Pages

16 February 2010

beribu malam minggu yang kulalui

berapa malam minggu yang telah dilalui sejak lahir? tak cukup jari tangan menghitungnya, mungkin tak penting, atau tak sepenting bagaimana malming (malam minggu) terlewati. sejak kapan malming menjadi hal yang sangat kau nanti?
mungkin sejak mulai masuk sekolah. malam minggu jelas sangat ditunggu waktunya tutup buku menyambut liburan sehari setelah enam hari menjadi hari yang cukup melelahkan/sangat melelahkan. atau sejak kau mulai menunggu seseorang datang kerumah menjemput atau sekedar berkunjung. atau sejak menjadi penjual setangkai bunga mawar merah dibalut plastik yg kau jajakan hanya di malam minggu disimpang-simpang lampu lalu lintas.

ceritaku dimalam minggu-malam minggu yang lalu..
kumulai dari malam minggu dijaman dahulu kala, dimana kami sekeluarga belum punya tv, jadi malam minggu kami mengungsi ke rumah bibi untuk menonton tv, tak ingat betul sudah sekolah atau belum waktu itu. yang jelas tiap pulang jam 12 malam pas tayangan tvri satu-satunya stasiun tv waktu itu habis, dan tak jarang bapak menggendongku pulang karena ketiduran atau aku dan kakakku  jalan dengan muka mengantug dikesunyian malam  menggeret sendal jepit yang kami pakai.
tak berlangsung lama, bapak berhasil membelikan kami tv. Alhamdulillah.
malam minggu jadi lebih berwarna dirumah meski dengan tv hitam putih waktu itu. acara-acara unggulan malam minggu ditunggu-tunggu dari s a f a r i - safari sampe film lepas, setelah dunia dalam berita. harus berulang kali mencuci muka untuk bisa sampai nonton film lepas itu
masa-masa bengen berhasil dilalui dengan manis :D

lompatan jauh, kemasa remaja, meski tak terlalu berharap ada yang datang, tetep ngarep dot com.*_-
ah lewat pokoknya begitulah malam minggu yang aneh.
atau jadi bulan-bulanan nya si aa, bikinin teh untuk temennya yang seabreg itu. klo gak namatin cerita pendekar rajawali sakti atau wiro sableng :D.
atau ngumpet dikamar nulis-nulis diary, tulis robek tulis robek. abg banget ya..

kuliah...ada tiga sesi, pertama waktu tinggal ma sodara di rancaekek yang kedua waktu tinggal diasrama dan yang ketiga waktu tinggal dikos2an
waktu tinggal di sodara: uwak mempunyai 2 orang anak, laki-laki dan perempuan klo dah malam minggu jadwal nya mbak (anak uwak yg perempuan) diapelin, hmm males aja gitu  ngeliatin orang pacaran ini hampir setahun. aku dan 2 saudaraku(anak2 uwak) yang menempati lantai dua rumah uwak menghabiskan malam minggu dengan martabak bangka dan coca cola hampir sepanjang malam minggu. pernah disuatu malam, dimana kantuk mulai menyerang, dan yang berpacaran tak kunjung selesai, dengan martabak ditangan untuk menghilangkan kantuk, ternyata tak membuat kantuk pergi begitu saja. kelamaan nunggu yang pacaran bubaran, daku terkapar tak tertahankan dengan satu gigitan martabak di dalam mulut yang belum sempet tertelan. ketika bangun antara sadar dan tak sadar kukunyah martabak tersisa :D mmm rasa diyakini tak berubah. sumpah :P. geuleuh

di asrama putri gedung f. kapasitas asrama 3 lantai 24 kamar masing2 kamar dihuni 6- 8 orang dengan satu telpon dilobi tentu membuat malam minggu menjadi waktu nya antri menunggu telpon. untuk luar daerah biasanya menunggu telpon jam 11 malam sampai dengan jam 6 pagi, diskon 75% bukan?
bisa dipastikan beragam bau yang nempel di telpon. ini agak berlebihan.
klo ga ada telpon ya paling nonton tv dikamar yang sepi karena rata-rata penghuni kamarku waktu itu dah dapet panggilan dari penjaga ruangan lobi pertanda ada yang mengunjungi.

di kos : horay bebas, seperti dirumah sendiri lebih bebas malah. klo dulu mo nelpon harus ke wartel, dikos ga perlu udah disediain asal siap bayar di akhir bulan. kapasitas ruang tamu rumah kos hanya mampu menampung 2 pasang saja. yang terlambat sedikit ya harus mengalah. meski ruang tengah berukuran lebih besar, tapi ada peraturan "batas laki-laki" yaitu hanya sampai ruang tamu. klo mo pipis..tuh kesebelah sana dikit ada mesjid silahkan pipis di mesjid jadi gak ada alasan buat masuk ke ruangan tengah. aturan yang indah. :D

sekarang malam minggu, nonton bareng ma anak yang meski harus rela ..aku rela ..rela menyesuaikan fim yang ditonton seputar dora, barney, lagu anak-anak. sambil nunggu telpon di seberang samudera sana di benua berbeda. kadang2 curi2 channel pengen liat take me out.
"bundaaa itu jelek cinta..cintaan"
"kenapa siy kalo cinta itu harus pake rok pendek?" Gubraggg..
bener-bener fatal kalau salah channel.

05 February 2010

segelas air untuk bunda

hujan deras mengguyur kota bogor hampir tiap sore awal bulan ini, sebagai motoris alias pengendara motor, hal ini sedikit merepotkan, syukur ada jas hujan jadi bisa tetep melaju dengannya. meski harus extra berhati-hati dari padangan yang sedikit terganggu, sesekali tangan menyapu kaca helm bak wiper mobil. sampe jalan yang licin dan lubang yang tersamar oleh genangan air.
palagi jalan di kota bogor yang kaya akan lubang-lubang, klo ga hapal jalan bisa celaka.
hal lainnnya adalah motor yang baru dicuci harus kotor lagi horay itu terjadi padaku,
gara-gara gatel ngeliat motor yang burem setelah ganti oli terus ngelaju ke tepat penyucian mobil
yang sekaligus melayani cuci motor padahal langit dah mendung pertanda hujan.
"bang bannya disemir ya, berapa?"
"8000", jawabnya
setelah membayar lunas saya menunggu ditemani sebuah koran terbitan kota ini.
diluar perkiraan saya, cuci mencuci selesai lebih cepat.
hasilnya tak seperti yang diharapkan. ban masih tampak kuning.
"katanya disemir", kecewaku tak tertutupi

hujan yang mengguyur melengkapi titik-titik debu dimotor. sesampai dirumah kucoba cuci ulang. sebenernya
emang lebih puas nyuci sendiri, tapi kadang-kadang aya jadi pengen ikutan, ujung-ujungnya basah-
basahan. khawatir pilek padahal baru dua hari yang lalu ke dokter.

okelah, kali ini bunda turutin aja dulu kemauan aya bantu-bantu, dengan mengenakan sikat gigi bekas
aya mulai menyikat tanah-tanah yang menempel di pelindung knalpot.
syukurlah tak lama kemudian aya masuk kerumah meninggalkan ku yang sedang menyemprot kit
dihampir seluruh bagian motor.
sedang asyik2 mengelap, aya datang dengan sesuatu ditangannya
"ini untuk bunda", tangannya menyodorkan segelas air dengan wajah yang manis tapi malu-malu
"ow... anak bunda baik sekali, terima kasih ya nak"segera kuraih gelas dari tangan mungilnya. kuciumi pipinya
"eits bunda minumnya sambil duduk ya"
aku mengangguk
setelah duduk, segera air dalam gelas mengalir dikerongkonganku.
"hummmmhhh ma kasih ya aya"

Alhamdulillah ya Allah.
Semoga Engkau jadikan anakku anak yang solehah.Amin