teroris....yang terlintas di kepala pertama kali adalah sekelompok orang yang melakukan pengeboman atau pelaku dari teror.
Teror adalah serangan yang mengancam kenyamanan, keamanan, nilai2 yang mendasar pada kehidupan seseorang baik yang berdampak pada kematian maupun kegelisahan, kerisauan dan trauma2 dalam hidup.
Kalo mau jujur banyak sekali dalam hidup ini teroris-teroris yang mungkin tidak membunuh jiwa tapi nilai2 kejiwaan untuk bisa menjalani dan melanjutkan hidup ini secara lebih baik, sehat dan martabat secara sadar ataupun tidak.
Misal saya tak nyaman dengan beberapa tontonan di televisi yg katanya telah disensor ini, pada perkembangan anak2 saya yang masih polos dan dapat merekam segala kejadian yg dilihat dan didengarnya. Teror jugakah ini terhadap perkembangan tunas2 bangsa yang masih jauh menempuh perjalanan hidupnya.
Saya tak nyaman dengan beberapa pihak sekolah tinggi yang begitu mudah mengeluarkan selembar ijazah s1 dan s2, yang saya pikir sebuah penipuan terselubung yang jelas2 tidak mendidik. Saya pernah dengar sekolah yang bisa mengeluarkan ijazah sarjana dengan kuliah satu kali pertemuan belajar dan satu kali pertemuan lagi uts, satu pertemuan berikutnya belajar dan pertemuan berikutnya uas. Sayangnya sekolah ini diakui oleh pemda.
Ya biasanya dalam PNS yang sangat memperhitungkan ijazah S1 dan S2 untuk kenaikan pangkat/golongan , Gaji serta kedudukan struktural.
Kembali ke sekolah tinggi tadi, karena adanya surat kaleng akhirnya kerjasama dibatalkan dan ijasah dari sekolah yang bersangkutan tak diakui lagi. Lalu bagaimana lulusan2 yang sebelumnya, tanpa tindakan apapun dari pemda kenaikan pangkatnya terus berlanjut. Sementara kerugian buat temen saya yang sudah setengah jalan karena harus dibatalkan karena berpikir sekolah buat penyesuaian golongan dan buat apa sekolah kalau tidak bisa penyesuaian.
Apakah ini teror juga?
Saya sendiri pernah ngeliat temen saya melanjutkan s2 sedang mengisi lembar ujian uts di meja kantor saat jam kerja.
ini menjadi teror bagi saya untuk dipimpin sama orang-orang seperti ini. Benar2 lucu sistem ini.
Saya pikir kasihan juga pada temen-temen lain yg bener2 sekolah, meski terlihat sama tentu pada dasarnya berbeda.
19 April 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment