Pages

25 December 2010

Tentang Bimo

Akhirnya bongkar muatan juga, tepatnya tanggal 16 September 2010, hari kamis, malam jumat pukul 21.55 wib. persalinan normal, BB : 3,6 kilo, TB : 50 cm. bayi laki-laki. legaaaaa.... setelah perkiraan dokter meleset, dari tanggal 6 september, kemudian 10 september dan akhirnya tanggal 18 september 2010.

persalinan dibantu oleh bidan yohani sumantri, bertempat di sindang barang loji setelah 3 (tiga) hari sebelumnya ditolak karena rembes ketuban, dirujuk ke rumah sakit terdekat. padahal waktu itu masih dalam perayaan idul fitri tidak ada dokter jaga. besoknya setelah rembes ketuban periksa ke dr. geoseffi (duh..dok saya kira dokter teh perempuan ternyata..oh ternyata anyway thanks dok). padahal setiap bulan periksa rutin di rs melania dengan dokter perempuan cantik dan ramah dr. vivi, tapi sayang di detik2 terakhir mau bongkar muatan dokternya sakit.

setelah seminggu menghirup udara di bumi Allah, bayi kecil belom punya namanya just call him adek..adek..adek. suatu hari saking ngefansnya sama upin dan ipin, aya bilang "adeknya dipanggil upin aja ya. ayo dong pa sapa namanya?". emang cerita lama tuh papa suka merahasiakan nama anaknya, pas papa on duty di site nun jauh disana, baru papa sms "papa mau kasih nama, BIMO ADITYA FAUZAN,
Bimo : karena pas lahir berat badannya jumbo
Adity : kepanjangan dari Adiknya Tiara(Aya)
Fauzan : lahirnya masih dalam nuansa hari kemenangan (idul fitri)".

dah 3 (tiga) bulan sekarang, dah mulai masuk kantor. yang paling sering ditanyain "dedeknya dah bisa apa?", dedeknya dari umur 2,5 bulan lagi seneng diajak ngobrol mulutnya mpe manyun-manyun rame, meski baru "auuuuuu..nggeeeehh nggehh", sekarang lagi seneng merhatiin tangannya, yang sering dimasukin ke mulutnya, semuanya pengen dicoba. satu hal lagi seneng banget liat gambar berwarna bisa cekakak cekikik sendiri.

nah gak ketinggalan sekarang lagi hobi nemenin bunda nonton bola Timnas Indonesia main, "apa dek?" ooo katanya "gemes liat pemain indonesia, kok gak ada yg seperti christian gonzales ya, ntar besar adek mo gantiin gonzales ngegolin gawang lawan"...o yayayaya nah berarti ntar aja bunda beli tiket nonton bolanya kalo adek udah besar ya :p

16 December 2010

Terima Kasih The Urban Mama

The Urban Mama Writing Contest Hamil, punya bayi hal-hal yang dinanti buat sebagian orang, hal yang membahagiakan sekaligus bikin khawatir, dan bertanya-tanya bagaimana ini dan itunya. Apalagi buat perantau nan jauh dari orang tua yang biasanya menjadi tempat bertanya sekaligus teman buat sharing dan berkeluh kesah. Meskipun sekarang adalah bayi kedua, hal-hal yang penuh tanya seputar kehamilan dan bayi masih tetep ada. Pengalaman yang dulu masih sering dipakai, kegagalan yang dulu dicari-cari lagi penyebabnya jangan sampai terulang. Masih tetep tanya-tanya orang tua lewat telepon yah semakin banyak masukan semakin baik tinggal saya sendiri yang memilah-milah, karena pada dasarnya saya sendiri yang tau apa yang saya butuhkan. Kalau dulu kehamilan dan bayi pertama, saya ikutan beberapa milis, terasa sekali banyak manfaatnya bahkan teori-teori baru mutahir yang sebagian menggilas teori-teori kuno nenek moyang membuat orang tua dan si-mbak pengasuh bayi saya mengangguk-angguk, syukur mereka mengerti. Jadi saya tidak dihadapkan 2 teori dan buat saya adu argument sama ibu, jadi penerapan teori-teori baru bisa lancar. Seperti asi yang dulu empat bulan sekarang enam bulan, bahwa gurita bisa dilepas setelah puput puser dan masih banyak lagi.

Dikehamilan kedua tanpa sengaja saya menemukan sumber komplit special pake telor ;), infonya ada, tempat sharingnya juga ada pokoknya satu jendela banyak informasi, theurbanmama.com, tinggal dikampung seperti saya tetep bisa menjadi urban mama tentunya (capex deh). Pertemuan yang tak disengaja, berawal suka membaca blognya istribawel.com, dari pertama sampe sekarang theurbanmama mengalami perkembangan pesat apa aja ada. Saya tinggal pilh-pilih menu untuk kebutuhan anak pertama saya berumur lima tahun, melewati masa kehamilan kedua, dan kebutuhan-kebutuhan bayi kedua. Untuk kebutuhan sisulung, dari mencari sekolah yang sebentar lagi masuk SD sampai tentang kamarnya yang ia ingin décor cewek banget bisa saya jumpai infonya di theurbanmama, untuk bayi kedua yang baru berumur tiga bulan dari info seputar asi sampai persiapan berkenalan dengan makanan pertama. Meskipun saya tidak aktif memberi komentar tapi saya mudah-mudahan termasuk yang rajin membaca atau mencari-cari info yang saya butuhkan. Bahkan ibu saya bilang “coba tolong cariin di web itu(maksudnya: theurbanmama)”, suatu ketika tetangga saya membutuhkan suatu info tentang bayi.

Mengutip tulisan seorang Musdalifa Anas, “Bagi saya, menjadi full time mom atau working mom adalah suatu pilihan. Tapi menjadi ibu, bukan lagi pilihan, tapi tanggung jawab”.
Setuju sekali, sebagai ibu yang bekerja tentu sering dihadapkan dengan dilema bagaimana tidak harus melepaskan bayi yang begitu lemah ke tangan orang lain (baca:pengasuh), perasaan bercampur aduk, saya tidak tahan dengan kepasrahannya, sering kali air mata menetes tatkala saya sudah harus ke kantor, hanya doa sebagai penenang “Ya Allah, Engkaulah sebaik-baik penjaga”.

Masa cuti 3(tiga) bulan saja, padahal masa asi exclusive 6(enam) bulan, seorang ibu tentu ingin memberikan yang terbaik saya juga ingin. Waktu anak pertama saya sukses melalui masa 6(enam) bulan asi exclusive. Dan ingin begitu juga untuk anak kedua ini. Di kantor saya sempatkan baca-baca theurbanmama, pokoknya saya pulang dengan info baru, buat si sulung dan si dedek juga buat saya sendiri bahkan si papa juga kebagian :). Meskipun kuantitas saya berkurang tapi saya tak ingin kualitas saya ikut berkurang. Semakin semangat ditemani theurbanmama, merasa ada teman-teman senasib seperjuangan walaupun mungkin berkilo-kilo meter jauhnya. Mereka bisa saya juga harus bisa. Semangat!

14 December 2010

Ibu

untuk bundaku nun jauh diseberang sana, i love u so much, terima kasih telah menjadi ibuku.

Semua tau tak ada sekolah untuk menjadi ibu yang baik. Padahal itu adalah hal yang sangat sulit. sekedar menjadi ibu bahkan hewanpun bisa. Ibunya hewan saja ingin menjadi ibu yang baik, apalagi ibunya manusia sudah seharusnya menjadi ibu yang baik.
Ibu yang bisa mengantarkan anaknya sukses dunia akhirat, ibu yang tampil meyakinkan bahwa benar adanya surga berada ditelapak kakinya. Ibu yang terus menerus belajar menjadi yang terbaik. Terus menerus tanpa henti selalu belajar dari kesalahan masa lalu, pengalaman, buku dan dari kesuksesan ibu lain yang ia anggap sukses.
Ia dianggap salah telah memanjakan anaknya padahal yang ia tahu inginnya ia memberikan yang terbaik.
Ia pernah dianggap terlalu keras padahal yang ia inginkan anaknya menjadi anak yang baik.
Ia yang selalu disalahkan jika anaknya tak sukses.
Ia yang selalu dianggap gagal mendidik
Ia yang selalu dianggap salah salah mengasuh
Apapun ia terima demi anaknya.

Katanya tak ada yang gratis didunia ini, mungkin saja, tapi seorang ibu dengan ikhlas memberi jasa yang luar biasa untuk anaknya secara gratis tanpa pamrih dan penuh pengorbanan.
kau dengar cerita tentang bagaimana ia mengalami perubahan emosi diawal ia mengandungmu.
bagaimana ia berjalan kesusahan membawa beban diperutnya saat ia akan melahirkanmu.
apa kau tau perjuangannya mengeluarkanmu dari rahimnya. mengerang kesakitan, mengeluarkan banyak darah.
kau tau ia meletakan jabatan dan embel2 lainnya saat kau ada. kaulah lagi perhatiannya tertuju.

saat kau bayi yang begitu kecil dan lemah, ibu bagaikan malaikat yang selalu menjaga dan mengasihimu, yang selalu membuaimu dengan nyanyian lembutnya, yang selalu tersenyum saat menatapmu, hingga kau merasakan kehangatan cintanya dan membuatmu bahagia .
ibu akan selalu melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun.

terima kasih ibu..

---- ooo bunda ada dan tiada dirimukan selalu ada didalam hatiku -----

16 July 2010

percaya ga percaya

beberapa hari yang lalu karena keinginan kuat saya untuk pindah ke rumah sendiri, saya mohon bantuan orang tua saya untuk datang menjenguk saya dan menemani saya tinggal di rumah kami, mengingat suami saya lagi berada di luar kota. dan juga saya tak bisa meninggalkan aya sendiri dengan pengasuh baru.
dalam pembicaraan singkat di telpon orang tua saya menerangkan bahwa ia belum bisa datang dalam waktu deket ini. segudang alasan mengalir deras terdengar melalui telepon. salah satunya : "jangan pindah rumah dulu deh, pa lagi lagi hamil biasanya usianya jadi lebih muda"
maksudnya nanti perkiraan melahirkannya molor lagi. saya yang sedari dulu bukan penganut mitos mesam mesem aja mendengarnya. tapi ini dah kesekian orang yang ngomong.
ya percaya ga percaya deh, saya sedih aja liat rumah yang tak terawat terancam hancur. kata orang nyawanya rumah itu ya yang menempati. selain itu saya emang dah pengen bangeeeet ngeeett ngeeet pindah.

saya sampe merengek-rengek, ini kakinya sekarang suka kram, suka sedih kalo malam-malam biasanya klo kram ada yang ngurut, ini harus menahan sendiri hikssss.
mendengar penjelasan itu ga tau mitos pa tidak orang tua saya bilang lagi " anaknya lanang ya de'(lanang dalam bahasa jambi artinya laki-laki)?"
"iya"
"iya kata orang dulu kalo laki-laki, urat-urat emang lebih keluar, katanya katanya loh ya klo perempuan urat putusnya 7 sementara melahirkan laki-laki urat putusnya ada 14 "
wah berarti emang terkutuk sekali tuh si malin kundang.

nah biar ga jadi malin kundang apa kata orang tua didengar aja deh, percaya atau ga percaya, dengerin dulu aja :)

21 June 2010

Lirik Lagu Piala Dunia

Demam Bola melanda... mpe sekarang lom tau ngejagoin sapa, dulu ...ya dulu banget waktu masih ada bapak (alm.miss u pak) sering nonton bareng, tim favorit kita (saya dan bapak) tim kamerun atau brazil.
Lagu-lagunya juga menggema dimana-mana, jadi ring tone dimana-mana, niy jadi salah satu lagu favorite saya, nyempetin download lagu ma lirik wavin flag Piala Dunia, berikut ini hasilnya :
Ooooooh Wooooooh

Give me freedom, give me fire, give me reason, take me higher
See the champions, take the field now, you define us, make us feel proud
In the streets are, exaliftin , as we lose our inhabition,
Celebration its around us, every nation, all around us

Singin forever young, singin songs underneath that sun
Lets rejoice in the beautiful game.
And together at the end of the day.

WE ALL SAY

When I get older I will be stronger
They'll call me freedom Just like a wavin' flag
And then it goes back 3x

When I get older I will be stronger
They'll call me freedom
Just like a wavin' flag
And then it goes back 3x

Oooooooooooooh woooooooooohh hohoho

Give you freedom, give you fire, give you reason, take you higher
See the champions, take the field now, you define us, make us feel proud
In the streets are, exaliftin, every loser in ambition,
Celebration, its around us, every nations, all around us

Singin forever young, singin songs underneath that sun
Lets rejoice in the beautiful game.
And together at the end of the day.

WE ALL SAY

When I get older, I will be stronger
They'll call me freedom
Just like a wavin' flag
And then it goes back 3x

Wooooooooo Ohohohoooooooo !

WE ALL SAY !

When I get older I will be stronger
They'll call me freedom
Just like a wavin' flag
And then it goes back 3x

Wooo hooooo hohohohoooooo
And everybody will be singinit
Wooooooooo ohohohooooo
And we are all singinit

info dikit :
World Cup Theme Song dengan judul Wavin' Flag ini di ciptakan oleh seorang musisi berdarah Somali Canada bernama K'naan dalam albumnya yang berjudul Troubadour.

04 June 2010

laptop

resmi sudah seminggu aku tak pernah menjinjing laptop ke kantor. sebelumnya dah siap dengan copy data ke komputer seadanya (masih layak di bilang komputer ga ya niy komputer ;))
kerja keras, ikhlas dan cerdas yang diusung oleh pemerintahan kota ini dijadikan bahan tutup mulut untuk saya terutama dan teman-teman satu seksi untuk tetap nerima dengan terpaksa sebenernya (jadi tetep aja ga ikhlas :D)
perhatian sangat minim... sorry to say
bukannya tak pernah usaha, selain langsung minta ke bagian perlengkapan kantor ini, usaha lainnya dengan doa.
hasilnya adalah
dari bagian perlengkapan : nihil, yang ada semprotan-semprotan halus dan kasar yang sangat menyentuh perasaan untuk sapa aja yang ngedengernya terutama untuk bagi yang minta. yang diutus ke bagian perlengkapan harus mempunyai telinga dengen daya pantul yang tinggi, ketika dicaci maki telinganya bisa memantulkan kembali alias pura-pura ga denger.:D
dari doa : Allah maha baik, kita minta komputer, Dia malah memberikan kita rezeki untuk membeli sendiri laptop, al hasil diruanganku satu-satu bawa laptop, daripada menghadapi komputer jaman batu, yang mengikis habis kesabaran.

tak layaknya kantor, yang ketika pegawai datang ruangan sudah bersih, air minum (teh ataupun putih) diatas meja. ketika duduk pegawai dah siap bekerja.
ga ada serpis(pake "p" :P) semacam itu disini, dateng harus ngelap meja sendiri. haus ya beli sendiri laaaa.

OOOOO iya tidak boleh mengeluh...
semoga ada perbaikanlah kedepannya.
dan pak bu saya bukan orang yang biasa makan gaji buta. tapi saya kadang juga butuh diarahkan. kalo bapak-bapak yang taunya marah2 karena kerjaannya gak selesai coba kita-kita diperhatikan ya.
selain itu pak bu jangan pukul rata, klo marah. saya ga terima klo saya dibilang kerjanya santai-santai.
saya orang yang mempunyai rasa empati.
saya ga bawa laptop karena saya ga kuat, lari-lari ngejar apel selagi hamil sambil bawa laptop. bukan menghindar dari kerjaan (klo mau kasar laptop laptop saya terserah saya donk...)


sungguh kantor yang aneh.

03 June 2010

26 Minggu

"enak ya jadi dokter, dateng telat juga tetep ditungguin ma pasiennya, dibayar mahal pula"
"sebenernya sih masalah tanggung jawab, salah diagnosa aja bisa fatal"
kemaren nyempetin periksa kandungan ke dokter biasa, kebetulan juga hubby tadi pagi sakit perut ga ngantor so bisa nemenin.
jadwal periksa jam 11.00, molor sampe jam 13.00 terlalu lama menunggu dan perut juga nagih untuk diisi, perutnya aku dan bayi didalam perutku tentu..
"keluar dulu aja yuk,disamping sini ada mpek2 kayaknya enak deh"
"mm dasar orang jambi penciumannya tajam kalo masalah mpek2 :D"
sepiring tekwan dan 3 bh mpek-mpek buat mata jadi merem melek.
dan dokter tak kunjung datang. ada info beliau lagi ada tindakan operasi.

jam 13.00 teng tuh dokter kandungan perempuan muda dan cantik dateng tergopoh-gopoh sambil tersenyum ramah dengan rasa bersalah...macet keluhnya..

10 menit kemudian kami dah berada di ruangan, dengan jel di perutku, peralatan usg, dokter, tak ketinggalan perawat.
sebelumnya diperiksa :
berat badan : 54 kg
tensi : 110/80
normal !!

wow pak, tuh juniornya kata bu dokter, wah bapak harus traktir saya kali niy, bayinya laki-laki. kata dokternya
Alhamdulillah. ups sebenernya laki-laki or perempuan ga masalah yang penting sehat. tapi aya pasti lebih seneng kalo laki-laki :D.
berbagi kebahagiaan.
berat bayi : 860 gr
usia kehamilan : 26 minggu
perkiraan : 6 september (menurut dokter) - 20 september (menurut alat usg)

ibu melahirkannya sama saya aja ya, kata dokter
wahh jauh dok, [dalam hati] mahal dok :D
saya rada khawatir sama ibu, ini berat badannya kurang ya bu, susunya ditambah ya 2 kali sehari, makannnya jangan sampe males.
siap bu dokter. klo soal makan mah asal dengen sambel jengkol aja kwakakawkawawakakaka....

semoga lancar ya..mohon doanya. :)

20 May 2010

getting pregnant

dah lama ga ngisi ...tak berasa waktu berputar, seiring makin majunya perutku wow dah mulai gerak-gerak, getting pregnant..it's amazing.
dah hampir 6(enam) bulan, masih bingung dengen perkiraan dokter yang katanya perkiraan melahirkan agustus, padahal hitunganku september. perbedaannya cukup lama, lagi dokter berubah-ubah awal bilang tanggal 18 bulan berikutnya perkiraannya maju jadi tanggal 10. membingungkan bu dokter...
akibat beda perhitungan acara ibu buat bikin pengajian 4(empat) bulanan gagal total, tadinya biarin deh telat2 dikit tapi akhirnya ngaji sendiri aja :D

kangen pengen di USG lagi kangen liat tangan kaki si dede gerak-gerak, sebulan ini nyobain periksa ke bidan. di Bidan cuma denger detak jantungnya..kenceng banget..kakak aya ampe bengong-bengong. wah klo kakak ngeliat di usg tambah bengong lagi kali ya.

yang aneh..perasaan lebih takut muncul dikehamilan yang kedua ini daripada kehamilan pertama. tapi kehebohan persiapan rasanya lebih heboh waktu hamilnya aya. sampe beli baju bayinya kebanyakan mpe sekarang masih ada yang belum dipake sama sekali dan masih ada tempelannya. hamil kedua heboh maboknya, sampe muntah-muntah, yang pertama hamilnya kalem gak berasa hamil apa aja makan. :D
ngomongin mabok inget ngobrol ma kakak aya tadi pagi.
"bunda kemaren kepasar iiiy banyak orang mabok"
"iiyy jijik ya nda..."
"iya siy...serem"
"kok serem sih mabok itukan muntah-muntah nda"
o iya bener juga tapi yang dimaksud bukan mabok perjalanan, atau mabok hamil tapi mabok minuman. ga usah diomongin deh ntar aya makin banyak pertanyaannya lagi.

daaaaggghhhh bunda berangkat ya..semangat menempuh 1 jam perjalanan bersama 3 angkot demi mengejar apel pagi. semangattt!!

19 April 2010

teror-teror jaman sekarang

teroris....yang terlintas di kepala pertama kali adalah sekelompok orang yang melakukan pengeboman atau pelaku dari teror.
Teror adalah serangan yang mengancam kenyamanan, keamanan, nilai2 yang mendasar pada kehidupan seseorang baik yang berdampak pada kematian maupun kegelisahan, kerisauan dan trauma2 dalam hidup.

Kalo mau jujur banyak sekali dalam hidup ini teroris-teroris yang mungkin tidak membunuh jiwa tapi nilai2 kejiwaan untuk bisa menjalani dan melanjutkan hidup ini secara lebih baik, sehat dan martabat secara sadar ataupun tidak.
Misal saya tak nyaman dengan beberapa tontonan di televisi yg katanya telah disensor ini, pada perkembangan anak2 saya yang masih polos dan dapat merekam segala kejadian yg dilihat dan didengarnya. Teror jugakah ini terhadap perkembangan tunas2 bangsa yang masih jauh menempuh perjalanan hidupnya.

Saya tak nyaman dengan beberapa pihak sekolah tinggi yang begitu mudah mengeluarkan selembar ijazah s1 dan s2, yang saya pikir sebuah penipuan terselubung yang jelas2 tidak mendidik. Saya pernah dengar sekolah yang bisa mengeluarkan ijazah sarjana dengan kuliah satu kali pertemuan belajar dan satu kali pertemuan lagi uts, satu pertemuan berikutnya belajar dan pertemuan berikutnya uas. Sayangnya sekolah ini diakui oleh pemda.
Ya biasanya dalam PNS yang sangat memperhitungkan ijazah S1 dan S2 untuk kenaikan pangkat/golongan , Gaji serta kedudukan struktural.
Kembali ke sekolah tinggi tadi, karena adanya surat kaleng akhirnya kerjasama dibatalkan dan ijasah dari sekolah yang bersangkutan tak diakui lagi. Lalu bagaimana lulusan2 yang sebelumnya, tanpa tindakan apapun dari pemda kenaikan pangkatnya terus berlanjut. Sementara kerugian buat temen saya yang sudah setengah jalan karena harus dibatalkan karena berpikir sekolah buat penyesuaian golongan dan buat apa sekolah kalau tidak bisa penyesuaian.
Apakah ini teror juga?
Saya sendiri pernah ngeliat temen saya melanjutkan s2 sedang mengisi lembar ujian uts di meja kantor saat jam kerja.
ini menjadi teror bagi saya untuk dipimpin sama orang-orang seperti ini. Benar2 lucu sistem ini.
Saya pikir kasihan juga pada temen-temen lain yg bener2 sekolah, meski terlihat sama tentu pada dasarnya berbeda.

11 March 2010

Tukang sate dan Pejabat

Percakapan Unik

Sore itu sambil menunggu hujan saya mampir di tukang sate padang dipinggir jalan
'da, satenya satu, ketupatnya setengah aja'
si uda mulai membuat sate padang yang sedari tadi menggoda selera.
'da, dipadang ada sate padang ga?'
'sekarang udah ada, karena orang dah banyak tau’
'klo rumah makan padang?'
'sama, baru2 sekarang ada tulisan rumah makan padang klo dulu cuma kayak warung nasi aja'
ya ya aku mengangguk2 sambil menyantap sate padang
'saya orang jambi da'
'oo orang jambi, saudara saya ada yang dijambi dia nikah ma orang kubu. '
gleg ‘orang kubu?’
'iya orang asli jambi orang kubukan?'
aku mengangguk sambil mengunyah sate yang menurutku yang lapar ini cukup enak. Mmm mungkin dia kira aku orang kubu. It’s Ok.
‘saya kira orang kubu gak nikah dengan suku lain’. Sahutku setelah menelan sate yang telah halus kukunyah.
'saudara saya itu tinggal di angso duo'
‘oo tukang sate juga’ sahutku yakin, sambil mengacungkan jari telunjuk. Yaaa aku jadi teringat di daerah angso duo dipinggiran sungai batang hari, disore hari mulai berjajar tukang sate, jagung bakar, dan air tebu. Hmmm miss them so much w all my heart.
'oo bukan saudara saya bergerak dibidang bangunan' suara si tukang sate membuyarkan lamunan.
‘berapa da’
‘biasa 9 ribu’
Setelah selesai bertransaksi aku segera out dari tenda si uda tukang sate.
percakapan santai yang menyenangkan.

Percakapan Oon

‘harusnya yang melakukan penawaran disini , ditulis dong profitnya berapa?’, kata si p oon menunjukan kertas rab penawaran dari sebuah perusahaan rekanan.
Saya yang dari tadi mendengar pura2 ga dengar saya melihat teman yang tadi ditanyain ga tau harus ngomong apa , ga tau kalo dia pura2 ga tau atau bener2 ga tau. P Oon ngomongin hal yang sama lagi lagi dan lagi. Akhirnya sampai juga matanya ke arah saya.
Jujur saya kasihan, saya menganggap bapak oon itu ga tau dan saya ingin meluruskan.
‘Pak, kayak orang jualan bawang aja, ga dia kasih tau keuntungan yang dia dapat’, belum selesai saya menjelaskan, si p oon seperti gak mau terima penjelasannya.
‘Loh harusnya ditulis dong dalam rab, gimana kita tau dia dapat untung berapa?’. Suaranya kenceng, matanya melotot. Temen saya dan saya mencoba menjelaskan.
Tapi dia makin ngotot.
'Lagian rab inikan ga akan dimasukan dalam buku kontrak’timpalnya sok tau.
‘Masuk dong pak’, jawab aku dan temenku serentak.
bla bla bla terus si p oon terus ngoceh. Menutupi ke oon an nya. Gelar aja SE, MSi.
Berasa ngomong ma tukang becak. Mungkin ngobrol ma tukang becak ga segininya juga kali. Seperti percakapan dengan tukang sate kayaknya lebih asyiik. Lebih masuk akal.
Haaa ternyata yang katanya pejabat, orang berkelas, orang terhormat , sekolah tinggi cuma bisa ngotot, ngomong pake otot, gak gunain otak.
percakapan yang aneh.

04 March 2010

Meski Rindu Tak Ingin Lebai

Apa yg tengah kurasakan ini ada kesedihan ada kehampaan ada kerinduan dimasa lalu masa kecil yang berbaur dengan alam saat kulihat pohon kelapa saat kurasakan terik matahari saat kudengar gesekan dedaunan, ilalang, kicauan burung, saat kumencium bau lumpur, bau debu, bau daun rumput basah semuanyaaa namun saat kudengar penduduk bercakap-cakap aku yg sedari tadi sadar makin sadar disini aku berada sekarang dealek sunda yang kental aku tentu bukan di tanah kelahiranku, mungkin hanya kerinduan yang menusuk, dibalut kesunyian dan kehampaan. Mungkin jika kau disini bisa menghapus rasa rindu, sunyi dan hampa. Nah sekarang yang kutahu yang dapat menghapus rasa sepi, rindu, hampa itu adalah adanya kamu disini atau adanya aku disana meskipun tanpamu.
Kesibukanku dengan pekerjaan, berjalan kesana kemari, membaca buku ini dan itu, menulis cerita ini dan itu menonton film ini dan itu hanya mengalihkan apa yang kurasakan tidak mengobati apa yang tengah kurasakan. Mungkin karena yang terpenting dalam hidupku adalah rumah/tanah lengkap dengan isinya dan kamu. Dan sekarang semuanya jauh driku sangat jauh.
Keluh kesah ini hanya menunjukan kerapuhan. Apapun itu, seperti yang kukatakan tadi aku hanya ingin mengalihkan apa yg kurasakan dengan menekan tuts keypad merangkai kata kata. Andai begitu mudah kurapuh tentu lama sudah aku menyerah, nyatanya aku bertahan. Meski dengan menahan rindu setengah mati. Ala mak apa pula itu pake setengah mati. Sedikit berlebihan kuakui. Aku gak akan mati karena ini.
Aku lagi cengeng saja. Rumah dan kamu membuat aku cengeng. Aku manusia biasa kadang kuat tegar seperti karang tak goyang diterjang ombak, kadang aku rapuh cengeng tapi tak lebai.
Mungkian datangnya beberapa masalah buat kusadar aku sendiri menghadapi manusia yang penuh 'keakuan', seperti statusku di facebook beberapa waktu lalu ''berani ngasih apa nahan gw disini (sok sokan)''.  dari merasa dimanfaatkan sampai merasa sok makanya di status ddalam kurung ada kata-kata sok-sokan. kita tunggu hasilnya besok meski tipis sesuai harapan.
pepatah bilang apa yang kau tanam itulah yang kau petik. Sadar atau tidak kita kecewa karena pernah mengecewakan. Aku pernah meninggalkan mungkin karena itu aku ditinggalkan.

16 February 2010

beribu malam minggu yang kulalui

berapa malam minggu yang telah dilalui sejak lahir? tak cukup jari tangan menghitungnya, mungkin tak penting, atau tak sepenting bagaimana malming (malam minggu) terlewati. sejak kapan malming menjadi hal yang sangat kau nanti?
mungkin sejak mulai masuk sekolah. malam minggu jelas sangat ditunggu waktunya tutup buku menyambut liburan sehari setelah enam hari menjadi hari yang cukup melelahkan/sangat melelahkan. atau sejak kau mulai menunggu seseorang datang kerumah menjemput atau sekedar berkunjung. atau sejak menjadi penjual setangkai bunga mawar merah dibalut plastik yg kau jajakan hanya di malam minggu disimpang-simpang lampu lalu lintas.

ceritaku dimalam minggu-malam minggu yang lalu..
kumulai dari malam minggu dijaman dahulu kala, dimana kami sekeluarga belum punya tv, jadi malam minggu kami mengungsi ke rumah bibi untuk menonton tv, tak ingat betul sudah sekolah atau belum waktu itu. yang jelas tiap pulang jam 12 malam pas tayangan tvri satu-satunya stasiun tv waktu itu habis, dan tak jarang bapak menggendongku pulang karena ketiduran atau aku dan kakakku  jalan dengan muka mengantug dikesunyian malam  menggeret sendal jepit yang kami pakai.
tak berlangsung lama, bapak berhasil membelikan kami tv. Alhamdulillah.
malam minggu jadi lebih berwarna dirumah meski dengan tv hitam putih waktu itu. acara-acara unggulan malam minggu ditunggu-tunggu dari s a f a r i - safari sampe film lepas, setelah dunia dalam berita. harus berulang kali mencuci muka untuk bisa sampai nonton film lepas itu
masa-masa bengen berhasil dilalui dengan manis :D

lompatan jauh, kemasa remaja, meski tak terlalu berharap ada yang datang, tetep ngarep dot com.*_-
ah lewat pokoknya begitulah malam minggu yang aneh.
atau jadi bulan-bulanan nya si aa, bikinin teh untuk temennya yang seabreg itu. klo gak namatin cerita pendekar rajawali sakti atau wiro sableng :D.
atau ngumpet dikamar nulis-nulis diary, tulis robek tulis robek. abg banget ya..

kuliah...ada tiga sesi, pertama waktu tinggal ma sodara di rancaekek yang kedua waktu tinggal diasrama dan yang ketiga waktu tinggal dikos2an
waktu tinggal di sodara: uwak mempunyai 2 orang anak, laki-laki dan perempuan klo dah malam minggu jadwal nya mbak (anak uwak yg perempuan) diapelin, hmm males aja gitu  ngeliatin orang pacaran ini hampir setahun. aku dan 2 saudaraku(anak2 uwak) yang menempati lantai dua rumah uwak menghabiskan malam minggu dengan martabak bangka dan coca cola hampir sepanjang malam minggu. pernah disuatu malam, dimana kantuk mulai menyerang, dan yang berpacaran tak kunjung selesai, dengan martabak ditangan untuk menghilangkan kantuk, ternyata tak membuat kantuk pergi begitu saja. kelamaan nunggu yang pacaran bubaran, daku terkapar tak tertahankan dengan satu gigitan martabak di dalam mulut yang belum sempet tertelan. ketika bangun antara sadar dan tak sadar kukunyah martabak tersisa :D mmm rasa diyakini tak berubah. sumpah :P. geuleuh

di asrama putri gedung f. kapasitas asrama 3 lantai 24 kamar masing2 kamar dihuni 6- 8 orang dengan satu telpon dilobi tentu membuat malam minggu menjadi waktu nya antri menunggu telpon. untuk luar daerah biasanya menunggu telpon jam 11 malam sampai dengan jam 6 pagi, diskon 75% bukan?
bisa dipastikan beragam bau yang nempel di telpon. ini agak berlebihan.
klo ga ada telpon ya paling nonton tv dikamar yang sepi karena rata-rata penghuni kamarku waktu itu dah dapet panggilan dari penjaga ruangan lobi pertanda ada yang mengunjungi.

di kos : horay bebas, seperti dirumah sendiri lebih bebas malah. klo dulu mo nelpon harus ke wartel, dikos ga perlu udah disediain asal siap bayar di akhir bulan. kapasitas ruang tamu rumah kos hanya mampu menampung 2 pasang saja. yang terlambat sedikit ya harus mengalah. meski ruang tengah berukuran lebih besar, tapi ada peraturan "batas laki-laki" yaitu hanya sampai ruang tamu. klo mo pipis..tuh kesebelah sana dikit ada mesjid silahkan pipis di mesjid jadi gak ada alasan buat masuk ke ruangan tengah. aturan yang indah. :D

sekarang malam minggu, nonton bareng ma anak yang meski harus rela ..aku rela ..rela menyesuaikan fim yang ditonton seputar dora, barney, lagu anak-anak. sambil nunggu telpon di seberang samudera sana di benua berbeda. kadang2 curi2 channel pengen liat take me out.
"bundaaa itu jelek cinta..cintaan"
"kenapa siy kalo cinta itu harus pake rok pendek?" Gubraggg..
bener-bener fatal kalau salah channel.

05 February 2010

segelas air untuk bunda

hujan deras mengguyur kota bogor hampir tiap sore awal bulan ini, sebagai motoris alias pengendara motor, hal ini sedikit merepotkan, syukur ada jas hujan jadi bisa tetep melaju dengannya. meski harus extra berhati-hati dari padangan yang sedikit terganggu, sesekali tangan menyapu kaca helm bak wiper mobil. sampe jalan yang licin dan lubang yang tersamar oleh genangan air.
palagi jalan di kota bogor yang kaya akan lubang-lubang, klo ga hapal jalan bisa celaka.
hal lainnnya adalah motor yang baru dicuci harus kotor lagi horay itu terjadi padaku,
gara-gara gatel ngeliat motor yang burem setelah ganti oli terus ngelaju ke tepat penyucian mobil
yang sekaligus melayani cuci motor padahal langit dah mendung pertanda hujan.
"bang bannya disemir ya, berapa?"
"8000", jawabnya
setelah membayar lunas saya menunggu ditemani sebuah koran terbitan kota ini.
diluar perkiraan saya, cuci mencuci selesai lebih cepat.
hasilnya tak seperti yang diharapkan. ban masih tampak kuning.
"katanya disemir", kecewaku tak tertutupi

hujan yang mengguyur melengkapi titik-titik debu dimotor. sesampai dirumah kucoba cuci ulang. sebenernya
emang lebih puas nyuci sendiri, tapi kadang-kadang aya jadi pengen ikutan, ujung-ujungnya basah-
basahan. khawatir pilek padahal baru dua hari yang lalu ke dokter.

okelah, kali ini bunda turutin aja dulu kemauan aya bantu-bantu, dengan mengenakan sikat gigi bekas
aya mulai menyikat tanah-tanah yang menempel di pelindung knalpot.
syukurlah tak lama kemudian aya masuk kerumah meninggalkan ku yang sedang menyemprot kit
dihampir seluruh bagian motor.
sedang asyik2 mengelap, aya datang dengan sesuatu ditangannya
"ini untuk bunda", tangannya menyodorkan segelas air dengan wajah yang manis tapi malu-malu
"ow... anak bunda baik sekali, terima kasih ya nak"segera kuraih gelas dari tangan mungilnya. kuciumi pipinya
"eits bunda minumnya sambil duduk ya"
aku mengangguk
setelah duduk, segera air dalam gelas mengalir dikerongkonganku.
"hummmmhhh ma kasih ya aya"

Alhamdulillah ya Allah.
Semoga Engkau jadikan anakku anak yang solehah.Amin

29 January 2010

Pengen Bener

ijin belajar...kok baru ngurus? hah yang dulu itu belum lulus lulus mpe sekarang? jangan idealis? ada saatnya kita idealis ? saya sarankan kuliah di tempat yang cepet lulusnya aja?
huuu komentarnya muacem-macem. itu juga yang jadi alasan nunda-nunda ngajuin ijin belajar selain masih lama lulusnya, males denger komentar-komentar semacam diatas.

idealis tuh sebenernya apa sih, klo ditujukan untuk saya kok rasanya jauuuuuhhh banget. oo soal kuliah itu saya cuma ingin bener. ingin bener aja. apa idealis itu = ingin bener?
hati nurani saya masih ga nerimo rasanya klo harus kuliah "asal". asal cepet lulus naik pangkat. kok rasanya bodohin dan bohongin diri sendiri bahkan orang banyak. ini idealis? beda bung. ini bukan idealis!
klo idealis itu selain kuliahnya di tempat yang bener, belajarnya dan nilainya juga bener. kuliah saya dah bener, tapi yaaa nilai eghhh ip masih nasakom alias nasib satu koma ...oohhh nasib nasib otak gw bukan jongkok lagi tapi dah tiarap..tapi yang penting saya BENER.

yang mau naik pangkat duluan dipersilahkan, jadi inget percakapan dengen atasan.
atasan : kapan atuh lulusnya? 
gw      : ah saya mah masih lama pak. saya pake jalur lambat
atasan : ayo. disini mah kepintaran gak penting, yang penting cepet lulus naik pangkat 
gw      : (dalam hati) garis bawahi itu gak penting

ntah kenapa itu jadi terngiang-ngiang...gak penting...gak penting...gak penting...serasa berada di goa bergema didalam kepala, meskipun gw bukan orang yang pinter, tapi....kok rasanya aneh, kayaknya itu curhatnya dia deh :D
maaf pak 1. saya ga pinter 2. gak terobsesi jadi pejabat. 3 tapi pak saya ga suka punya atasan ga pinter :P
biasanya kalo ga pinter pegang kekuasaan : 1. jadi sombong, petentang petenteng gitu, bukan orang yang berisi itu makin lama makin merunduk (ilmu padi), 2 tukang nyuruh, mau minum aja nyuruh ambil anak buah 3.suka stress dan bikin anak buah stress. 4. ga menghargai orang 5. suka cemberut klo bulan tua atau sepi order 6. sumringah kalo lagi ada yang ngasih duit. 7. tau dikit omongnya gede...

duh jadi laper, bis ngomel-ngomel mang suka laper ya, klo dah kenyang ngantug tinggal tidur, trus kapan belajarnya...huaaa pantes aja lama lulusnya hihihihi yang penting bener


 

17 January 2010

Sabtu yang Ditunggu

Sabtu menjelang, akhirnya bisa bangun siang, seminggu kebelakang hari-hari yang melelahkan asistensi dan wara wiri beresin rumah yang ada aja kurangnya padahal cuaca saat ini di Bogor hampir sepanjang hari diguyur hujan. Biasanya jumat bisa sedikit santai ternyata tidak, peraturan baru jumat diwajibkan apel dikantor, dan masih dalam peraturan baru tingkat kehadiran apel dinilai yang akan mempengaruhi nilai tunjangan yang diterima..ow tidax. it's about money man :P

dan ini sabtu, rintik hujan terdengar, dingin menyusup sampe ketulang, selimut ditarik. mungkin adegan ini terjadi dimana-mana kan hujan merata disetiap kota..huff aya harus les, ok..wake up honey, ayo mandi. aya malah menarik selimut yang sebagian besar dikuasaiku ke ke ke. "bunda dulu aja deh";"gak ah aya aja dulu yang mau leskan aya bukan bunda"(sambil benerin selimut);"trus aya mandinya dengen sapa?";"o iya dengen bunda ya?"--melirik jam --"hah? dah jam 7 tadi perasaan pas sholat subuh masih gelap"

jam setengah 9 akhirnya sampe di sekolah aya mmm telat setengah jam, guru lesnya dah menunggu.aya dan bu tita (guru les aya) berpelukan. "da..bunda"--aku cuma membalas dengan lambaian, aya masuk ke dalam kelas, dan ga jauh-jauh kok masih nungguin dua jam kedepan. hujan masih rintik-rintik aku berteduh di mesjid deket sekolah. bosen, didepan mesjid ada pohon rambutan yang buahnya masih hijau, kupetik satu yang hijaunya mulai pudar, hmm asemmm, langkah kaki menjauh dari mesjid menuju ladang dibelakang sekolah, petani-petani tetap semangat ditengah rintik hujan. malu rasanya kalo mereka tau aku tengah merindukan meringkuk di balik selimut.



Foto-foto minggu ini:

a. Putih Diatas Hitam                              b. Narsis abis asistensi


c. Salah satu tempat sejarah                d. Gedung peninggalan kolonial (penampakan)



06 January 2010

Tahun Baru 2010

sekarang dah tanggal 6 Januari 2010, mungkin ga terlalu telat untuk mengucapkan Selamat Tahun Baru 2010.
ada apa ditiap tahun baru, selain terompet, kembang api, bakar jagung, harapan..ya harapan semoga tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
tanggal 31 Desember menjelang malem jalan menuju Puncak dah macet, perhatian pada pengguna motor, dengan jaket tebal helm sarung tangan dan tas ransel, ujan sore diwaktu itu bukan penghalang, para pedagang jagung di ruas jalan lainnya mulai menggelar dagangannya, semarak tahun baru sangat kental terasa.
beberapa teman merayakan tahun baru di orchad walk pada sebuah perumahan paling mewah di kota ini yang dikelola pengusaha ternama dinegeri ini, denger ceritanya sih sepertinya meriah..meriah sekali.
teman lainnya merayakan tahun baru di rumah saudara, yang telah mempersiapkan makanan yang siap dikunyah.
teman satunya tahun baruan di depan komputer yang terhubung dengan jaringan, berselancar di facebook, ym dlsbnya.
sedangkan saya...tidur pulas, dan terbangun saat orang-orang meniup terompet keras keras menandai pergantian tahun.
saya tak banyak keinginan tahun ini, palagi dengan target-target tertentu, cuma yang saya ingat, saya ingin sekali punya bisnis yang settle, tapi ini sedari tahun lalu dan ga atau mudah-mudahan belum saja terktuwujud sampe sekarang :).
dan tahun ini pengennya dah bisa ngasih aya adik, walaupun sempet terpikir apa rasanya hamil jauh dari suami, tapi banyak pertimbangan hingga saya harus memutuskan kapan lagi kalo tidak sekarang, usia yang bukan golongan muda lagi. waktu benar-benar lari  menjauh, menggerogoti sedikit demi sedikit jatah hidup yang telah diberikan. ini termasuk keinginan di tahun yang baru ini.

HAPPY NEW YEAR 2010