heart everywhere i go. in fact i never really go to live my december.  
1 december , may i remember the day forever? or i had to lay it. forget it. dont ask me to do it. i have tried to do it, and realize i can't. 



1 december, is pay day, be canceled cause something run error. so many human mistake chance in manual system. what's the difficult to use account in the bank? every employee must have an account not just level 3 in this office structure. shit. said  the administration bank reduce ur fee. it's a little, compare with manual system. in the bank ,i think administration fee may be just 1000, 1500 IRD or the most expensive is 5000 IRD, in manual, u have to spend 10000, to infaq(?), to administration, to korpri fee, to darmawanita fee,an the most spend is to administration to a box beside ur sign salary paper.


1 december, world aids day. aids relevan to free sex and drug. talk about free sex, condom is not solution. our mainset have to think that free sex is forbidden thing use or unuse condom. not mean using condom, it is be legal thing. not condom campaign but moral campaign.


1 december, many thing happen to me after that. sorry to let it go away.  i had to choose one thing that i think it's the best way.  though it hurt me.





30 November 2009

enam tahun yang lalu


tepat enam tahun yang lalu. saat dimana status sebagai istri tertulis,menyatakan demikian adanya takdir kehidupanku. menambah deretan tanggung jawab dan hak-hak yang wajib dipenuhi. lepas sudah kewajiban orang tuaku, merelakan anak tercintanya membina suatu kehidupan lain yang mungkin menjadi harapan setiap orang tua. 

dalam enam tahun ini ada suka dan duka, ada peristiwa dan proses pembelajaran tentang memahami orang lain, proses pengenalan yang terus menerus, serta proses menyesuaikan diri. belajar menerima kekurangan dan kelebihan dengan ikhlas.  masih banyak lagi dan saya makin sadar bahwa pengetahuan tentang ini sangat kurang, dan saya menikah dengan kekurangan itu.

dalam enam tahun ini terima kasih telah memberiku seorang anak yang sangat menyayangiku, yang tidak membiarkanku merasa sepi, yang mengganti kesedihan hati dengan kegembiraan.
dalam enam tahun ini terima kasih telah membuatku menjadi perempuan yang terus belajar. yang memberiku banyak kesempatan.

terima kasih telah memberi warna dalam hidupku.

29 November 2009

idul adha


idul adha kali ni berbeda dengan taun lalu, kalo taun lalu pulang ke jambi sekarang di bogor aja. kalo mau pulang ke jambi juga lagi ga ada ortu. semoga bisa pulang ke tanah air lagi dengan selamat dan menjadi haji mabrur, Insya Allah. 

kalo taun lalu ga terlalu mikirin keinginan untuk ke haji. taun ini keinginan itu kian menggunung. kapan ya? kapan ya? mau nanya ke sapa, tentu aja kediri sendiri. kalo kata orang sunda mah kabitaeun, iri pada semangat para jamaah haji.


 kalo taun lalu ga bisa sholat taun ini Alhamdulillah bisa sholat meski berdua aja dengan aya. kehebohan sudah terasa dari semalam. aya yang rada repot bangun pagi, harus diwanti-wanti kudu tidur senelum  jam sembilan. dan buah dari kerjasama aya pagi-pagi udah siap berangkat ke mesjid. sampai di mesjid penuh, semangat ga cuma para jamaah haji ternyata tapi seluruh muslim termasuk aya. nyempil sana sini akhirnya dapet juga lapak buat sajadah.

kalo taun lalu ketemu saudara di jambi, sekarang ngumpul dirumah buyut .rame banget, dan setelah enam tahun menikah (wah itukan besok. 30-11-03 / 30-11-09) masih banyak yang ga hapal muka atau nama.  aduh seandainya ada papa mmmm tetap tak menolong :D, untung dah ada aya, jadi ga bengong-bengong amat  diantara keluarga dari cicit mpe buyut yang pada kumpul.
bisa menyibukan diri dengan aya yang ga lama kemudian dah ga betah pengen pulang.



selamat hari raya idul adha 1430 H.




25 November 2009

bebek berbulu serigala

Airi tidak pernah tahu perasaan Esta yang sebenernya. tidak pernah tahu. semenjak jadian pertama kali dulu diruangan sebelah lab, jarang mereka terlihat ngobrol akrab di salah satu bangku dalam ruang kelas, salah satu pojok sekolah, atau makan bersama di kantin, keluar gerbang sekolah bareng saat waktunya bubaran sekolah, seperti layaknya sepasang kekasih remaja di sekolah ini.
padahal Airi dan Esta berada pada kelas yang sama.Esta terlihat canggung dan Airi anak yang cuek bebek Esta terlihat tak nyaman, dan Airi tak menyadari itu ya gimana mau sadar..bebek...

suatu malam si bebek eh airi dateng dan lagi-lagi karena bebek, airi dateng dengan segerombolan temennya, esta yang lagi menikmati istirahat malam sambil baca komik itu tak menyadari kalau bunyi motor didepan rumahnya itu adalah esta sampai bapak bilang kalau ada temen-temen esta didepan. "duh bapak biasa aja dong mukanya kok jadi serem gitu"
mungkin bukan salah si bebek yang cuek juga. esta selalu bersama temen-temennya disekolah, tidak ada ruang buat Airi. untuk pulang bersama ga mungkin, rumah airi di utara dan esta di selatan. meski tak ingin esta merasa harus memutuskan hubungan ini.ada banyak alasan dan ia merasa itu yang terbaik.

pasca pemutusan itu, si bebek berubah jadi serigala , bebek berbulu serigala deh cuek dan serem, esta sampe ga berani menatap matanya lagi. matanya memancarkan sinar kebencian. ah airi andai kau tau bagaimana perasaan esta sesungguhnya.

waktu terus berjalan, tak tau bagaimana kabar airi diseberang sana, esta menuju yogya pagi itu dengan teman-teman sekolahnya. bus yang akan membawa esta mulai bergerak maju, ia berharap ada lambaian atau tangan sibebek, tatapan jutegnya juga ga papa deh sebagai pengantarnya pergi meninggalkan bebek juteg sendirian untuk sementara waktu. tapi  itu tak pernah ada.  tunggu aku ya bebek. tetaplah jadi bebek jangan serigala.

to be continued...(mungkin nanti dibikin alamat lain ya)

nonton sinetron

jarang banget nonton yang namanya sinetron, klo pun tv mode on, pasti nangkringnya di channel tv one bukannya mau sok idealis, tapi cuma channel itu yang bagus. antena diluar sana seperti hidup tak segan mati tak mau. selain itu aya mauunya nonton dora, barney, ipin dan upin, pororo di cd/dvd. ini salah satu yang buat bunda berasa stress berat, pertama cd rom laptop yang rusak, dan sekarang dvd player ikut-ikutan rusak, gini niy kalo keseringan beli cd/dvd bajakan. jadilah malam ini kita nonton tv

"cari film dong bunda"
"iya bunda pindahin channel ya"
"nah yang itu aja bunda"
channel paling bejibun sinetronnya dan channel yang lain isinya pada semut. sebenernya negeri ini perduli ngga sih ma generasi penerus bangsa, kekhawatiran seorang ibu melihat acara-acara yang disediakan tv-tv dalam negeri.
bunda ngalah deh.
"aya nggak akan kasih tau bu tita deh (gurunya aya)"
"loh bu tita bener yang rugi aya sendiri loh nanti"
"ah bunda...tuh nunjuk sinetron yang lagi tayang, gila itu ga bagus ya bun"
"iya ga bagus, makanya bunda dan bu tita ga mau kalo aya nonton sinetron, itu jangan ditiru ya"
"makanya aya nonton sinetron jadi aya tau kata-kata yang ga baik"

gleg!!

undangan dan punya bayi

sambil online ngedengerin aya main dengan para bonekanya, lirik-lirik takut ketauan dan pasang telinga, apa sih yang diomongin anak kecil itu ada suara tapi gak jelas ngomong apa hihihihi kalau diliatin tuh anak bisa protes besar-besaran. anak perempuan rata-rata suka bermain peran. suka pura-pura jadi ibu tapi aya paling anti dipanggil ibu dan teteh keukeuh maunya kakak. hasrat terpendam ingin segera punya adik. kalo liat perut bundanya gendut dikit aja lantaran abis nelen cemilan-cemilan sampe remah-remahnya pun lenyap dari tempatnya, pasti dikira ada dede nya.

aya turun dari tempat tidur menghampiri bundanya, kenapa ya bun kalo orang menikah itu harus punya bayi? masih belum bangun syaraf-syaraf otak bunda yang agak-agak jongkok ini udah muncul lagi pertanyaan kenapa orang kalo mau punya bayi harus ada undangan dulu? yang keluar dari mulut bunda cuma hah? balik lagi ke pertanyaan semula, napa bun harus punya bayi?

hmmm biar ada yang dikitik-kitik,  hihihihihi aya ketawa menahan geli perutnya dikilikitik, trus napa harus buat undangan dulu? mungkin maksudnya kenapa harus nikah dulu, yaaa biar anaknya jadi anak yang soleh.

bunda ngeliatin aya, mencoba masuk kepikirannya, apa ya yang aya pikirin. yang diliatin cuma senyum-senyum. bunda tolong fotoin aya dong. dasar anak-anak.


Cintailah Aku

Di dalam hatimu
T'lah aku temukan
Arti kebahagian

Bersama dirimu
Aku merasa berarti

Sanggupkah dirimu
Untuk bertahan
Hingga waktu tak berjalan

Mencintaiku
Walau bintangku tak terang

Reff:
Cintailah aku sepenuh hati
Sesungguhnya aku
Tak ingin kau pergi
Takkan mampu ku hadapi dunia ini

Betapa hidupku takkan pernah sama
Bila kau tinggalkan ku
Tetaplah disini saling memiliki
Selama-lamanya

Back to Reff
Tiada arti semua bila kau pergi

Genggamlah tangganku dan peluklah diriku
Saatku jatuh nanti menangis sepi

Cintailah aku sepenuh hati
Sesungguhnya aku
Tak ingin kau pergi
Cintailah aku sepenuh hati
Tak ingin kau pergi
Takkan mampu ku hadapi dunia ini
Tiada arti semua bila kau pergi

23 November 2009

emak naik haji

Dear God,

Please take care of my mom and dad.

21 November 2009

jambi, bandung dan bogor

tiga kota dalam hidupku, jambi, bandung dan bogor. aku lahir di jambi, meski bukan orang jambi asli  eits tunggu dulu, izinkan aku menganalisa kata-kata "orang jambi asli"  maksudnya apa siy jambi asli, kedua orang tua asli jambi? atau cukup lahir di jambi dah asli  jambi? ah bodo, aku mrojol di jambi, tk, sd, smp dan sma dijambi  menurutku itu cukup membuktikan kalo aku orang jambi asli, secara statistik (ehmmm), sampai tamat sma itu berarti 16 - 17 tahun.

setelah tamat dari sma tahun 1996, berekreasi dengan passport study menuju bandung, akhirnya dengan sekantong suka duka cita selesailah tuh study di tahun 2000, berarti dibandung baru 4 tahun,  ini perhitungan kasar, sebenernya kurang siy lah wong tiap liburan pulang melulu, boro-boro mikirin semester pendek, ok lanjut..ternyata karena lagi bernasib baik menjelang kelulusan keterima kerja di sebuah perusahaan swasta sampai 2006 akhirnya berakhirlah passport tinggal sementara dibandung pada tahun itu dan berarti itu adalah 10 tahun di Bandung, dan teuteup bahasa sunda belum dikuasai.

akhir tahun 2006, pindah ke bogor lantaran lulus tes cpns menjadi pegawai negeri, kenapa siy kudu negeri, dari sd, smp sma negeri, perguruan tinggi juga tadinya pengen negeri tapi pa daya tak sampai. ah jangan dibahas bikin sedih....ngiiikk, sampai sekarang 2009 masih di Bogor, klo kata orang sunda  niy masih keneh di Bogor. catat di Bogor baru 3 tahun


selama pengembaraan ini, sebenernya masih tersimpan cita-cita untuk kembali menetap di tanah kelahiran.  bahkan tak jarang keadaan yang ada masih dibanding2kan dengan daerah kelahiran itu. ya lalu lintasnya kalo lagi berkendara, ya koondisi jalannya, bahakan sampe musim duren yang rasanya lah yang tak sama dengan durian disana, beginilah begitulah, padahal mungkin duriannya ya durian sana juga, tapi berhubung makannya disini rasanya jadi berbeda, kok bisa gitu ya... ck ck ck demam kampong halaman nih

tidok ah kali be biso mimpi kampong halaman, tapi agaknyo dak katek-katek...poooo dioooooo niyyy dak jelas jugo peci ee be...

19 November 2009

masih tentang perjalanan pulang

sore ini masih cerah, tidak ada tanda-tanda akan turun hujan. perjalanan pulang kali ini lewat dari jadwal seharusnya. ada beberapa pekerjaan yang harus segera diselesaikan dan sampai tadi memutuskan untuk pulangpun pekerjaan itu belum selesai. pekerjaan yang biasa dihadapi menjelang tahun anggaran baru. pekerjaan biasa? ya...dan seharusnya tidak perlu ngaret pulang kali ini kalo pihak2 berkepentingan yang telah ditugaskan mengerjakan itu secara sadar dan bertanggung jawab untuk menyelesaikannya. bukannya melarikan diri dari kenyataan ke hal-hal lain. sorry agak keras karena diam ternyata  berujung babak belur sendiri.

17.15 saya langsung menyambar kunci motor berlari menuruni anak tangga, beberapa menit kemudian seperti biasa sudah bergabung dengan pengguna jalan lainnnya, menjelang maghrib meski cerah semua tampak terburu-buru,   saya merindukan perjalanan dengan rintik hujan di hari yang kemaren, semua orang berkendara dengan hati-hati  sambil menikmati tiap tetesan rintik hujan. tidak seperti sore ini semua pengendara tampak terburu-buru, mungkin ada yang ingin mengejar sholat maghrib dirumah, atau seseorang telah menunggu karena langit malam mulai unjuk gelap, kemacetan di beberapa titik, dan karena maghrib petugas yang tersisa hanya para pak ogah yang berdiri ditengah persimpangan.
ups ada tawuran, dengan kecepatan setinggi yang saya bisa melalui segerombolan anak sekolah dengan mulut yang tidak berhenti komat kamit. bukan asma Allah yang saya ucapkan melainkan "apaan siy...33x","aduh pulang 33x, jangan tawuran 33x".

rumah masih jauh dan azan telah berkumandang, oh anakku pasti telah masuk setelah dari tadi memanjat pagar menoleh kearah biasa saya muncul. sabar ya aya.macet panjang menyambut. saya benar-benar merindukan perjalanan dengan rintik hujan kemaren.

dahhh ngantug...capeee dan pegel terasa di hati dan body...:D

17 November 2009

rintik sang hujan

beberapa hari ini perjalanan pulang menuju rumah diguyur hujan,
kalo sebelumnya tetes hujan rapet, deras  banget sampe beberapa kali harus buka dan ngelap kaca helm yang berembun, tidak dengan sore hari ini, hujan rintik-rintik bersahabat tidak ada petir tidak ada kilat tidak ada angin, ini rintik hujan yang tenang, sengaja tak mengenakan jas hujan agar bisa tersentuh langsung dengan rintik sang hujan, begitu juga dengan kaca helm, sengaja tak ditutup rapat kecuali tiba giliran dibelakang mobil truk berasap pekat nan hitam menyesakan pernafasan (harusnya ga lulus uji kali ni mobil), sampai memacu adrenalin untuk segera menyalip tuh mobil.
sampai lupa apa nyanyian yang saya senandungkan sebelum disemprot knalpot truk tadi, rintik hujan mulai memenuhi jaket yang saya kenakan, kaca helm telah saya buka kembali, putaran roda motor seperti putaran cd yang memutar film kehidupan yang telah saya rekam tiap byte nya dalam memori otak saya, hujan rintik ini menghadirkan sisi romantis yang saya punya, meski itu tak sebanyak tetes rintik hujan. tiap kenangan yang ditayangkan menghadirkan senyum, walau dipenggalan kisah lainnya menitikkan air mata, dan lagi2 itu tak sebanyak tetes rintik hujan.
ini perjalanan yang menyenangkan, melaju dengan kenangan dimasa lalu, menertawai, terharu biru dalam rintik hujan yang tiap tetesnya menghadirkan syukur yang luar biasa, ternyata hidup yang saya lalui meski terkadang terasa sulit, terasa berat, selalu dibukakan jalan untuk melaluinya, dan mengenangnya dengan senyuman.

ttteeeeeeeeeeeeetttt, sampai di depan pagar rumah, sekali klakson, terdengar langkah aya berlari sambil menyerukan yel yel bunda pulang bunda pulang...
nice to meet u again, my princess.

28 October 2009

tak berujung

Jalan yang kita tempuh ini tak ada ujungnya,
Terkadang aku ingin menghentikan perjalanan ini
Bukan karena tak berujung
Tapi karena suatu saat nanti kutahu kau akan letih
Dan disaat kau letih, kau merasa menjadi manusia lemah
Dan saat itu kau merasa tak berarti untukku

Saat perjalanan yang kita tempuh, membawa kita tertawa bersama
Disaat itu kita lupakan siapa kita adanya
Kita hanya ingin melanjutkan perjalanan yang sempat tertunda,
Sampai melupakan semua yang kita miliki selama waktu penundaan itu
Sebenernya perjalanan kita telah sampai.

Dan jika kita lanjutkan perjalanan, semua yang kita miliki harus kita tinggalkan
Aku takan bisa, kaupun takkan bisa
Inilah ujung dari perjalanan kita, anggap saja seperti itu
Meski didepan mata masih panjang jalan terhampar, dan benar tak terlihat ujungnya


28 oktober 2009 01:18 AM

Badai pasti berlalu

Jikalau hidup itu mudah mungkin takan ada orang-orang berbadan sehat lupa ingatan
Kalau saja hidup itu mudah mungkin takanada peristiwa tragis bunuh dan gantung diri
Jikalau saja hidup itu mudah mungkin manusia takan tercipta menjadi makhluk paling sempurna
Kalau saja hidup itu mudah mungkin imbalannya takan seindah surga.

 Rumit hingga takada sekolah formal kehidupan, tak seorangpun yang berani menandatangani ijazah kehidupan.
Kalkulus, kimia, fisika bisa dipelajari sebelum ujian datang.
Kehidupan, tak bisa ditebak ujian yang akan diterima.
Tak ada pilihan lain untuk lari dari kehidupan kecuali menjalaninya dengan baik.
Mencari kambing hitam, pembenaran, menyalahkan diri berkali-kali bukan jalan keluar terbaik.

Jalan terbaik untuk kehidupan, tetap menjalani sesulit apapun ujian itu.
tetap menjalaninya
Dan badai pasti berlalu

lagi mellow

Ada apa sih dengan suasana hati , mellow gini…
Jangan ngikuti cuaca deh yang lagi mendung mulu
Jadwal berkelana (aihhhh minjem kata-katanya kang oma) jadi terganggu, males kemana-mana
Ndak mau jauh-jauh dari bantal, pengennya nempel mulu ujung-ujungnya zzzzzzzz…zzzzzzzzz
Bangun bentar pencet-pencet remote benerin selimut dan zzzzzzzzz lagi. Yang ada tv nonton orang tidur..
Ngelirik kekiri kekanan yang tadi ngebangunin dah ngacirr, tadi pamit
“bun hari ini libur ya”
“hmmm” dengen mata yang tetep merem
“maksud bunda iya?” tanya aya meyakinkan
Ngangguk sedikit sambil benerin bantal menutupi kepala biar ga ada suara yang sampe ke gedang telinga lagi
“bun aya mau main tanah ya”
“iya bole” jawaban singkat padat untuk memperlancar aksi zzzzzzzzzz….zzzzzzzzzzz

Kebanyakan tidur bikin badan makin gak enak .
Cuci motor…motornya dah kotor gitu tapi nanti tuh anak kecil pasti beralih dari main tanah ke main air..no way!
Mandi…masih males
Sarapan..belom laper-laper amat
nge teh… boleh deh.

“bun…”aya mengangkat dua tangannya, pamer tangan penuh dengan tanah.
“yuuuu..” terus ngaduk gelas berisi teh anget
“ih bunda kayak tukang sayurrr ….yuuurrr”
Pura-pura cemberut.
“Kekekeke”, aya cekikikan
“Aya lagi buat apa sih?”
“Nih” nunjuk ke cetakan tanah “ceritanya istana pasir, aya pengen ke pantai, bunda”
“iya tapi ga sekarang, tunggu papa ya”
“kenapa?”
“bunda gak punya uang”
“murah kok nda Cuma tiga ribu kata temen aya” aya pasang muka serius. Dasar tukang acting!
“jangan sekarang musim gempa” mencoba ngeles
“emangnya bunda takut gempa ya?” sambil ngeluarin jari telunjuknya
Senyum kecil, tehnya dah habis, kaki melangkah tak terkendali menuju kamar, menyambut lambaian bantal dan zzzzzzzzz…..zzzzzzzzzz……zzzzzzzzzz
Masih pagi… masih jam 09.00 :P

09 October 2009

here we are


Sekarang, dimana dunia kita benar-benar berbeda kita bicara tentang hari-hari yang tak sempat kita habiskan bersama.
Didunia yang benar-benar berbeda ini, semakin kita sadar dahulu dimana kita berada pada dunia yang sama, ternyata kita sama-sama ingin berada pada dunia yang sama suatu hari kelak.
Masih didunia yang berbeda ini, kita bicarakan tentang dunia kita yang dulu sampai hanyut seakan ingin kembali kedunia itu.
Benar-benar berarti hingga dalam setiap kenangan yang sering kita bicarakan membuat kita lupa dunia kita berbeda adanya.

Benarkah kita ingin kembali ke dunia itu by?
Seberapa berarti dunia itu buat kita, aku dan kamu?
Mungkin dunia itu indah karena telah menjadi kenangan, dan mungkin dunia kita yang sekarang, sebenarnya jauh lebih indah. Setidaknya begitu keyakinanku melihat dan mendengar kabar dari duniamu.
Sorot matamu lebih cemerlang di duniamu kini.
Senyummu lebih mengembang diduniamu yang ini.
Langkahmu lebih tegap berjalan seakan menantang di duniamu yang sekarang.

Seberapa panjang lorong waktu yang kita lalui untuk kembali ke dunia dulu, sadar kita tak akan bisa kembali kedunia itu.
Terkadang setengah memaksa terus menelusuri lorong waktu itu dan selalu kehabisan waktu. Diujung waktu, kita sama-sama terduduk saling menatap, dengan pertanyaan yang sama di kepala, kapan saatnya kita bisa sama-sama menelusuri lorong-lorong waktu lainnya. Belum lagi pertanyaan itu terjawab, kita telah kembali, aku pada duniaku dan kamu pada duniamu.
Dan dunia kita benar-benar berbeda.

05 October 2009

TENTANG GEMPA (ABOUT EARTHQUAKE)

Masih segar diingatan saat gempa yang berpusat di tasikmalaya menggoyang bumi jawa barat bahkan sampe Jakarta. Saya ikut merasakan goncangan bumi beberapa menit itu dengan ketakutan yang luar biasa. Baru-baru ini terjadi lagi kali ini berpusat di Sumatera Barat dengan skala yang lebih tinggi, menelan ratusan korban diikuti dengan gempa susulan yang cukup besar. Bahkan dari apa yang saya dengar jika gempa ini terjadi dalam satu waktu tidak bertahap- sekaligus maka kerusakan yang ditimbulkan bisa sampai Jakarta. Setelah Sumbar keesokan paginya terjadi lagi di perbatasan Jambi dan Bengkulu, dengan pusat gempa di muko-muko (Kab. Kerinci Provinsi Jambi).
Ada apa dengan gempa? Karena pergerakan lempeng bumi, karena murkanya Sang Pemilik Bumi, tanda-tanda hari akhir? Entahlah …
Yang jelas segala sesuatu terjadi karena kehendakNya.
Ustadz Jefri Al Bukhori menyoroti tentang Skala Richter yang terjadi 7 dan 5, menurutnya kalo kita bicara 7(Tujuh) Tujuh ada Surat Al Faatihah dan kalo kita bicara 5(lima) kita bicara tentang rukun islam – penjabaran lebih lanjut kurang ngedengerin.
Ada juga yang menyoroti pukul saat terjadinya gempa ( yang saya baca dari sebuah sms):
Gempa Tasik Pukul 15:04
Gempa Sumbar I Pukul 17:16
Gempa Sumbar II Pukul 17:58
Gempa Jambi Pukul 08:52
Cek Pukul terjadinya gempa dalam Al Quran dengan Jam menunjukan Surat dan Menit menunjukan Ayat. Segera saya cek hasilnya seperti berikut
15:04 -- Surat ke 15 (Surat Al Hijr) Ayat 04 :
“Dan Kami tiada membinasakan sesuatu kotapun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan”
17:16– Surat ke 17 (Surat Al Israa’) Ayat 16:
“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadap perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”
17:58 – Surat Ke 17(Surat Al Israa) ayat 58 :
“Tak ada satu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakan sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh)”
08:52 –Surat ke 8(Surat Al Anfaal) ayat 52 :
“(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras Siksa Nya”

Wallahualam bisawaf
Dan Allah mengetahui segalanya.

Nb : benar adanya penulis mengecek langsung Al Quran untuk surat-surat diatas, tapi penulis tidak mengetahui pasti Pukul berapa gempa terjadi.

“TURUT BERDUKA CITA SEDALAM-DALAMNYA UNTUK SAUDARA-SAUDARAKU KORBAN GEMPA SUMBAR DAN JAMBI ”
Semoga Allah mengganti musibah ini dengan suatu kebaikan. Amin

01 October 2009

About Hubby


Benar adanya akan terasa kehilangan saat sesuatu itu pergi. Teringat dirumah kontrakan dulu saat mesin cuci mati, pembantu gak masuk dan aku harus mencuci baju secara manual (halah!). Wajah cemberut terpasang, waduh hari sabtu harusnya bersenang-senang malah nyuci sebanyak ini ya ini cucian 3(hari) numpuk pluk. Kalo sehari lagi gak nyuci anakku akan kehabisan popok niy. Waktu itu aya masih berumur 2 bulan. Kudorong keretanya menghadap ke ruang cuci-cuci. Satu-satunya pria dirumah ini malah asyik ngeteh sambil nonton tv ma godain wanita karir nyuci baju :P (that’s me).
Karena gak senyum-senyum, dia malah kebingungan bunda kenapa. Pengen dibantuin tau (ngedumel dalam hati). Aku ngerasa dosa banget sekarang, I’m sorry pap, really really sorry. Sudahlah barang tentu itu kewajiban aku malah pake cemberut lagi. Pisss pap.

Soal ngeteh.
Emang sih jarang bikinin teh yang sudah jadi ritualnya suami. Suka keduluan sih pas mau dibikinin dah bikin teh duluan, atau kalo nggak jarang dihabisin. Belakangan malah keseringan bikin sendiri. Ditambah lagi diomongin “tumben” kalo dibuatin. :D
Jadi teringat pesen My Best Friend, “Suami itu no.1” . Iya deh bi (Bi Ef=BF).

Perjalanan pulang menuju rumah aku coba ngingat-ngingat. Moment-moment paling berkesan dulu :
1.      Waktu my special someone mainin piano di aula (gsg= gedung serba guna) kampus dan daku duduk disampingnya menemani. Waktu itu lagu yang dimainin lagunya PADI (lagi-lagi) “Kasih Tak Sampai”. Dia berkata lagu ini harusnya dimaininnya pake harpa jadi mungkin nadanya agak berbeda. Tapi ditelinga saya terdengar sempurna. Saya benar-benar terkesima waktu itu. Sampai tepukan tangan anak-anak kampus beda angkatan yang lagi istirahat dari ruang rapat menyadarkan saya, kalau kita dari tadi dah jadi tontonan. Mereka berteriak lagi dong…lagi dong… Harusnya waktu itu sebelum memainkan lagu untuk kedua kalinya, berdiri dulu menghadap mereka kemudian membungkukan badan jadi kayak mau konser beneran (apaan coba..)
2.      Dapet email pertama kali, perkenalannya mirip curriculum vitae hehehe, abis itu baru saya intip-intip ruangan sebelah yang isinya orang-orang pindahan dari Jakarta. Penasaran yang mana sih orangnya. Terus beberapa hari kemudian enjoy dengan chatting, hari berikutnya dikasih 3 kaset, salah satunya lionel richie dirampok ma aakku. Dasar si aak gak modal banget.
3.      Jadwal rutin tiap minggu pagi di gegerkalong dengerin tausiahnya pak aam amirudin, dihalaman telkom. Bener2 kajian tematik, dengerin mpe nongkrong ngemil sarapan.
4.      Acara nongkrong di sisi jalan juanda Dago, sambil nyerumput coklat menghangatkan dinginnya malam di Kota Bandung. Sambil lirik-lirik cewek bandung yang aduhai-aduhai dan modis-modis mpe lupa tuh kalo yang disampingnya ini cewek juga. Sampe hamil gede, ritual ckolat panas di malam minggu terus berlanjut. Bahkan sampe aya lahir, malah sempet dimarahin tetangga yang perhatian banget ma rumah kita gara-gara  aya kecil pulang malam sambil hujan-hujanan. Ayanya sih gak basah, papanya rela buka jaket buat ngebungkus anaknya biar gak basah. Jadi inget teriakan bude “Ya Ampuuunnnn”. Kita berdua cuma ketawa he he he mesam mesem. Tapi ayanya kuat besoknya masih ceria seperti gak pernah kehujanan.
5.   Waktu lagi jaman-jamannya film trilogi The Lord Of The Ring, janjian nonton waktunya mepet banget gara-gara telat mandi (kebiasaan), duh sepanjang jalan yang ngebonceng manyun aja plus ngomel-ngomel, ih bener aja pas sampe bioskop ngantriiii panjang banget makin panjanglah omelan : lain kali gak boleh gini lagi bla bla bla. Tapi kalo nasib mau nonton telah tertulis tetap aja nonton, sekonyong-konyong (beuuuu), ada cowok menghampiri : mau nonton ya mas mba. ini (sambil menyodorkan dua tiket) cewek saya nggak dateng pake aja ada dua tiket. hmm seketika monyongnya menyusut. akhirnya nonton jugakan.

Banyak lagi cerita yang lainnya tapi berhubung waktu saya dah habis, baru lima aja yang ketulis.
Untuk hubby nun jauh disana : Maaf selama ini daku belum bisa menjadi istri yang seperti diharap-harapkan(helah nafas panjang)

30 September 2009

Semesta Cinta

Sebaiknya cinta tak menyakitkan dan menyiksa. Karena kodrat cinta adalah membahagiakan. Bagaimana dengan cinta bertepuk sebelah tangan? Wiiiii merinding nulisnya, emang ada ya cinta bertepuk sebelah tangan? Atau cuma mengada-ngada. Hanya sekedar simpati, suka, kagum lalu mengatasnamakan cinta. Banyak hal bisa tercipta atas nama cinta, karena selalu menarik perhatian. Berapa banyak lagu, film dan buku bertema cinta yang tercipta dan selalu laris manis.
Mungkin karena cinta itu banyak wujudnya ya sebut saja
Cinta Pertama
Unforgettable. Apalagi kalau awalnya terjadi di perpustakaan, tempat yang baik untuk awal yang baik. Sayangnya semua yang baik belum tentu berakhir baik. Jadi yang merasakan hal ini sabar ya. Tetap jalani hidup ini perlakukan yang terbaik. Lets gone be by gone. Jangan minum baygon. (Narsis. Mode On)
Dulu saat manis-manisnya cinta pertama melanda, sempat terpikir “yang pertama dan yang terakhir” (referensi : dari seorang anak sma)
Lalu anak sma itu menyanyikan lagu Kasih Tak Sampai – nya Padi. Lagu ini tentu saya ingat betul, lagu dipernikahan saya yang dinyanyikan oleh laki-laki yang saya sebut suami. Kenapa ya kok lagu itu yang dinyanyikan? Kayaknya gak nyambung. Mungkin karena ia tau saya sangat suka Padi waktu itu, hingga tak lupa ia selipkan cd lagu padi dari album pertama mpe album terakhir disamping cincin dan teman-teman..

Cinta Sejati
Mungkin ini hanya milik cinta antara ibu dan anak. Saya meragukan selain itu. Karena cinta sejati benar-benar tanpa pamrih. Sehalus apapun pamrih itu.
Duhai Allah, jangan biarkan cintaku mengalahkan cinta hamba terhadap Mu.

Cinta Monyet
Maaf bukan monyet so gak bisa jelasin :D. Katanya sih cinta anak-anak gitu deh. Bisa aja jadi cinta pertama terus jadi cinta beneran dilevel bawah cinta sejati. Jangan menyepelekan cinta monyet. Kualat ntar, monyetkan nenek moyang iiiiii mit amit deh.

Cinta bertepuk sebelah tangan
Kalo kamu memang cinta beneran dengan seseorang dan bertepuk sebelah tangan. Simpan saja cinta itu dihatimu. Kasih ruang yang istimewa buat rasamu itu. Dan isi ruang lain dengan cinta yang lain, pasti ada seorang yang mencintai kamu. Dan katanya dicintai itu lebih indah daripada mencintai. Jadi gak usah dipikirin.
Dunia tak selebar daun kelor.

Cinta lama bersemi kembali (CLBK)
Kalu waktunya tepat, apasalahnya. Kalau tidak, sulap indahnya cinta dalam sebuah persahabatan. TTM dong ya?nggak juga. Cinta yang baik dan sehat itu, kebahagiaannya tidak hanya dirasakan oleh berdua saja. Tapi juga syaratnya harus TIDAK ADA YANG TERSAKITI.. Itu menurut saya loh. Ups persahabatan ya…mungkin persahabatan bisa masuk dalam kategori cinta sejati. Sekali lagi ini pemikiran awam tentang Cinta

Cinta mati
Matii aja loo, lakukan lah dengan wajar tidak usah berlebihan.

Cinta terlarang
OMG kaya judul lagu ya…no comment. Ingat catatan dibawah CLBK. Kalau ada yang disakiti jangan dilanjutkan.

Cinta Fitri
halah! Inikan sinetron

Cinta lokasi
At the moment/ for a while/temporary. Tapi banyak yang berlanjut, itu wujud cinta. Datang kapan saja, dimana saja. Itu kenapa saya lebih suka menyebut perpustakaan tepat yang baik daripada kantor [pada komentar cinta pertama]. Dizaman dimana para perempuan menikmati hasil perjuangan emansipasi banyak bersinggungan dengan lawan jenis, lalu melupakan apa yang disebut profesionalisme kerja. Lagi-lagi ini pemikiran awam
Tapi ada pagar untuk semua itu : hati dan logika. Atas nama cinta jangan pernah tinggalkan itu.

Pas jam 12 malem. Saat saya menoleh kebelakang. Waktunya saya menutup laptop.
I love u honey.

09 September 2009

cerita tak bermakna

Perjalanan

Kukabarkan padamu tentang sebuah perjalanan. perjalanan yang telah melalui tanah yang kering laksana gurun dengan pohon-pohon tak berdaun sebagai peneduh. Debu-debunya menusuk-nusuk mata hingga meleleh. Dahaga merobek-robek tenggorokan. Panasnya membakar kulit, hingga terkelupas. Jilbab putih berubah warna menjadi abu-abu cenderung hitam. Perjalanan ini melelahkanku. Aku tak berani menantang matahari, bersembunyi dibalik pohon-pohon tak berdaun itu. Kering sekering jiwa ini.

Aku berlutut tak kuasa lagi berdiri, seperti pohon ini yang telah miring karena akarnya pun kering.
Sampai kulihat dibatas pandang terjauh mataku yang meleleh ini genangan air di samping pohon tak berdaun diujung sana. Kuseret kaki serta badanku. Hingga sampai pada pohon tak berdaun lainnya dan lainnya dan lainnya tak kutemukan genangan air. Kusadar semua hanya fatamorgana.
Kini aku terduduk tak lagi berlutut untuk kemudian tersungkur. Semuanya gelap.

Percikan air tanah menyadarkan aku, hujan menyirami tanah kering kutampung air hujan dengan kedua tanganku, kuminum perlahan kurasakan tiap tetes aliran air menuruni tenggorokan keringku. Kuusap wajah yang telah lama tak kulihat rupanya.
Hujan berhenti. Aku siap melangkah pergi, meninggalkan kekeringan di tanah ini, kulihat pohon-pohon tak berdaun yang pernah menjadi tempatku berteduh masih basah sisa air hujan. Bagaimana ia bertahan di tengah tanah kering ini? bagaimana aku berteduh jika ia tidak bertahan?

 Aku hanya ingin pulang. Pasti kuingat perjalanan ditanah kering ini.
aku akan mengenangnya saat kurasakan sejuknya air menyentuhku, melalui sela-sela jari kaki.
Saat teduhnya pohon berdaun rindang menaungiku.
Saat keramaian disekelilingku.
Saat aku bercermin melihat rupa di genangan air tenang yang bening.
Saat putih itu adalah putih tak menjadi abu-abu.
Saat hangatnya mentari pagi menyapa.
Saat kutau tak mampu hidup sendiri dan
Saat kusampai diujung perjalanan.

07 September 2009

di hari yang biasa

Hari yang biasa, I feel not well, just sleep. Sleep not make my body is fresh.
It’ s Sunday morning, tomorrow, ready or not full activity again. Huffff …I have written some things to done in my note. Confirm my ticket one of them. But before I have to get permission from bos. Huff again… !!! jangan mengeluh… ya it’s good advice.
If I get my permission, it’s mean I will go to jambi la la laa

No huff again ok I wake up. It’s nine o clock. My daughter will taking a bath and breakfast.
Spaghetti? not now honey --- [sambil rapiin sprey, dah rapi malah mengundang ngelanjutin mimpi tadi alias tidur]
Gak mau pokoknya sekarang.---[@#$%$^%^&*() = ngomel]
Bagaimana kalo makan nasi dulu nanti kalo buka baru kita buat spaghettinya ok?
Ga! Aya ga mau buka mau tutup aja --- [aduh apaan siy ni anak kecil]
Buka puasa maksud bunda, bukan buka tutup --- [!@#$%^^&]
Hehehehe --- [ih kok ketawa sih]
Jadi gimana aya mau saur apa? Energen trus makan nasi ya?
Ga itu salah, begini harusnya minumnya energen makannya sama Spaghetti dan nasinya sedikit aja ---[kok susah diomonginnya ya]
[ok tegas! Tarik nafas hemmm..]bunda ga mau ya anak bunda ususnya dipotong gara-gara kebanyakan makan mie --- [anak kecilnya mikir tuh]
Ya deh...---[ akhirnya]

Siang menjelang sore..hoaaammm masih ngantug…
Bunda ayo bikin Spaghetti nya? --- [dengan mata yang setengah melek..masih inget aja niy :(]
Bunda cantik deh --- [ih pake ngerayu lagi]
Senyum kecut
sini Spaghetti nya
eit tebak dulu, klo ngga, aya ga mau kasih – [diiihh yang minta dimasakin Spaghetti sapa yaaaa]
apaan?
Hidungnya panjang , apaan ayo?
Kecil, [sembari nyentil kelingking] GAJAH
Niy spagettinya [mesam mesem]
hihihihihihi
aya mo bantuin bolehkan bun?
Bole
Ini untuk apa bun? Apaan sih tuh bun? Kok lama ya? Kenapa harus diginiin? Kenapa ga gitu aja?
Gini aja deh, aya main dulu ntar kalo dah selesai baru bunda panggil
Ga ah --- [@$#@$#%%^&& grrrrrrr ndumel mode on]
Akhirnya jadi juga.
Hmmm enak banget bun, top pokoknya. ---[Lahap banget]
Alhamdulillah. Baca doa dulu dong.
Iya ---[komat kamit baca doa]
Emang doa apaan? Doa makan kan? panjang banget doanya
Emmm --- [mengangguk sambil ngunyah] trus doain bunda biar nggak ngantug aja.

*** GUBRAG ***

01 September 2009

Kepada Angin

Ada yang kosong, hampa terasa jauh direlung hati ntahlah apa itu. Segenap kesunyian makin terasa, desir angin, dan suara daun bambu bergesekan indahnya nyanyian alam, aku menuju ke tengah lapang yang dipenuhi rumput hijau, dengan tinggi yang sama, sedikit menengadahkan kepala menantang langit, reflek tangan terbuka hemmmhh lembut serasa belaian sang bunda, wahai angin terbangkan segala duka dan sepi, tak terasa lelehan air mata yang tersambar angin, terpecah hingga membasahi pelipis kanan.

Duhai angin darimana asalmu, apakah kamu membawa sebuah kabar? Sebuah cerita darinya? Ceritakan padaku angin. Aku mulai berputar-putar. Wahai angin, segera ceritakan padaku. Sebelum kau tinggalkan aku [lagi]. Tapi semua diam, apa itu berarti tak ada cerita [lagi]?, tak ada kabar [lagi]? atau aku tak perlu bertanya lagi. Aku menunggu jawaban kepastian menatap langit yang tak sama dengan langit yang pernah kulihat bersamanya ditanah tempat kutinggalkan dia. Langit yang berwarna biru rata, dengan hijau daun kelapa bingkainya. Saat itu duhai angin, kurasa mata miliknya lebih indah dari birunya langit, lebih luas dari langit, aku ingin terus menatap mata itu, tapi aku selalu melawan kehendak hatiku. Karena itu aku ingin kembali tidak hanya untuk melihat langit yang kini sudah tak sebiru waktu kutinggalkan, tapi juga sosok yang kutinggalkan.. Sang angin mengukir langit, terukir senyum yang sangat kukenal, kulihat senyum itu makin indah, terukir mata yang dulu aku tak berani menatap, aku tak bisa lupa dengan sorot mata itu, sesaat senyumku tertahan, aku iri untuk keindahan senyumnya kemudian aku mulai tersenyum lebar untuk kebahagiaannya kini dan untuk sosok mungil yang membalas senyumku diambang pintu itu tulus.

Angin, terima kasih untuk memperlihatkan senyumnya dan mengizinkan aku berlama-lama menatap ukiran mata itu. Aku berjanji tak kan mengusiknya. Aku hanya ingin menyaksikan.
Kuharap tulus setulus belaian sang angin, membelai dan berlalu begitu saja tanpa harap balasan.

28 August 2009

..judul menyusul..

Aku berada diujung perahu dikelilingi air laut, menghadap pada matahari berwarna merah. Melipat kaki dengan tanganku, mengagumi alam ciptaan Tuhan.
Sesekali percikan air dari ujung bawah perahu mengenai wajahku.
...
to be continued
...
iyy ilang moodnya gara-gara
ga bisa chatting ma seseorang ( i know, u read this :P)

Bunda, Neraka Itu Apa Sih?

Bunda Neraka Itu Apa?


Siang terik di hari pertama puasa ramadhan, di beranda belakang rumah, gogoleran dilantai bawah hmm sejuknya, sesekali angin bertiup menebar hawa dingin siang ini. Srek srek srek, suara ayunan sapu bu tina menyapu daun-daun kering yang berserakan. Kids sibuk dengan mainannya.
Tiba-tiba aya bertanya, “Bunda Neraka Itu Apa Sih?”
“Emmm?”, seraya bangkit untuk duduk.
“Neraka, hmm neraka itu api yang berkobar-kobar dan sangat panas, melebihi dari ….ya sangaaaaaatt panas”
Tadinya aku ingin bilang melebihi dari panasnya api yang ada didunia ini. Sementara itu dulu batinku.
Aya mengangguuk-ngangguk. Dan masih asyiik dengan mainannya.
Akupun bersiap-siap untuk gogoleran lagi.
“Bunda bunda” tangan kecil aya menggoyang-goyang tubuhku agar aku bangkit lagi.
“Kenapa?”
“Look, itu neraka!”, sambil menunjuk ke bakaran sampah bu tina yang berkobar-kobar membakar daun kering.
Hah aku lari kebelakang menahan tertawa. Karena aya paling gak suka kalo diketawain.
“napa bunda ketawa?” tampang polosnya yang terbengong-bengong, rupanya dia sempat melihat aku menahan ketawa tadi.

09 June 2009

Luka

Luka yang tak kunjung sembuh

Sekalipun tak kau dengar rintihan kepedihan
Sekalipun tak ada noda merahnya darah
Luka itu bersimbah air mata

Dalam senyum termanis
Dalam tawa tergelak
Dalam lagu bersenandung
Sekilas tak tampak lukanya
Sekilas kebahagiaan mengelilinginya
Sekilas tak pernah badai menerpanya
Badai yang menghempasnya keras
Hingga hatinya sekarang adalah susunan kepingan.

Jika kau jeli melihat kelompak matanya
Sembab sisa tangisan semalam
Tak lepas pertanyaan dikepala gerangan apa yang telah terjadi padanya?

Senyum manis itu dari kepingan yang menyatu dengan kepingan lainnya
Tawa tergelak itu bagian terbesar dari kepingan
Lagu bersenandung itudari sempurnanya kepingan –kepingan itu membentuk
Dan air mata itu terkadang mengalir dari garis-garis sambungan
Kenapa harus ada apel pagi?

Pagi ini dingin sekali, suara deru kendaraan diluar terdengar makin ramai, badan masih terbungkus selimut, kepala masih terbenam dalam bantal, berat kelopak mata mengintip empat digit angka yang berkedap-kedip. “Hah!!! 06.:30”
Punggung sontak terangkat hingga kepala agak tertinggal. Langsung menyambar handuk yang tergantung.
Beberapa rutinitas pagi harus ditinggal. Hanya punya waktu 15 menit untuk bisa ikut apel.
Ya apel pagi, aktivitas wajib dipagi hari 2 tahun belakangan ini.
“Hare gene apel pagi”, sms iseng dari temen-temen seperjuangan dulu.
“Hah, kayak sekolahan aja pake upacara-upacara segala”
“salam ya sama Pembina upacaranya” ledek yang lainnya
SMA, upacara juga cuma senin aja. Kuliah, malah gak ada sama sekali.
“&@#$%?+“, bahkan gak ada waktu untuk ngedumel.

Jebar jebur, poles kanan kiri, semprot sana sini, langsung tancap gas. Mmm dijalan gak sepadat seperti biasanya, jangan-jangan semua orang pagi ini kesiangan **senyum kecil** menertawakan aku dan semua yang kesiangan, hujan semalam membuat pagi lebih dingin dari biasanya.
“Atau aku terlalu kesiangan”, gak berani liat jam.
Sepanjang jalan kok gak ketemu dengan teman kantor satu jurusan..jangan-jangan telat neh.
“uuhhfffff!@#$%^&*”, lebih tancap gas ala valentino rossi ***agak berlebihan***

Empat puluh lima menit kemudian tepatnya 07:30 sampai dikantor. Tak terlalu ramai, syukurlah apel belum dimulai. Sampai 07:45 tak kunjung apel pagi. Pagi ini apel ditiadakan.
“sia-sia perjuangan menembus dingin pagi hari ini”
Yang lain bersorak horeeee…sebenernya hampir seluruh penghuni kantor ini kayaknya merayakan ditiadakannya apel pagi ini. Lalu kenapa masih ada apel pagi? mungkin yang lain juga merasa tak ada gunanya apel pagi.
Sebagian yang lainnya tampak bersikap biasa aja ya biasa aja ada atau tidak ada apel biasa aja. Yang jelas tidak ada yang kecewa. Artinya tidak ada yang benar-benar menginginkan apel pagi. Begitukah?
Tapi khusus hari ini aku inginkan apel pagi **menjerit ala sinchan**. Setelah pengorbanan pagi ini.
Untuk rutinitas yang tertinggal…***sudahlah***
Inget aya yang tadi ditinggal masih tidur. Padahal semalam pesen khusus pengen dianter ke sekolah.
Tak sempet bekel, yang berarti harus merogoh kocek untuk sarapan pagi. Pemborosan.
Padahal tadi ada nugget panas diatas meja makan eghhhhh.
Susu hangat yang tak sempet diminum. Lagi-lagi pemborosan.

Lima alasan apel pagi?
1. biar sehat, kan dijemur kalo ada matahari, kalo nggak melatih kekuatan otot-otot kaki cuih
2. pengumuman, ada pengumuman kejadian-kejadian seputar kantor, ya paling nggak dengerin curhat, omelan-omelan para pengemban tanggung jawab. Yah salah satu tugas mereka “ngomel”, itu masuk dalam daftar gaji
3. doa bersama, klo gak ada pengumuman paling nggak bisa doa bersama.
4. setor muka kalo udah datang pagi, setelahnya terserah anda mo ngobrol di kantin, mo pulang dulu lanjutin masak, mo kerja sebentar terus izin ke bank, ke bengkel . carmuk amat!
5. gak tau lagi (kalo ada yang mo nambahin silahkan)

Kesimpulannya apel pagi gak penting-penting amat terutama buat saya dan sebagian orang yang tadi histeris bilang hore. Tapi daripada dan lebih baik, seperti yang pernah disampaikan kepada saya “jangan melawan arus” katanya. Siiiaaaappp Apel Pagi. Laporan Selesai. :P

07 May 2009

My Birthday

birthday, it's about 7th of may.

Seneng ... ya sms penuh facebook juga,ym penuh juga thanks all my friend for support, wishes, praying. Love u friend. Yang menarik disini fenomena facebook ck ck ck facebook mewabah..

Menakutkan... guratan keriput yang makin bertambah, sisa jatah hidup yang makin menipis, pertanyaan-pertanyaan perjalanan hidup, tentang telah berbuat apa, sebesar apa pengorbanan. tentang ilmu keseimbangan, antara sesama dan sang Pencipta, antara alam yang disinggahi sekarang dan alam tempat kembali.
hanya gelengan kepala... bukan berati "tidak", tapi luar biasa menakutkan, belum lagi pertanyaan yang belum terbayangkan yg mungkin lebih tak terjawab.

Allah, Segala puji hanya milikMu, Jangan biarkan nasib kami ditentukan oleh kami sendiri walau kadar sekedip mata atau kadar masa yang lebih pendek dari itu.

05 May 2009

hari yang aneh

mau kasih tau ke kamu.. iya kamu..eyy jangan liat kebalakang lagi kamu, ya kamu yang lagi baca ini..
hari ini hari yang aneh ya...
tadi pagi dimarahin ma bos permasalahannya gak jelas !! sangat gak jelas !
heh..bukan kamu itu bos yg tadi ngedamprat aku..
kerjaannya jangan tidur mulu dong..liat kesini kerjaan kayak apa..
dan yang lu permasalahkan tadi bukan tugas aku..

kamu...
dah dulu ya...pengen dibanting niy komputernya...


bye

03 April 2009

persiapan pelantikan walikota bogor

menuju pelantikan walikota bogor tanggal 7 apr 2009 beberapa pihak yang terlibat mulai sibuk mempersiapkan segala sesuatunya.
pelantikan akan dilaksanakan di GOR jl. pemuda kota bogor. siap-siap perubahan arus, rencananya seperti gambar dibawah ini ni :



Keterangan :
1. Penutupan sementara Jl. Pemuda dari simpang Air Mancur – simpang Jl. Merak
2. Jalan. A. Yani menjadi dua arah bagi angkutan umum : 07AK, 16AK, 07AP, 08AP dan Kendaraan Pribadi, Untuk jurusan Kb. Pedes (16Ak, 07AP) masuk melalui jalan merak.

sumber : dishub kota bogor.

selain arus lalu lintas, panitia-panitia juga dah disiapkan, dari bukain pintu mobil tamu sampe nganterin ke tempat duduk jg ada. hari ini jumat, 3 apr dah mulai gladi kotor. ah sebelum gladi daripada bengong nunggu, lagian gayanya dah pada siap difoto, dipaksalah seseorang yg lewat menjadi fotografer gadungan ...ntiiiiiiiiiiiitt fotonya disensor :D sorry

02 April 2009

simpati dan empati

dari sebuah sms diawal hari :

"saya dapat sms ini dari teman kali aja berguna 4 lia. seorang teman bertanya : apa beda empati dan simpati?saya tanya balik menurut antum ? yang bersangkutan menjawab : kalo orang simpati, hanya sebatas ucapan kasihan ya..., klo empati bilang kasihan dan dia juga melakukan sesuatu untuk memudahkan/membantu urusan orang lain
saya bergumam emang kita ga bisa merasakan sebelum mengalami kondisi yg sama
jadi tunjukanlah meski mungkin empati itu hanya baru bisa kita tunjukan dengan mengatakan ukhti jika Allah menimpakan itu padamu artinya Dia bilang pada dunia "AKU sedang menguji hamba yang Kucintai, AKU bilang dia mampu, bukan karena dia hebat/kuat, tapi karena ketika dia lemah, dia bersandar yang Maha Kuat Maha Hebat itulah AKU, Rajanya Manusia, Tuhannya Manusia. dan itu yang membuat hambaKU mampu melewati apapun. Semoga sukses dan Allah memudahkanmu ukhti!
Doa qt saling bersambung...selalu...'

mpe tiga kali baca sms ini, dan berhenti ketika sadar waktunya mandi untuk nuju kantor. sambil berfikir ini teguran buat aku yang gak simpati dan empati, atau apa?
sementara dalam sholatku aku berdoa : "Ya Allah jangan libatkan aku dalam urusan yang aku tidak mampu menjaga hati dan sikapku, sungguh aku takut salah bersikap hingga melukai perasaan hambaMu yang lain. Amin"

apa yang sedang terjadi

terasa ada yang hilang, terasa sangat jauh, makin jauh...
mungkin karena sudah biasa dengan keadaan dan rutinitas. ke kantor ketak ketik becanda haha hihi diwaktu istirahat dan pulang, disambut aya, becanda, kadang makan es krim bareng, haha hihi dan kejar-kejaran bentar, mandi, nyuapin aya, makan, liatin aya main dengen sepupu-sepupunya, nonton sinetron, tidur.

tentu saja ada beberapa selingan, mendongeng, bacain buku aya, ngajarin aya, berhias, luluran, nyobain make up, makan keluar with aya, telpon dan ditelpon, sms-smsan, banyak banget tapi gak ada "papa"

padahal tau papa ada, kami denger suara, pertanyaan-pertanyaan seputar aya, dari kabar dan semua aktifitasnya.
tapi gak tau keadaan, makan apa hari ini, gak tau gi ngerjain apa, gak tau sesibuk apa dikantor, gak tau...mau nanya apa juga gak tau, terlalu banyak yg gak terjawab tentu saja jauh, hampir setengah bumi

tp halloww ini abad 21, telepon dah ditangan, koneksi int gampang, ada video call

ya tapi coba dimengerti aja.

25 March 2009

6 hari di jambi

masih kerasa di badan sisa perjalanan. padahal jakarta - jambi (jkt-djb) ditempuh hanya satu jam, mungkin perjalanan jakarta - bogor yang agak melelahkan.
tapi yang namanya pulang tetep aja ngangenin, sekarang juga kalo ada kesempatan pulang gak mikir panjang langsung go..:)

betah ? ya iyalah dikampung halaman sendiri, dirumah sendiri (rumah ortu sendiri, banyak saudara, ngumpul, becanda, ma kakak-kakak tercinta. liatin keponakan-keponakan yang pada kompak ma aya. aya seneng banget. bisa main dilingkungan rumah tanpa takut ma mobil motor, bisa lari-lari, sosialisasi alamiah.
apa ya yang beda jambi - bogor :
1. dijambi gak ada macet, dibogor? dr rumah ke ktr ada 6 titik kemacetan yang harus dilalui
2. dijambi panas banget mpe perih2 niy kulit klo pake motor, dibogor panas jg tp gak sepanas jambi trus sorenya pake ujan.
3. dijambi ke kebun binatang deket, aya seneng banget bunda jg seneng gak pake bayar soalnya cuma parkir aja, dibogor kudu ke taman safari jauuhhh dan mahal
4. dijambi bisa makan mpek2 sepuasnya, disini harus pake budget
5. dijambi banyak jenis ikan buat dimakan, dibogor cari ikan susah amat, ikan gabus basah aja gak ada
etc

selama enam hari apa aja yang sempet dikerjain :
1. ngunjungi saudara-saudara mayan dapet enam rumah
2. ikutan tujuh harinya abah
3. ngerencanain 'sesuatu' ma saudara dan sepupu (dari bapak)
4. belanja belanji
5. ngobrol ma keluarga ini niy sesi yang paling ngangenin

masih banyak yang pengen dikerjain, tapi...have to back to Bogor, many duties have waited to do.
dijambi nggak sempet ngenet, moving terus paling mobile pake hp yang layarnya terbatas bikin gak nyaman.

18 March 2009

dirantau orang

kalo ada istilah merantau pasti ada yang namanya pulang kampung (balek kampung).
pulang .. memang kedengarannya adem gitu, ya..besok ke jambi niy itu berarti pulang kampung, walaupun lagi-lagi harus pulang sendiri karena papa masih nun jauh disana..dan gak tau kapan pulang kampungnya.. jadi sendiri deh gak sendiri juga sih ma aya, berdua.
telpon sana sini cari tiket murah...
wow Alhamdulillah dapet tiket extra promo.. kayaknya emang disuruh pulang.

rencana pulang dah dari dulu-dulu dan selalu gak jadi jadi
gak tau kenapa meski pulang selalu diidam-idamkan kok setiap mau berangkat rasanya ragu kepikir soal kerjaanlah, kepikir ma sekolahannya aya lah, tiket yang kemahalanlah.. sampai akhirnya denger kabar duka..

sms 16-03-2009 / 08.30
"dek abah meninggal pagi ini"
[abah : kakek dari bapak]
sebelumnya datuk juga meninggal.
[datuk : kakek dari ibu]
sebenernya pas denger kabar pengennya langsung pulang, tp kepikir jangan-jangan nanti malah bikin yang disana lama menunggu.

dua bulan terakhir ini dua keluarga dekat pergi untuk selama-lamanya and i have no chance to see him again.

kalau diurut banyak juga moment-moment yang terlewat :
1. Berpulangnya bibi
2. Pernikahan kakak pertama
3. Pernikahan kakak kedua
4. Berpulangnya Kakak sepupu
5. Berpulangnya datuk
6. Berpulangnya abah

dan moment-moment lain yang meski kecil tapi terlewatkan
seperti kata ebiet "banyak cerita yang mestinya kau saksikan ditanah kering bebatuan"


ya harus pulang...keluarga adalah segalanya

02 March 2009

i hate monday today

said a little something but make me pain, its so hurt.
she said thing with smile,
but hurt me hard

i just smile, God never sleep.
i know not everyone like me, not every1 agree with me.
just run this life like waters flow, quality of someone can looked from how she pass all of rocks on her way.
sometime i feel strong, but the other time i feel down.

this morning, i drive my motorcycle fast, i want arrive at office on time.
i pass a car in front of me, driver of the car push his horn, make me shock ughhhhhhhh i pull my gas so run faster.
ups i pull my rem cause the car in front of me stop suddenly,
then my motorcycle take right way an go fast.
hard breathing...

today i say i hate monday. n
never have the right reason but all happend today and today is monday.

25 February 2009

...yang lembut bicaranya...

ada aja celoteh aya yang bikin senyum-senyum sendiri (coba da papa, pasti kita jadi ngakak bareng)...
kadang aya emang suka bossy mungkin ngerasa cuma sendiri jadi rada bossy...
"nih mbak nana tolongin buangin" padahal bungkus bekas makanan aya.
gak ketemennya aja ke bundanya juga
aya : "bunda gunting mana?"
bunda : "ada tuh dikotak"
aya : "ambil sama bunda dong"
bunda : "kan aya bisa mbil sendiri, tuh deket ma aya"
aya : "ma bunda aja ah"
bunda : &^%$#!@

malem tiba, ngantuk banget...
bunda : "aya, matiin tvnya dah malem!"
aya : " ihhhh bunda..ayo ngomongnya yang lembut, aya tolong tvnya dimatiin gitu....
bunda : [senyum senyum]..ya ..aya tolongin bunda matiin tvnya yah"
aya : [nabrak bunda] aya sayang banget ma bunda...

mmm so sweet...coba papa ada disini..

cepet pulang ya pa..

13 February 2009

aya och aya

aya beberapa hari ini menguji kesabaran banget
kata-kata andalannya sekarang "bunda jahat ma aya"
ada apa dengen aya?

aya : "tadi bunda baik sekarang ga baik"
bunda : "aya kalau aya seperti itu bunda harus ingetin aya, bukan bunda gak baik
justru karena bunda sayang aya"
aya : "nggak....!" lari kepojok jadi mojok

duhhh gimana ini cari akal biar aya gak mojok

bunda : "baca buku ah, aku tidak takut ke dokter gigi..", sambil lirik2 aya

Alhamdulillah aya mulai mendekat. Beres.

[beda situasi]
sekarang ada kata baru yang agak mengkhawatirkan, baru pertama kali ni kata ini disebut
aya : "bodo"
buna : mmm?? mbil mlotot..(kaget)

30 January 2009

fotopun diajak bicara

[YM]
"cutinya delay sampe april"
"aya dan bunda tunggu ya"

"iya!", tapi tetep belom hilang betenya..:(

[Sign Out]

jadi inget tadi anter aya ke sekolah,
"ntai bunda aya mo pamit dulu"
sambil naik ke tempat tidur biar matanya sejajar dengan foto papa yang digantung di dinding
"papa aya mo sekolah dulu ya, ntai kalo papa pulang jangan cali aya ya..daaa papa"

oooowww aya...gimana bilangnya nih kalo papa belom bisa pulang februari ini.

maunya dikamar dipasang cctv biar kerekam semuanya. jadi ntar kalo papa pulang tinggal diputar aja rekamannya. biar lebih berasa...!@#$%^&*-

29 January 2009

...b.a.t.a.l...

ini kebiasan yang ternyata gak pernah berubah...
batalin rencana gitu aja, taukan kita dah beres-beres kamar, dah nyari-nyari resep kue sus, dah atur rencana jemput, rencana kalau ada papa, dah mau ambil cuti, aya dah kepengen banget ke bandara,

tapi ternyata b.a.t.a.l...

tanpa penjelasan.

15 January 2009

Route Busway - Trans Jakarta

Orang Bogor jalan-jalannya kalo libur mendingan ke Jakarta aja deh, di Bogor macet dimana-mana. Jakarta malah lancar, pake busway murah kemana-mana Rp. 3.500,-




Tips Jalan-jalan :
1. disiplin, rencanakan waktu dengan baik, gawatkan kalo gara-gara semenit ketinggalan kereta (misalnya) jadi lima jam lagi baru sampe dirumah.
2. bawa air putih dari rumah, masa' air putih aja harus beli.
3. jangan lupa sholat ya..kan rugi gara-gara jalan-jalan gak sholat

enjoy ur trip

09 January 2009

dewi lestari - malaikat juga tahu

cuaca ma lagunya mendukung banget ma suasana hati, plus penilaian dp3 nya thanks ya

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati


Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri


Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya


Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri.. Cintakulah yang sejati


Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya


Kau selalu meminta tuk terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi.. Karna tak sanggup sendiri


Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu.. Aku kan jadi juaranya

07 January 2009

kalo aya kangen papa

sudah seminggu ini aya nyebut-nyebut papanya aja...
sebenernya sih ini bukan yang pertama aya jauh dari papanya tapi kali pertama
papa gak pulang sampe satu tahun...so pasti aya kangen berat,
biasanya kalo aya dah mulai kangen emang pas jadwal papanya pulang
sebulan sekali jadi pas kangen pas papa dateng
ini dah 8 bulan, wuiiii kangennya aya dah sampe titik jenuh...ambang batas
mengkhawatirkan...

berantem dikit, nangis langsung "papa aya mana...papa aya mana..."
"bunda kerjaan papa lama amat sih selesainya.."
pernah juga nangis mpe sesugukan pegang poto papa
"papa udahan kerjanya...papa udahan kerjanya"
sedih banget liatnya.

"bunda telpon papa dong..."
tiba-tiba jaringan error papa gak bisa dihubungi waduh kacau deh..
gagal istirahat malam ini harus bujukin macem-macem dulu biar aya tenang.
itu poto papanya diciumin. duh bunda jadi ikut menitikan air mata...(aya yang sabar ya)

Di sekolah liat temennya dianter sama papanya.
Aya langsung noleh ke bunda "aya juga pengen dianter ma papa, nanti kalo papa dateng aya dianternya ma papa dan bunda ya" gak mau kalah
bunda : "sekarang aya masuk ya"
duh untung aja gak error, nih kan kacau kalo ngadat gak mau sekolah.

Hingga suatu malam,"papa aya kok gak pulang-pulang ya ...mmm...kita beli aja deh papanya "
bunda : "hah? $#@*^()!~"


..............G.U.B.R.A.G ............