Pages

24 July 2013

pulau tidung

nenek moyangku seorang pelaut ...nenek moyangku loh ya bukan aku...kenal laut pertama kali dulu malah mabok...perjalanan menyeberang bakaheuni menuju merak atau sebaliknya itu awal-awal mengenal laut.zaman dimana harga tiket pesawat selangit untuk ukuran mahasiswa rantau seperti saya, yang ngga mampu bayar kos,cuma mampu bayar asrama dengan aturan-aturannya beserta ibu asrama berwajah angker..ga boleh pulang malem, padahal kita pulang malem cuma untuk internetan gratis di lab bukan dugem.
terima telepon harus antri yang mengakibatkan long relationship twink twink twink (matanya kedap kedip) berantakan --putus tus.                             
kembali lagi kelaut....jangan bilang : kelaut aja ( plis...)
dari hobi  internetan dan kesukaan akan traveling serta keuangan yang tipis kelimis kombinasi yang tragis berending gigis jaris ..eheheheheheh  fokus
beberapa  waktu lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi pulau tidung (yang ini gratis). pulau tidung masuk dalam satu dari pulau-pulau di kepulauan seribu. sebelum berangkat saya searching-searching penampakan dari pulau tidung ini, yang saya dapatkan hanya jembatan cintanya...saya membayangkan pantai indah berpasir putih berwarna air laut biru hijau.


pukul 05.30 WIB berangkat dari Bogor menuju Marina Ancol, cukup lama menunggu kapal yang mengangkut kami ke pulau tidung. sangat ramai di pelabuhan ini semua menuju pulau tidung. Travel Agent sibuk menghubungi orang yang mengurusi kapal, tak enak hati menunggu kami agak lama di jalan-jalan ruang tunggu tak cukup daya menampung banyak orang yang mempunyai rencana sama ke Pulau Tidung.
30 menit kemudian kami sudah mengantri mulai masuk speed boat nyaris tidak duduk kebagian didalam kabin tak luas mata memandang hamparan samudra. satu jam kemudian kami sampai di pulau tidung.
tampak sampah bertebaran dimana-mana ..mulai meragu bagaimana penampakan penginapan tempat bermalam.

kalo dilihat dari gambar penginapan yang kami tuju berlawanan arah dari tanah panah biru yaitu kearah sebelah kanan. melewati lorong jalan yang hanya bisa di lalui oleh sebuah motor. banyak rumah-rumah disewakan digantung papan bertuliskan home stay. penginapan yang kami tempati bener-bener ditepi lautan, ada sebuah kapal yang parkir didepan penginapan. penginapan lumayan bersih, dan banyak lalat dimana-mana. penginapan tidak sesuai dengan harapan saya. saya jadi ingin tau bagaiman penginapan sesuai tanda panah gambar diatas.
pagi-pagi setelah sarapan kami berjalan menuju perahu yang akan membawa kami ke tengah laut untk ber snorkling ria. berenang dilaut perlu perjuangan kalo di kolam renang sekali gerakan bisa meluncur maju kalo dilaut harus bertarung dengan ombak yang menghantam mundur. belum lagi airnya yang asin dan perih dimata. foto lagi snorkelingnya belum diambil kalo udah ntar di tempel disini.
setelah snorkling, menuju jembatan cinta banyak permainan air disana sofa boat, banana boat, donut boat etc. nyobain sofa boat, seru ngampul-ngampul ditengah laut.
besok waktunya kita pulang...kangen anak-anak
kita terlambat datang kepelabuhan kapal yang akan kita tumpangi sudah tarik jangkar dan daadadadaa kamu terlambat....manyun.com sebel kenapa ga dari tadi soalnya dari tadi kita dah siap cuma bengong nungguin kabar dan ternyata telat. luar biasa tinggal di pulau ini, untuk belanja harus ke jakarta dengan menggunakan kapal. angkutan umum yang menuju muara angke itu luar biasa menyeramkan, kondisi kapal yang memprihatinkan saya ga tau apakah itu benar2 laik jalan sangat-sangat penuh ada kasur, motor orang yang penuh sesak. 
akhirnya kapal yang kita tumpangi datang  segera menuju marina ancol. kali ini berkesempatan duduk diatas..oalaaaa anginnya luar biasa...kerudung harus dipegang agar tak lepas dari tempatnya hehehe ...


pemandangan diatas sejauh mata memandang hamparan laut biru membentang aishhhh..sundul gan..


















0 comments: