Pages

04 June 2010

laptop

resmi sudah seminggu aku tak pernah menjinjing laptop ke kantor. sebelumnya dah siap dengan copy data ke komputer seadanya (masih layak di bilang komputer ga ya niy komputer ;))
kerja keras, ikhlas dan cerdas yang diusung oleh pemerintahan kota ini dijadikan bahan tutup mulut untuk saya terutama dan teman-teman satu seksi untuk tetap nerima dengan terpaksa sebenernya (jadi tetep aja ga ikhlas :D)
perhatian sangat minim... sorry to say
bukannya tak pernah usaha, selain langsung minta ke bagian perlengkapan kantor ini, usaha lainnya dengan doa.
hasilnya adalah
dari bagian perlengkapan : nihil, yang ada semprotan-semprotan halus dan kasar yang sangat menyentuh perasaan untuk sapa aja yang ngedengernya terutama untuk bagi yang minta. yang diutus ke bagian perlengkapan harus mempunyai telinga dengen daya pantul yang tinggi, ketika dicaci maki telinganya bisa memantulkan kembali alias pura-pura ga denger.:D
dari doa : Allah maha baik, kita minta komputer, Dia malah memberikan kita rezeki untuk membeli sendiri laptop, al hasil diruanganku satu-satu bawa laptop, daripada menghadapi komputer jaman batu, yang mengikis habis kesabaran.

tak layaknya kantor, yang ketika pegawai datang ruangan sudah bersih, air minum (teh ataupun putih) diatas meja. ketika duduk pegawai dah siap bekerja.
ga ada serpis(pake "p" :P) semacam itu disini, dateng harus ngelap meja sendiri. haus ya beli sendiri laaaa.

OOOOO iya tidak boleh mengeluh...
semoga ada perbaikanlah kedepannya.
dan pak bu saya bukan orang yang biasa makan gaji buta. tapi saya kadang juga butuh diarahkan. kalo bapak-bapak yang taunya marah2 karena kerjaannya gak selesai coba kita-kita diperhatikan ya.
selain itu pak bu jangan pukul rata, klo marah. saya ga terima klo saya dibilang kerjanya santai-santai.
saya orang yang mempunyai rasa empati.
saya ga bawa laptop karena saya ga kuat, lari-lari ngejar apel selagi hamil sambil bawa laptop. bukan menghindar dari kerjaan (klo mau kasar laptop laptop saya terserah saya donk...)


sungguh kantor yang aneh.

0 comments: