lebaran tahun ini gagal pulang kampung halaman bukan karena ga punya kampung halaman atau lupa halaman berapa. tapi emang belom jodoh.
sebelum puasa mamak telah tiba lebih dulu di sini dan berlebaran disini. jadi kami dak balek kampong.
Mumpung ada disini kita jalan-jalan walaupun sebenernya mamak dah fasih jalan-jalan keliling ogor dan Jakarta yang belum kesampaian jalan-jalan ke Bandung. alasan klise macet.
anak-anak seneng neneknya dateng, apalagi segala keinginan gampang terwujud kayak tukang sulap sekali ngek dikabulkan sekali ngek dikabulkan.
Udah gempor keliling ke sanak saudara. Cari tempat yang ga macet iyaaa bener ke Jakarta berkunjung ke Museum Gajah. Deket dengen gedung Indosat, beberapa tahun lalu pernah ngantor di gedung itu. Manalah tau tetangga kanan kiri wong jumat sore dah lari-lari ke Stasiun balik ke Bandung wah hari-hari yang berat eh kok jadi ngomongin masa lalu.
Museum Gajah, masuk halaman Museum terdapat patung gajah
Museum ini punya banyak koleksi ada peninggalan zaman batu, zaman perunggu, fosil-fosil manusia purba, peninggalan kerajaan - kerajaan dari seluruh nusantara, mahkota raja, perhiasan-perhiasan, arca-arca ada juga perjanjian keraajaan dan Belanda. Ada miniatur Borobudur. dan masih banyak lagi. Saat kunjungan kami (28 Juni 2017) gedung A sedang direnovasi jadi tertutup bagi pengunjung, berarti masih ada PR yang perlu untuk dikunjungi. Biaya masuknya murah hanya Rp. 5000 untuk dewasa dan Rp. 2000 untuk anak-anak






0 comments:
Post a Comment