Pages

25 April 2019

After Polling Then Rolling

Setelah bising dengan  polling presiden, rolling pegawai mulai menjadi bahasan. Namanya juga pegawai receh siap-siap dipindahin atau kalo bagian yang ngurusin kepegawaiannya ngga peka ya kita inisiatif aja ajukan pindah syukur-syukur mereka peka, demi kenyamanan kerja, orientasi kerja tidak hanya sebatas money  justru kenyamanan jadi prioritas utama. 
Saya sendiri kenyamanan biasanya dirasakan hanya sampai lima tahun pertama, kalau hanya begitu-begitu saja dan itu-itu saja yang dikerjakan bisa jadi terlalu nyaman atau jatuhnya jadi bosan.
Untuk menghindari itu dan juga untuk alasan pengembangan diri maka perlulah rasanya 'rolling'. 

Desas-desus sudah mulai terdengar seneng aja denger temen yang mau di rolling, sambil nanya dalam hati how about me?. Rasanya masih enggan beranjak dari zona nyaman, karena posisi sudah enak. eit posisi lokasi maksudnya, ini lokasi tengah antara sekolah anak-anak dan rumah. Apapun bagi orangtua pastilah anak-anak prioritas utama.
Emang ga bosan? kalau bisa jawab sih pake banget bosannya. Bosan, merasa tidak dihargai semua kombinasi yang sulit untuk dibilang ini zona nyaman sebenernya tapi hidupkan ga cuma dikantor yang lebih hidup itu ketika berada dirumah bersama keluarga. Diposisi ini adalah posisi dimana saya tidak membawa kehidupan kantor yang penuh tetek bengek itu ke rumah. Senyaman itu. Lebih berhati-hati sekarang mungkin karena usia (dahhh tua guaaaa). Dulu setiap lima tahun sekali pindah kerja, merasa ngga nyaman langsung pindah. Tapi kepindahan dari tempat kerja terakhir dan akhirnya memilih pns itu sebenernya sedikit "paksaan". Kadang sampe sekarang saya masih menyesalinya. Dan sekarang ingin liat siapa aja yang dirolling. Penasaran. Besar-besaran katanya sih.

Masalah polling, ngomong-ngomong soal Quick Count (QC). QC itukan sudah dipake dari pemilu sebelum-sebelumnya dan itu semuanya terbukti secara keilmuwannya, Tahun 2014 memang ada lembaga-lembaga yang berbeda dengan lembaga lainnya dan sudah dikonfirmasi ternyata karena menggunakan metode yang salah. Tahun ini semua lembaga QC menampilkan hasil yang hampir sama.
Saya dapat tautan bagus dari teman sekantor dulu waktu masih sama-sama di IT Consultant. www.cobaqc.org buat temen-temen yang mau nyoba quick count sendiri, datanya diambil dari https://kawalpemilu.org yang merupakan proyek urun daya (crowdsourcing) netizen pro data Indonesia yang didirikan tahun 2014 untuk menjaga suara rakyat di Pemilihan Umum melalui penggunaan teknologi untuk melakukan real count secara cepat dan akurat (ngutip.red).
Yuk kita coba quick countnya. polling in lav with you lah pokoke.






0 comments: