Kodratnya perempuan itu ceriwis ya dibanding laki-laki. Kalo laki-laki ceriwis itumah lekong ne.
Perempuan itu juga sensitif dan moody.
Perempuan itu suka membesarkan hal-hal kecil (sepele). Perempuan jagonya soal ini. Makanya Ma Erot sukses ups...:D
Punya temen? iya punya.
Punya sahabat? mmm ga ada.
Memang hanya orang-orang yang beruntung yang memiliki sahabat(katanya)
Mulai ambil cermin... ngaca...
Kenapa ya, ngga punya sahabat?
Apa mungkin sifat saya yang jelek?
Apa mungkin karena kuper?
atau emang sibuk sendiri?
Cermin cermin ajaib coba jawab kenapa?...#liat cermin aww tidak saya gendut...o maaf bukan itu jawaban dari cermin. Cermin hanya mampu melihat apa yang dilihat oleh mata. Jadi apa jawaban cermin? gendut. Tapi itu bukan jawaban pertanyaan diatas.
Out of the box.
Apa ada yang menganggap saya sahabat?
Kalo jawabannya iya, kasihan sekali dia sahabatnya merasa tidak seperti yang ia rasa.
Jangan ikut-ikutan ambil cermin, cermin sering berbohong keliatan kurus padahal timbangan melampui ideal, tapi suka menyenangkan ngaca dicermin kayak ini. Keliatan lebih tirus dan bisa makan banyak lagi.
Cermin yang skalanya 1 : 1 , melihat apa adanya. Ini mungkin yang sering dibelah seperti kata pepatah...buruk muka cermin dibelah.
Cermin yang ngegendutin ga ada pasti yang mau ngaca. Ga mau makan abis ngaca kecuali ditraktir. Kenapa jadi bahas cermin?
Kalo jawabannya tidak. Ini bikin saya lega. Saya aja yang harus ambil cermin. Bukan cermin. Intropeksi dan ruqyah serta sekali-kali bekam.
Bekam bisa melancarkan peredaran darah dan membuang darah kotor yang dapat menimbulkan penyakit kronis seperti ga punya temen.
Ah tidak itu hanya becanda yang garing. Kriuk.
Nah itu... biasanya yang banyak temen itu yang humoris. Becandanya ga garing.
Saya sudah ketemu jawabannya kurang humoris atau tidak humoris sama sekali.
Hasil instropeksi :
Punya temen atau tidak, humoris atau tidak, kurus atau gendut. Jadilah orang baik. Walaupun lagi moody, PMS melanda. Stay Calm dan be a good people.
Susah.. iya..jadi orang baik itu ga gampang apalagi masih memihak diri sendiri seperti saya.
Anggaplah ini resolusi tahun baru. Be A Good People. Itu. :D
30 November 2018
29 June 2018
Lebaran Tahun Ini
Minal 'aidin wal faizin .. Aamiin.
Mohon maaf lahir dan batin
Lebaran dimana kamu? Saya lebaran di rumah tidak pulang ke kampung halaman. Untunglah ada ibu yang dari awal puasa sudah mengunjungi saya disini.
Jadi dihari pertama lebaran saya ditemani ibu dan anak-anak, suami ada tugas di pulau Sumatera. Padahal kalo dipikir-pikir ya mendingan mudik. Tapi sudahlah lebaran disini aja lagiankan ada ibu.
Bikin kue? ngga sama sekali, ga semangat untungnya dapet parcel beberapa topless dan beli juga kue-kue kering dari temen. Kata Bimo sih masih enakan kue buatan bunda, kode banget tapi beneran semangat menjauh mau kemana-mana juga macet.
.
.
.
Lebaran pertama. Alhamdulillah bisa ikut sholat idul fitri , Kakak, dek Bimo, Nenek dan Saya. Pulang dari sholat nunggu saudara-saudara dan Ibu mertua datang ke rumah. Gimana kurang baeknya coba saya mah tinggal duduk manis aja.
Hidangan lebaran dari semalam sdh siap. Ketupat juga dianterin sama tante. Lebaran kali ni mak leha-leha banget.
Acara kumpul-kumpul juga sebentar, om, tante, ibu mertua, kakak dan keponakan berangkat jalan-jalan ke Cirebon, Yogyakarta dan Semarang. Jadi tinggal kita bengong bertiga di rumah. Bimo dah bosen bolak-balik man HP dan nonton TV.
.
.
Lebaran ke-tiga ayuklah kita ke Gunung, sekalian ke makam eyang kakung. Desa tarik kolot, deket banget dengan highland. Walaupun deket tetep aja ga mampir. Ini pantat berasa panas naik motor gonceng tiga sia-sia mak leha-leha ujung-ujungnya remuk juga.
.
![]() |
| @desa tarik kolot |
.
Keesokannya udah atur rencana liburan, googling transportasi antara ice skiting mall taman anggrek atau ke taman bunga. Taman bunga nusantara lewat puncak sudah jelas macet. Ok fix ke Jakarta.
Tiba harinya kita bertiga menuju stasiun dan ternyata ruameeeeeee sekali. Seperti suasana arus mudik, mak ga sanggup kita cancel dulu ya dek. Padahal persiapan bim dah mateng banget, pake kaos kaki, sepatu lengkap dengan sarung tangan. Dirayu-rayu akhirnya kembali ke selera asal ...funworld...yeeee
Jadi kita ngga kemana-mana masih di Bogor bogor aja judulnya mah.
08 February 2018
Hujan dan teman
Dari semalam Bogor diguyur hujan, siang ini saat ketikan blog ini melaju huruf per huruf, hujan telah usai berganti dengan hangatnya cahaya matahari, sinarnya mulai menembus awan yang tadi pagi sangat tebal dan hitam. Ga tau juga berapa lama hangat ini bertahan dah seminggu ini awan tebal menghiasi langit kota ini.
Kata anak zaman now cuacanya bikin mager (males gerak) tapi jadwal pengangkut sampah dan jadwal lain-lainnya tak ada "S&K" semua must be on time. Selesai subuh hujan makin deras.
Hujan selalu membangkitkan kenangan. Apakah hujan terdiri dari 10 % air dan 90% kenangan ? Tentu tidak
Sementara tugas naluri keibuan tuntas, sudah sarapan dan sudah berada di sekolah. Bolehlah dapat reward secangkir kopi hangat sama koneksi internet. Langit diatas sana masih hitam berat menanggung beban. Bentar lagi hujan nah tuh kan hujan.
Kangen langit biru beberapa hari kedepan mungkin ga-kan ada langit biru. Tak selamanya langit itu biru kayak tak selamanya mendung itu hujan atau tak selamanya mendung itu kelabu (kayak lagunya Chrisye) atau tak selamanya politik itu kejam (nah lagunya Iwan Fals ).
Didunia semuanya memang "tak selamanya". Yang kita punya, yang bersama kita semua tak selamanya. Seperti teman tak selamanya menjadi "teman", tak selamanya "menemani".
Dari TK, SD sampai sekarang siapa teman yang selalu ada (mikir...pura-pura mikir ...e eh beneran mikir). Ga ada.
"Everyone has a friend during each stage of life but only lucky ones have the same friend in all stages of life".
Kalo begitu saya hanya kurang beruntung. Berita bagusnya i have a lot of friend and my friends in each stage always ready to listen me even if they are not be in the stage.
Sebagaimana setiap manusia itu unik, begitupun teman mereka unik.
Simpati sama seorang teman sebut saja dia mawar. Entah kebetulan entah tidak kenapa mawar selalu contact me hanya saat dia memerlukan sesuatu. Entah itu duit atau baju. Kebanyakan soal duit sih. Dan yang paling aneh, tolong pesenin gojek. Aneh juga. Ok gada yang ngga buat teman. Ok mawar butuh apa lagi? jangan sungkan-sungkan ya....
Kangen langit biru beberapa hari kedepan mungkin ga-kan ada langit biru. Tak selamanya langit itu biru kayak tak selamanya mendung itu hujan atau tak selamanya mendung itu kelabu (kayak lagunya Chrisye) atau tak selamanya politik itu kejam (nah lagunya Iwan Fals ).
Didunia semuanya memang "tak selamanya". Yang kita punya, yang bersama kita semua tak selamanya. Seperti teman tak selamanya menjadi "teman", tak selamanya "menemani".
Dari TK, SD sampai sekarang siapa teman yang selalu ada (mikir...pura-pura mikir ...e eh beneran mikir). Ga ada.
"Everyone has a friend during each stage of life but only lucky ones have the same friend in all stages of life".
Kalo begitu saya hanya kurang beruntung. Berita bagusnya i have a lot of friend and my friends in each stage always ready to listen me even if they are not be in the stage.
Sebagaimana setiap manusia itu unik, begitupun teman mereka unik.
Simpati sama seorang teman sebut saja dia mawar. Entah kebetulan entah tidak kenapa mawar selalu contact me hanya saat dia memerlukan sesuatu. Entah itu duit atau baju. Kebanyakan soal duit sih. Dan yang paling aneh, tolong pesenin gojek. Aneh juga. Ok gada yang ngga buat teman. Ok mawar butuh apa lagi? jangan sungkan-sungkan ya....
Subscribe to:
Posts (Atom)


