Pages

22 February 2012

my heart

aku diam mendengarkan jantungku sendiri berdetak, pelan tapi terus berdetak. tiba-tiba terpikir bagaimana bila tak lagi berdetak, belum lagi aku memikirkannya aku sudah mulai merindu detak jantungku sendiri, aku diam masih pada posisi yang sama, takut jangan-jangan suara jantung tak terdengar jelas.
spontan rasa syukur mengiringi tiap detak jantung "Allaah, tak ada nikmatmu yang bisa hama dustai, Alhamdulillah"
Alhamdulillah untuk pendengaran yang masih bisa mendengar detak jantung
Alhamdulillah untuk kehidupan ini yang berirama seiring detak jantung
Alhamdulillah untuk jantung itu sendiri yang masih berdetak

detak ini hampir tak berasa saat kulalui hari-hari yang serba biasa dalam hidup hingga aku tak pernah merasa ada jantung yang terus bekerja sekalipun aku tidur, tapi detak ini menjadi menyentak bahkan terkadang mata menangis dan terkadang gelak terkuak.ternyata hidup penuh warna.

masih ingat bagaimana jantung berdetak jika guru mulai menunjuk satu-satu murid untuk menyelesaikan soal dipapan tulis. 
bagaimana jantung berdetak saat sang pujaan menyatakan cinta, saat menunggu hasil ujian, pengumuman kelulusan, saat proses pernikahan, saat persiapan melahirkan.
detak jantung ini mewakili irama kehidupan, saat emosi meninggi ia berirama cepat, saat datar ia berirama datar 

my heart tiap detakmu, hidupkan rasa syukurku 
  

0 comments: