Pages

24 September 2025

47 +++

 hello apa kabar....?

masih ada yang mampir di blogger? setelah dua tahun silam yes makin mendekat ke 50 artinya saya jelita, jelang lima puluh tahun.

saya mengabari era sekarang banjir informasi data dan bencana, mental illness jadi perbincangan dimana-mana, katanya serba mudah serba dekat serba cepat dan serba ada...dunia kayak toserba alias palu gada apa lu mau gua ada. 

but why mental illness? bukan gila sih tapi gangguan jiwa dan tapi mirip tapi atas dasar hak asasi manusia dan etika budaya dunia jangan sebut gila walaupun iya. padanan kata lainnya harus sesuai dengan buku yang disepakati jadi pedoman kalo ngga atau beda berarti lu yang sakit.

begitulah dunia hari ini. serba salah 

lu beda lu salah. CARI SELAMAT aja.

ngomongin budaya .. makin tua dunia makin bergeser budaya tapi kata yang tua. kata yang muda lah ini dunia. karena usia dunia kita berbeda. bagi mereka yang muda kita ibarat dinosaurus yang hampir punah sudah tidak sesuai dengan jaman now. padahal yang berproses itu lah yang kuat tegar dan dia sehat di dunia yang sekarang, ya hanya sesekali pegel karena kebanyakan geleng-geleng melihat tipu dunia yang serba mudah dan melenakan.Bahkan kegaptekannya bisa jadi yang menyelamatkannya.

Karena alih-alih uptodate melek teknologi justru tenggelam arus digitalisasi.

bagaimana tidak,  jati diri terseret oleh filter kamera, like dan opini orang lain. terombang ambing  akan pujian validasi, gengsi dan manipulasi. Itulah kebohongan yang nyata. ketika pikiran dan hati tak lagi sama. perkataan dan perbuatan tak lagi sejalan.

mari melihat lebih dalam ke diri sendiri. kita hanya perlu sendiri mencerna apa yang telah diberikan Sang Maha Kuasa. . bukankah manusia disertai insting olehNya disertai hati dan pikiran. ingat diri sendiri sampai akhirnya tidak ada penilaian untuk orang lain dan pembanding anugerah yang diberikan. Semuanya sudah sesuai takarannya. 

selamat istirahat.


0 comments: