Pages

28 July 2020

Pagi Dunia

Selamat Pagi Dunia,

Saya pengen nulis "sudah lama sekali ga nulis di blog" tapi rasanya basi ya karena pertama memang bukan penulis, yang karyanya dinanti para pembaca kedua kayaknya memang sudah sering ga nulis klo diliat balik kebelakang memang jarang nulis sih. 

        Posting terakhir April 2019, itu berarti sudah banyak banget cerita yang ga diabadikan diblog ini (untuk saya) . 
Sudah 2 (dua) kali pindah tempat kerja semua bikin ga nyaman honestly, walaupun masih bisa ketawa-ketiwi dan masih yaaaa dijalani aja banyak hikmah yang jelas.  Pengen jadi orang yang bebas tapi mau ga mau harus dijalani dan bebas itu pasti ga pernah ada, bolehlah tergantung kitanya tapi batasan-batasan kemampuan, kondisi dan semua pada diri ini tarik menarik. begitulah tapi mungkin ini yang dibilang keadaan menjadikan kita lebih kuat, keadaan membentuk kita. Ada Allah sebagai pemilik semua yang ada dilangit dan dibumi ini termasuk jasad ini. Masya Allah.

        Ada cerita lebaran yang syahdu karena jauh dari keluarga di Jambi dan lebih syahdu lagi memang ga bisa ketemu karena ada Pandemi Covid-19(Corona) tapi Alhamdulillahnya ada teknologi yang membuat kita bisa ngeliat wajah-wajah yang dirindukan. Masya Allah, banyak pahalanya ini yang membuat teknologi. Akibat Pandemi ini ga hanya keluarga di Jambi yang ga bisa didatangi bahkan keluarga di Bogor juga, lebaran kemaren sepi ngga ada kumpul-kumpul secara fisik.

        Ada Drama mencari sekolah buat kakak, horeeee kakak sudah SMA.
Impian bundanya ingin kakak masuk SMA Negeri pupus sudah, sekolah negeri jalur prestasi lapor kakak ga masuk, walaupun nilai kakak termasuk yang bagus tapi anak-anak negeri nilainya lebih gila lagi. SMP memang dari swasta dulu keterima di SMP Negeri cuma tidak kita ambil dengan beberapa pertimbangan. Lalu mengikuti jalur Zonasi SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 9  pun ga keterima. Dan sekarang kakak terdaftar di SMA Dwi Warna Boarding School. Rasanya saya sebagai ibu belum siap jauh dari anak tapi ini pilihan anaknya, saya menghargai keinginannya, sebagai orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik buat anak terutama dalam hal pendidikan. Semangat ya kakak.
        
        Sudah empat bulan aja sejak pandemi diumumkan dinegeri tercinta ini mulai ngga betah ya berdiam diri dirumah. Bosen, pengen halan-halan, tapi ngeriii. Kemana-mana pake masker ..engap..tapi ya harus. Yang dulu jarang mandi jadi rajin mandi, tiap-tiap keluar rumah balik kerumah kudu mandi, karena males mandi jadi males keluar. Boros...iya banget jadi apa-apa pesen, kopi aja pesen kan kekinian ya. Gaya hidup memang selalu lebih mahal.

Sekian...Bye...

25 April 2019

After Polling Then Rolling

Setelah bising dengan  polling presiden, rolling pegawai mulai menjadi bahasan. Namanya juga pegawai receh siap-siap dipindahin atau kalo bagian yang ngurusin kepegawaiannya ngga peka ya kita inisiatif aja ajukan pindah syukur-syukur mereka peka, demi kenyamanan kerja, orientasi kerja tidak hanya sebatas money  justru kenyamanan jadi prioritas utama. 
Saya sendiri kenyamanan biasanya dirasakan hanya sampai lima tahun pertama, kalau hanya begitu-begitu saja dan itu-itu saja yang dikerjakan bisa jadi terlalu nyaman atau jatuhnya jadi bosan.
Untuk menghindari itu dan juga untuk alasan pengembangan diri maka perlulah rasanya 'rolling'. 

Desas-desus sudah mulai terdengar seneng aja denger temen yang mau di rolling, sambil nanya dalam hati how about me?. Rasanya masih enggan beranjak dari zona nyaman, karena posisi sudah enak. eit posisi lokasi maksudnya, ini lokasi tengah antara sekolah anak-anak dan rumah. Apapun bagi orangtua pastilah anak-anak prioritas utama.
Emang ga bosan? kalau bisa jawab sih pake banget bosannya. Bosan, merasa tidak dihargai semua kombinasi yang sulit untuk dibilang ini zona nyaman sebenernya tapi hidupkan ga cuma dikantor yang lebih hidup itu ketika berada dirumah bersama keluarga. Diposisi ini adalah posisi dimana saya tidak membawa kehidupan kantor yang penuh tetek bengek itu ke rumah. Senyaman itu. Lebih berhati-hati sekarang mungkin karena usia (dahhh tua guaaaa). Dulu setiap lima tahun sekali pindah kerja, merasa ngga nyaman langsung pindah. Tapi kepindahan dari tempat kerja terakhir dan akhirnya memilih pns itu sebenernya sedikit "paksaan". Kadang sampe sekarang saya masih menyesalinya. Dan sekarang ingin liat siapa aja yang dirolling. Penasaran. Besar-besaran katanya sih.

Masalah polling, ngomong-ngomong soal Quick Count (QC). QC itukan sudah dipake dari pemilu sebelum-sebelumnya dan itu semuanya terbukti secara keilmuwannya, Tahun 2014 memang ada lembaga-lembaga yang berbeda dengan lembaga lainnya dan sudah dikonfirmasi ternyata karena menggunakan metode yang salah. Tahun ini semua lembaga QC menampilkan hasil yang hampir sama.
Saya dapat tautan bagus dari teman sekantor dulu waktu masih sama-sama di IT Consultant. www.cobaqc.org buat temen-temen yang mau nyoba quick count sendiri, datanya diambil dari https://kawalpemilu.org yang merupakan proyek urun daya (crowdsourcing) netizen pro data Indonesia yang didirikan tahun 2014 untuk menjaga suara rakyat di Pemilihan Umum melalui penggunaan teknologi untuk melakukan real count secara cepat dan akurat (ngutip.red).
Yuk kita coba quick countnya. polling in lav with you lah pokoke.






22 April 2019

Ganti Status

Pilpres sudah selesai, kembali ke kehidupan sehari-hari seperti biasa. Ga ada bedanya buat saya sebelum dan sesudah, mungkin bagi temen-temen yang ikut nyaleg sebelumnya berkampanye sekarang bersiap-siap menduduki kursi dewan dan lain sebagainya.
Status-status berganti dari yang berbau politik mungkin akan menjadi tentang persiapan Ramadhan, saatnya menata hati bukan?
Di Facebook, IG, Twitter mungkin berganti menjadi kajian-kajian atau cara-cara mengisi waktu yang lebih bermanfaat dibulan suci. Supaya apa? supaya Allah ridha dan hidup didunia ini menjadi ladang buat beribadah kepadaNya.
Atau persiapan liburan panjang dengan searching travel agent yang menawarkan paket murah meriah ke Luar Negeri.
Atau tips mencari sekolah anak yang baik, saya suka sekali membaca berbagai cerita orang tua yang inspiratif mengenai ini. Mungkin ada yang tertarik sama sekolah negeri saja, ada juga yang pesantren, atau sekolah swasta lainnya dengan berbagai tema. Semua menarik setelah mereka ulas dan penuh inspiratif untuk dibaca. Pilihan kita ngga harus sama dengan mereka, keinginan tentu juga dibarengi dengan anggaran yang cukup. Nggak masalah pilih sekolah negeri atau sekolah lainnya yang sesuai dengan budget. Tapi yang jelas harus pilih yang terbaik dong untuk pendidikan anak. Walaupun tahun ini saya masih tenang belum mencari "sekolah baru".
Kenyataannya setelah pilpres perbincangan dunia maya masih dominan soal pilpres, semua merasa menang. Yuk kita menghargai kerja KPU, kita tunggu hasilnya ditanggal 22 Mei. Apapun hasilnya kita terima dan kita bersatu kembali. KPU sebagai wasit.
Jadi inget cerita Bimo, tempo hari Bimo sedih sekali habis lomba robotic, Bimo ngga menang, karena memang yang lain lebih cekatan. Bimo dengan muka sedih dan menahan nangis bilang "Bunda kok Bimo ngga pernah menang?"
"Ga apa-apa nak, yang penting Bimo dapet pengalaman lomba. Yang lain mungkin dirumah juga sering berlatih nah Bimokan latihannya pas disekolah aja".
Bimo ikut robotic emang just for fun aja.
Jadi yang lain itu menang memang mereka lebih baik bukan karena wasitnya curang.




15 April 2019

Lagi Ngapain

Hai pemirsah, sudah lama tidak mengisi blog. Keasyikan kepoin instagram. Kadang-kadang kepoin twitter hayyyaa belum lagi facebook. Yang jauh disapa ceria yang deket dicuekin, kamu gitu ngga gitu ngga, aku aja yang gitu kali ya.
Ada ga ya yang temen di fbnya, ig, twitter itu-itu aja, ada dong ya makanya kadang nggak diconfirm permintaan pertemanannya iyakan di fb ada, masak di ig nongol lagi lu lagi lu lagi dong. 
Suka malu juga akukan kurang kreatif dan tidak inspiratif sama sekali so rugi temenan di media sosial sama aku. Kita temenannya di dunia nyata aja ya. Cakep.
Apasih yang paling suka diliat kalo di media sosial? Kalo aku sih sukanya :
Dekor dan design rumah, suka liat rumah-rumah kece dan rapih. Karena rumah saya berantakan. tapi bersih tetep. 
Resep-resep masakan praktis dan enak, apalagi ada videonya kayak tasty, baik buat ibu-ibu muda dan trendy serta kekinian kayak aku (jangan julid please)  perlu pinter-pinter manage waktu, masak iya, anter jemput anak iya, cari duit iya, ngeblog iya, sosialita iya.tsssaahhh
Inspiration People.  ngepoin ig nya orang-orang yang inspiratif menurut aku.
Kreatifitas, salah satunya pinterest...dari pinterest dah pernah buat pouch sendiri, pernah juga mau bikinin boneka2 gantungan kunci baru sampe badan kepalanya belom jadi hahaha, mau bikinin temen yang seorang nasrani rangkaian bunga yang melingkar juga ga jadi...separuh jalan dan ga pernah selesai.
Belakangan suka liat tutorial make up, seneng aja ngeliatinnya dah mereka modal juga untuk review beberapa product.

Begitulah pemirsa semoga hari anda menyenangkan.

30 November 2018

Pertemanan Semu

Kodratnya perempuan itu ceriwis ya dibanding laki-laki. Kalo laki-laki ceriwis itumah lekong ne.
Perempuan itu juga sensitif dan moody.
Perempuan itu suka membesarkan hal-hal kecil (sepele).  Perempuan jagonya soal ini. Makanya Ma Erot sukses ups...:D

Punya temen? iya punya.
Punya sahabat? mmm ga ada.
Memang hanya orang-orang yang beruntung yang memiliki sahabat(katanya)
Mulai ambil cermin... ngaca...
Kenapa ya, ngga punya sahabat?
Apa mungkin sifat saya yang jelek?
Apa mungkin karena kuper?
atau emang sibuk sendiri?
Cermin cermin ajaib coba jawab kenapa?...#liat cermin aww tidak saya gendut...o maaf bukan itu jawaban dari cermin. Cermin hanya mampu melihat apa yang dilihat oleh mata. Jadi apa jawaban cermin? gendut. Tapi itu bukan jawaban pertanyaan diatas.

Out of the box.
Apa ada yang menganggap saya sahabat?
Kalo jawabannya iya, kasihan sekali dia sahabatnya merasa tidak seperti yang ia rasa.
Jangan ikut-ikutan ambil cermin, cermin sering berbohong keliatan kurus padahal timbangan melampui ideal, tapi suka menyenangkan ngaca dicermin kayak ini. Keliatan lebih tirus dan bisa makan banyak lagi.
Cermin yang skalanya 1 : 1 , melihat apa adanya. Ini mungkin yang sering dibelah seperti kata pepatah...buruk muka cermin dibelah.
Cermin yang ngegendutin ga ada pasti yang mau ngaca. Ga mau makan abis ngaca kecuali ditraktir. Kenapa jadi bahas cermin?

Kalo jawabannya tidak. Ini bikin saya lega. Saya aja yang harus ambil cermin. Bukan cermin. Intropeksi dan ruqyah serta sekali-kali bekam. Bekam bisa melancarkan peredaran darah dan membuang darah kotor yang dapat menimbulkan penyakit kronis seperti ga punya temen.
Ah tidak itu hanya becanda yang garing. Kriuk.
Nah itu... biasanya yang banyak temen itu yang humoris. Becandanya ga garing.
Saya sudah ketemu jawabannya kurang humoris atau tidak humoris sama sekali.
Hasil instropeksi :
Punya temen atau tidak, humoris atau tidak, kurus atau gendut. Jadilah orang baik. Walaupun lagi moody, PMS melanda. Stay Calm dan be a good people.
Susah.. iya..jadi orang baik itu ga gampang apalagi masih memihak diri sendiri seperti saya. Anggaplah ini resolusi tahun baru. Be A Good People. Itu. :D

29 June 2018

Lebaran Tahun Ini

Minal 'aidin wal faizin .. Aamiin.
Mohon maaf lahir dan batin

Lebaran dimana kamu? Saya lebaran di rumah tidak pulang ke kampung halaman. Untunglah ada ibu yang dari awal puasa sudah mengunjungi saya disini.
Jadi dihari pertama lebaran saya ditemani ibu dan anak-anak, suami ada tugas di pulau Sumatera. Padahal kalo dipikir-pikir ya mendingan mudik. Tapi sudahlah lebaran disini aja lagiankan ada ibu.


Bikin kue? ngga sama sekali, ga semangat untungnya dapet parcel beberapa topless dan beli juga kue-kue kering dari temen. Kata Bimo sih masih enakan kue buatan bunda, kode banget tapi beneran semangat menjauh mau kemana-mana juga macet.
.
.
Lebaran pertama. Alhamdulillah bisa ikut sholat idul fitri , Kakak, dek Bimo, Nenek dan Saya. Pulang dari sholat nunggu saudara-saudara dan Ibu mertua datang ke rumah. Gimana kurang baeknya coba  saya mah tinggal duduk manis aja. 
Hidangan lebaran dari semalam sdh siap. Ketupat juga dianterin sama tante. Lebaran kali ni mak leha-leha banget. 
Acara kumpul-kumpul juga sebentar, om, tante, ibu mertua, kakak dan keponakan berangkat jalan-jalan ke Cirebon, Yogyakarta dan Semarang. Jadi tinggal kita bengong bertiga di rumah. Bimo dah bosen bolak-balik man HP dan nonton TV. 
.
.
Lebaran ke-tiga ayuklah kita ke Gunung, sekalian ke makam eyang kakung. Desa tarik kolot, deket banget dengan highland. Walaupun deket tetep aja ga mampir. Ini pantat berasa panas naik motor gonceng tiga sia-sia mak leha-leha ujung-ujungnya remuk  juga.

@desa tarik kolot
.
.
Keesokannya udah atur rencana liburan, googling transportasi antara ice skiting mall taman anggrek atau ke taman bunga. Taman bunga nusantara lewat puncak sudah jelas macet. Ok fix ke Jakarta. 
Tiba harinya kita bertiga menuju stasiun dan ternyata ruameeeeeee sekali. Seperti suasana arus mudik, mak ga sanggup kita cancel dulu ya dek. Padahal  persiapan bim dah mateng banget, pake kaos kaki, sepatu lengkap dengan sarung tangan. Dirayu-rayu akhirnya kembali ke selera asal ...funworld...yeeee

Jadi kita ngga kemana-mana masih di Bogor bogor aja judulnya mah. 









































08 February 2018

Hujan dan teman

Dari semalam Bogor diguyur hujan, siang ini saat ketikan blog ini melaju huruf per huruf, hujan telah usai berganti dengan hangatnya cahaya matahari, sinarnya mulai menembus awan yang tadi pagi sangat tebal dan hitam. Ga tau juga berapa lama hangat ini bertahan dah seminggu ini awan tebal menghiasi langit kota ini.
Kata anak zaman now cuacanya bikin mager (males gerak) tapi  jadwal pengangkut sampah dan jadwal lain-lainnya tak ada "S&K" semua must be on time. Selesai subuh hujan makin deras.
Hujan selalu membangkitkan kenangan. Apakah hujan terdiri dari 10 % air dan 90% kenangan ? Tentu tidak

Sementara tugas naluri keibuan tuntas, sudah sarapan dan sudah berada di sekolah. Bolehlah dapat reward secangkir kopi hangat sama koneksi internet. Langit diatas sana masih hitam berat menanggung beban. Bentar lagi hujan nah tuh kan hujan.
Kangen langit biru beberapa hari kedepan mungkin ga-kan ada langit biru. Tak selamanya langit itu biru kayak tak selamanya mendung itu hujan atau tak selamanya mendung itu kelabu (kayak lagunya Chrisye) atau  tak selamanya politik itu kejam (nah lagunya Iwan Fals ).
Didunia semuanya memang "tak selamanya". Yang kita punya, yang bersama kita semua tak selamanya. Seperti teman tak selamanya menjadi "teman", tak selamanya "menemani".

Dari TK, SD  sampai sekarang siapa teman yang selalu ada (mikir...pura-pura mikir ...e eh beneran mikir). Ga ada.
"Everyone has a friend during each stage of life but only lucky ones have the same friend in all stages of life".
Kalo begitu saya hanya kurang beruntung. Berita bagusnya i have a lot of friend and my friends in each stage always ready to listen me even if they are not be in the stage.
Sebagaimana setiap manusia itu unik, begitupun teman mereka unik.
Simpati sama seorang teman sebut saja dia mawar. Entah kebetulan entah tidak kenapa mawar selalu contact me hanya saat dia memerlukan sesuatu. Entah itu duit atau baju. Kebanyakan soal duit sih. Dan yang paling aneh, tolong pesenin gojek. Aneh juga. Ok gada yang ngga buat teman. Ok mawar butuh apa lagi? jangan sungkan-sungkan ya....