Pages

24 September 2025

47 +++

 hello apa kabar....?

masih ada yang mampir di blogger? setelah dua tahun silam yes makin mendekat ke 50 artinya saya jelita, jelang lima puluh tahun.

saya mengabari era sekarang banjir informasi data dan bencana, mental illness jadi perbincangan dimana-mana, katanya serba mudah serba dekat serba cepat dan serba ada...dunia kayak toserba alias palu gada apa lu mau gua ada. 

but why mental illness? bukan gila sih tapi gangguan jiwa dan tapi mirip tapi atas dasar hak asasi manusia dan etika budaya dunia jangan sebut gila walaupun iya. padanan kata lainnya harus sesuai dengan buku yang disepakati jadi pedoman kalo ngga atau beda berarti lu yang sakit.

begitulah dunia hari ini. serba salah 

lu beda lu salah. CARI SELAMAT aja.

ngomongin budaya .. makin tua dunia makin bergeser budaya tapi kata yang tua. kata yang muda lah ini dunia. karena usia dunia kita berbeda. bagi mereka yang muda kita ibarat dinosaurus yang hampir punah sudah tidak sesuai dengan jaman now. padahal yang berproses itu lah yang kuat tegar dan dia sehat di dunia yang sekarang, ya hanya sesekali pegel karena kebanyakan geleng-geleng melihat tipu dunia yang serba mudah dan melenakan.Bahkan kegaptekannya bisa jadi yang menyelamatkannya.

Karena alih-alih uptodate melek teknologi justru tenggelam arus digitalisasi.

bagaimana tidak,  jati diri terseret oleh filter kamera, like dan opini orang lain. terombang ambing  akan pujian validasi, gengsi dan manipulasi. Itulah kebohongan yang nyata. ketika pikiran dan hati tak lagi sama. perkataan dan perbuatan tak lagi sejalan.

mari melihat lebih dalam ke diri sendiri. kita hanya perlu sendiri mencerna apa yang telah diberikan Sang Maha Kuasa. . bukankah manusia disertai insting olehNya disertai hati dan pikiran. ingat diri sendiri sampai akhirnya tidak ada penilaian untuk orang lain dan pembanding anugerah yang diberikan. Semuanya sudah sesuai takarannya. 

selamat istirahat.


27 July 2023

Empat Puluh Lima

Sampai di angka 45. Ternyata tidak ada yang banyak berubah ntah karena akhirnya terbiasa dengan apa yang biasa dilalui atau karena dirasa merasa cukup saja.

45 tahun bukan waktu yang singkat dan sampai dititik ini pastilah banyak sekali cerita dan hal-hal yang dilalui. Dan itu akan merubah membentuk dan memperkaya mind soul dan body. Bagaimanapun hasilnya pada akhirnya kita terima dengan proses berdamai dengan diri sendiri. Pencapaian setiap orang berbeda, tapi titik bisa berdamai dengan diri sendiri merupakan pencapaian yang besar dan luar biasa. Hidup ditengah kemajemukan perlu kekuatan dari dalam diri untuk membentengi dan mempersenjatai mind soul body kita untuk bisa tetap sehat dan sadar menjalani kehidupan dunia ini.

Bayangin klo "senjata" dalam diri tidak ada dalam diri kita...hidup akan gampang kali oleng dan akhirnya akan terpuruk. Diikuti dengan gampangnya menyalahi diri sendiri dan menyalahkan orang lain. Bercermin adalah amunisi. Memahami diri mengenal diri menerima diri sendiri buat kita menjadi lebih kuat lagi. Dan akhirnya bisa menerima apa yang terjadi sama kehidupan kita.

---tulisan tumbuh---

22 September 2023

tulisannya stunting ..gagal tumbuh



07 November 2021

Sebuah Kabar

Alhamdulillah sampai saat ini masih diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalani setiap episode kehidupan yang naik turun, keadaan memang tak selalu sama semua dinamis bergelombang tak datar.

Yang terbaik memang berdamai dengan keadaan, tentu saja tidak semudah diucapkan. Dorongan nafsu manusiawi tak kalah dahsyat tapi apalah guna semua jika akhirnya timbul penyesalan. Mendekati setengah abad kehidupan ini mustahil kumengerti semua tentang kehidupan, sama halnya waktu semua penuh misteri. 

Memaknai kehidupan ini rasanya sia-sia karena kita tak berjalan sendiri. Semua merasa melakukan hal yang benar dengan caranya masing-masing dan saling menunjuk orang lain yang memiliki cara yang berbeda. Komunikasi hanya sebuah alasan. Karena sejak awal perbedaan pasti selalu ada.

Menua itu mempersiapkan kesendirian, walaupun tak ada yang sanggup untuk sendiri karena itu kita mau menjadi pendengar setia, berceritalah dan aku menunggu kabar.

18 March 2021

Menerobos Gelap by Padi

 Dear march....

💥💥💥

Oo, kuikrarkan hati untuk maju melangkah pergi
Menerobos dinding-dinding gelap ini
Tak kupertanyakan lagi
Seperti waktu itu, pernah kuterjebak
Tanpa satu teman menemaniku
Ketika aku tenggelam
Dalam kesunyian ini
Kucoba mendamaikan hatiku
Sepatutnya, aku mampu melaluinya
Menjejakkan kakiku
Meretaskan jiwa
Ku tegaskan diriku untuk melewatkan hari
Dengan keyakinan hati aku miliki
Biar aku ikhlaskan peluhku
Basahi jiwaku, sirami hatiku
Aku akan tetap terus melangkah
Selagi aku tenggelam
Dalam kesunyian ini
Kucoba mendamaikan hatiku

25 December 2020

Pandemi Cepatlah Berlalu

 Apa kabarnya ?

Pandemi makin menggila, di Inggris malah ditemukan corona baru dan kabarnya sudah masuk ke Singapura. Indonesia apa kabar? Kota Bogor saja peningkatannya tajam. Di kantor ada 4 orang yang terpapar. Apakah Kota Bogor sepi? tidak sama sekali. Tidak seperti saat Walikotanya dinyatakan covid kasus pertama saat itu diluar sepi tidak seperti biasa. Situasi saat ini sudah kembali seperti sebelum pandemi. Minggu lalu saat jadwal ambil rapot ke sekolah kebetulan dapet jadwal pukul 09 30, seputar Istana Bogor depan Balaikota rame me...sebagian pake masker dan banyak juga yang tidak. 

Kantor masih berlakukan WFH WFO sepertinya lumayan efektif untuk saat ini, meskipun agenda yang padat dengan batasan waktu kadang tetep WFO meski jadwal WFH.  Ya gimana lagi. Masker on pointhand sanitizer always in pocket. Ga hanya hand sanitizer minyak kayu putih juga selalu dikantong. Jadi tuh baju tuh gembung....isinya kebayangkan belum dompet plus handphone. kebayangkan kalo handphonenya dua ya sudah kemana-mana bawa tas.                          
Satu hal... makan alias jajan yang masih suka diluar. Urusan perut mah repot ya ga ada tolelir.

Dirumah ngapain aja selama pandemi? Awal-awal rajin masak semua dicobain. Beli cetakan pukis, bikin dalgona macem-macem deh. Kadang-kadang nyanyi-nyanyi sendiri karokean dari youtube kepedean  rada-rada emang. Bagusnya di rumah jadi rajin olah raga dari youtube juga. Pegel dikit bisa olah raga. Lumayan ngefek. Usia juga mungkin,  kehujanan dikit meriang.   Satu lagi kecanduan sinetron, ga cuma satu dua sekaligus tambah juga nonton drakor. Kata Bimo Sudah Kayak Nek Iyang (baca : Nenek).

Yang hebat anak-anak bener-bener ga keluar rumah. Ga bosen gitu? ngga ...selama internet on terus. Yang kecil diajak keluar ga mau...katanya takut. Padahal doi lagi sibuk maiin game bareng temen-temennya online.  Klo kakak mah mager...udah tuker waktu melek dimalam hari, siang dia tidur. 

Begitulah kesibukan dimasa-masa pandemi ini. Banyak cerita ya di tahun 2020. Mudah-mudahan di tahun depan keadaan membaik. Inget ya ga ada perayaan tahun baruan..cukup dirumah aja. biasanya juga gitu hihii liatin kembang api tetangga aja ya dar der dor kayak perang.

Jangan lupa pesan ibu ya...3M, Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak. Semangat gaes!!

c u di tahun depan.  Insya Allah 


30 July 2020

Idul Adha 2020 Syahdu

Selamat Idul Adha 
Semoga Allah menambah keberkahan pada kita semua dan tetep bersabar dalam menghadapi masa-masa pandemi ini. Kiranya Allah menjauhkan kita dari segala penyakit. Dan memberikan kesembuhan yang sempurna bagi yang sakit.


Ya Allah kangen banget sama orang tua tapi apa daya, apa lagi posisi saya di zona yang merah khawatir malah membawa bencana jika saya pulang. insya Allah doa-doa terbaik selalu hadir buat orang-orang tersayang. 

Barusan kemaren ya di rapid, dan disekitaran kantor ada kasus baru lagi...semakin membatasi ruang gerak, kita sudah menjerit-jerit pengen wfh.

28 July 2020

Rapid Test

Selamat Sore

Seneng banget hari ini, tadi abis rapid test Covid-19.. Alhamdulillah Non Reaktif, ya ampun deg-degannya. Bukan sama alat test dan jarum suntik tapi watir hasilnya. Tadi pas test nongkrongin hasilnya diliat bener-bener pergerakan media testnya. 
Hasilnya keluar setelah 15 (Lima Belas) menit, menit-menit pertama di media test sudah ada garis satu di huruf C (Control). Medianya mirip seperti test pack untuk cek kehamilan. Perawatnya bilang kadang garis satunya lagi untuk menandakan dia rekatif bisa aja muncul di menit ke 13, tadinya yang sudah sumringah langsung tegang. Alhamdulillah di menit ke -15 bertahan satu garis. 
Hasil Reaktif jika ada dua garis di media test nya. Tertulis huruf C G dan M di media tesnya. Non Reaktif jika garis ada dibawah huruf C. Garis ini harus ada pertanda media bekerja dengan baik.
Jika terdapat garis di Huruf C dan M berarti terbentuk antibodi dan jika C dan G berarti antibodi sudah terbentuk lama. 
Seperti itu kira-kira penjelasan tadi dari suster yang humble banget seneng deh sus jadi imun kita yang tadinya sedikit down jadi langsung meningkat.

Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan yang prima selalu ya. Dan Pandemi ini segera berlalu.

Semangat ya. Kata Walikota saat ini kita sedang berperang dan kita harus menang...Semangka...

Pagi Dunia

Selamat Pagi Dunia,

Saya pengen nulis "sudah lama sekali ga nulis di blog" tapi rasanya basi ya karena pertama memang bukan penulis, yang karyanya dinanti para pembaca kedua kayaknya memang sudah sering ga nulis klo diliat balik kebelakang memang jarang nulis sih. 

        Posting terakhir April 2019, itu berarti sudah banyak banget cerita yang ga diabadikan diblog ini (untuk saya) . 
Sudah 2 (dua) kali pindah tempat kerja semua bikin ga nyaman honestly, walaupun masih bisa ketawa-ketiwi dan masih yaaaa dijalani aja banyak hikmah yang jelas.  Pengen jadi orang yang bebas tapi mau ga mau harus dijalani dan bebas itu pasti ga pernah ada, bolehlah tergantung kitanya tapi batasan-batasan kemampuan, kondisi dan semua pada diri ini tarik menarik. begitulah tapi mungkin ini yang dibilang keadaan menjadikan kita lebih kuat, keadaan membentuk kita. Ada Allah sebagai pemilik semua yang ada dilangit dan dibumi ini termasuk jasad ini. Masya Allah.

        Ada cerita lebaran yang syahdu karena jauh dari keluarga di Jambi dan lebih syahdu lagi memang ga bisa ketemu karena ada Pandemi Covid-19(Corona) tapi Alhamdulillahnya ada teknologi yang membuat kita bisa ngeliat wajah-wajah yang dirindukan. Masya Allah, banyak pahalanya ini yang membuat teknologi. Akibat Pandemi ini ga hanya keluarga di Jambi yang ga bisa didatangi bahkan keluarga di Bogor juga, lebaran kemaren sepi ngga ada kumpul-kumpul secara fisik.

        Ada Drama mencari sekolah buat kakak, horeeee kakak sudah SMA.
Impian bundanya ingin kakak masuk SMA Negeri pupus sudah, sekolah negeri jalur prestasi lapor kakak ga masuk, walaupun nilai kakak termasuk yang bagus tapi anak-anak negeri nilainya lebih gila lagi. SMP memang dari swasta dulu keterima di SMP Negeri cuma tidak kita ambil dengan beberapa pertimbangan. Lalu mengikuti jalur Zonasi SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 9  pun ga keterima. Dan sekarang kakak terdaftar di SMA Dwi Warna Boarding School. Rasanya saya sebagai ibu belum siap jauh dari anak tapi ini pilihan anaknya, saya menghargai keinginannya, sebagai orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik buat anak terutama dalam hal pendidikan. Semangat ya kakak.
        
        Sudah empat bulan aja sejak pandemi diumumkan dinegeri tercinta ini mulai ngga betah ya berdiam diri dirumah. Bosen, pengen halan-halan, tapi ngeriii. Kemana-mana pake masker ..engap..tapi ya harus. Yang dulu jarang mandi jadi rajin mandi, tiap-tiap keluar rumah balik kerumah kudu mandi, karena males mandi jadi males keluar. Boros...iya banget jadi apa-apa pesen, kopi aja pesen kan kekinian ya. Gaya hidup memang selalu lebih mahal.

Sekian...Bye...

25 April 2019

After Polling Then Rolling

Setelah bising dengan  polling presiden, rolling pegawai mulai menjadi bahasan. Namanya juga pegawai receh siap-siap dipindahin atau kalo bagian yang ngurusin kepegawaiannya ngga peka ya kita inisiatif aja ajukan pindah syukur-syukur mereka peka, demi kenyamanan kerja, orientasi kerja tidak hanya sebatas money  justru kenyamanan jadi prioritas utama. 
Saya sendiri kenyamanan biasanya dirasakan hanya sampai lima tahun pertama, kalau hanya begitu-begitu saja dan itu-itu saja yang dikerjakan bisa jadi terlalu nyaman atau jatuhnya jadi bosan.
Untuk menghindari itu dan juga untuk alasan pengembangan diri maka perlulah rasanya 'rolling'. 

Desas-desus sudah mulai terdengar seneng aja denger temen yang mau di rolling, sambil nanya dalam hati how about me?. Rasanya masih enggan beranjak dari zona nyaman, karena posisi sudah enak. eit posisi lokasi maksudnya, ini lokasi tengah antara sekolah anak-anak dan rumah. Apapun bagi orangtua pastilah anak-anak prioritas utama.
Emang ga bosan? kalau bisa jawab sih pake banget bosannya. Bosan, merasa tidak dihargai semua kombinasi yang sulit untuk dibilang ini zona nyaman sebenernya tapi hidupkan ga cuma dikantor yang lebih hidup itu ketika berada dirumah bersama keluarga. Diposisi ini adalah posisi dimana saya tidak membawa kehidupan kantor yang penuh tetek bengek itu ke rumah. Senyaman itu. Lebih berhati-hati sekarang mungkin karena usia (dahhh tua guaaaa). Dulu setiap lima tahun sekali pindah kerja, merasa ngga nyaman langsung pindah. Tapi kepindahan dari tempat kerja terakhir dan akhirnya memilih pns itu sebenernya sedikit "paksaan". Kadang sampe sekarang saya masih menyesalinya. Dan sekarang ingin liat siapa aja yang dirolling. Penasaran. Besar-besaran katanya sih.

Masalah polling, ngomong-ngomong soal Quick Count (QC). QC itukan sudah dipake dari pemilu sebelum-sebelumnya dan itu semuanya terbukti secara keilmuwannya, Tahun 2014 memang ada lembaga-lembaga yang berbeda dengan lembaga lainnya dan sudah dikonfirmasi ternyata karena menggunakan metode yang salah. Tahun ini semua lembaga QC menampilkan hasil yang hampir sama.
Saya dapat tautan bagus dari teman sekantor dulu waktu masih sama-sama di IT Consultant. www.cobaqc.org buat temen-temen yang mau nyoba quick count sendiri, datanya diambil dari https://kawalpemilu.org yang merupakan proyek urun daya (crowdsourcing) netizen pro data Indonesia yang didirikan tahun 2014 untuk menjaga suara rakyat di Pemilihan Umum melalui penggunaan teknologi untuk melakukan real count secara cepat dan akurat (ngutip.red).
Yuk kita coba quick countnya. polling in lav with you lah pokoke.






22 April 2019

Ganti Status

Pilpres sudah selesai, kembali ke kehidupan sehari-hari seperti biasa. Ga ada bedanya buat saya sebelum dan sesudah, mungkin bagi temen-temen yang ikut nyaleg sebelumnya berkampanye sekarang bersiap-siap menduduki kursi dewan dan lain sebagainya.
Status-status berganti dari yang berbau politik mungkin akan menjadi tentang persiapan Ramadhan, saatnya menata hati bukan?
Di Facebook, IG, Twitter mungkin berganti menjadi kajian-kajian atau cara-cara mengisi waktu yang lebih bermanfaat dibulan suci. Supaya apa? supaya Allah ridha dan hidup didunia ini menjadi ladang buat beribadah kepadaNya.
Atau persiapan liburan panjang dengan searching travel agent yang menawarkan paket murah meriah ke Luar Negeri.
Atau tips mencari sekolah anak yang baik, saya suka sekali membaca berbagai cerita orang tua yang inspiratif mengenai ini. Mungkin ada yang tertarik sama sekolah negeri saja, ada juga yang pesantren, atau sekolah swasta lainnya dengan berbagai tema. Semua menarik setelah mereka ulas dan penuh inspiratif untuk dibaca. Pilihan kita ngga harus sama dengan mereka, keinginan tentu juga dibarengi dengan anggaran yang cukup. Nggak masalah pilih sekolah negeri atau sekolah lainnya yang sesuai dengan budget. Tapi yang jelas harus pilih yang terbaik dong untuk pendidikan anak. Walaupun tahun ini saya masih tenang belum mencari "sekolah baru".
Kenyataannya setelah pilpres perbincangan dunia maya masih dominan soal pilpres, semua merasa menang. Yuk kita menghargai kerja KPU, kita tunggu hasilnya ditanggal 22 Mei. Apapun hasilnya kita terima dan kita bersatu kembali. KPU sebagai wasit.
Jadi inget cerita Bimo, tempo hari Bimo sedih sekali habis lomba robotic, Bimo ngga menang, karena memang yang lain lebih cekatan. Bimo dengan muka sedih dan menahan nangis bilang "Bunda kok Bimo ngga pernah menang?"
"Ga apa-apa nak, yang penting Bimo dapet pengalaman lomba. Yang lain mungkin dirumah juga sering berlatih nah Bimokan latihannya pas disekolah aja".
Bimo ikut robotic emang just for fun aja.
Jadi yang lain itu menang memang mereka lebih baik bukan karena wasitnya curang.




15 April 2019

Lagi Ngapain

Hai pemirsah, sudah lama tidak mengisi blog. Keasyikan kepoin instagram. Kadang-kadang kepoin twitter hayyyaa belum lagi facebook. Yang jauh disapa ceria yang deket dicuekin, kamu gitu ngga gitu ngga, aku aja yang gitu kali ya.
Ada ga ya yang temen di fbnya, ig, twitter itu-itu aja, ada dong ya makanya kadang nggak diconfirm permintaan pertemanannya iyakan di fb ada, masak di ig nongol lagi lu lagi lu lagi dong. 
Suka malu juga akukan kurang kreatif dan tidak inspiratif sama sekali so rugi temenan di media sosial sama aku. Kita temenannya di dunia nyata aja ya. Cakep.
Apasih yang paling suka diliat kalo di media sosial? Kalo aku sih sukanya :
Dekor dan design rumah, suka liat rumah-rumah kece dan rapih. Karena rumah saya berantakan. tapi bersih tetep. 
Resep-resep masakan praktis dan enak, apalagi ada videonya kayak tasty, baik buat ibu-ibu muda dan trendy serta kekinian kayak aku (jangan julid please)  perlu pinter-pinter manage waktu, masak iya, anter jemput anak iya, cari duit iya, ngeblog iya, sosialita iya.tsssaahhh
Inspiration People.  ngepoin ig nya orang-orang yang inspiratif menurut aku.
Kreatifitas, salah satunya pinterest...dari pinterest dah pernah buat pouch sendiri, pernah juga mau bikinin boneka2 gantungan kunci baru sampe badan kepalanya belom jadi hahaha, mau bikinin temen yang seorang nasrani rangkaian bunga yang melingkar juga ga jadi...separuh jalan dan ga pernah selesai.
Belakangan suka liat tutorial make up, seneng aja ngeliatinnya dah mereka modal juga untuk review beberapa product.

Begitulah pemirsa semoga hari anda menyenangkan.

30 November 2018

Pertemanan Semu

Kodratnya perempuan itu ceriwis ya dibanding laki-laki. Kalo laki-laki ceriwis itumah lekong ne.
Perempuan itu juga sensitif dan moody.
Perempuan itu suka membesarkan hal-hal kecil (sepele).  Perempuan jagonya soal ini. Makanya Ma Erot sukses ups...:D

Punya temen? iya punya.
Punya sahabat? mmm ga ada.
Memang hanya orang-orang yang beruntung yang memiliki sahabat(katanya)
Mulai ambil cermin... ngaca...
Kenapa ya, ngga punya sahabat?
Apa mungkin sifat saya yang jelek?
Apa mungkin karena kuper?
atau emang sibuk sendiri?
Cermin cermin ajaib coba jawab kenapa?...#liat cermin aww tidak saya gendut...o maaf bukan itu jawaban dari cermin. Cermin hanya mampu melihat apa yang dilihat oleh mata. Jadi apa jawaban cermin? gendut. Tapi itu bukan jawaban pertanyaan diatas.

Out of the box.
Apa ada yang menganggap saya sahabat?
Kalo jawabannya iya, kasihan sekali dia sahabatnya merasa tidak seperti yang ia rasa.
Jangan ikut-ikutan ambil cermin, cermin sering berbohong keliatan kurus padahal timbangan melampui ideal, tapi suka menyenangkan ngaca dicermin kayak ini. Keliatan lebih tirus dan bisa makan banyak lagi.
Cermin yang skalanya 1 : 1 , melihat apa adanya. Ini mungkin yang sering dibelah seperti kata pepatah...buruk muka cermin dibelah.
Cermin yang ngegendutin ga ada pasti yang mau ngaca. Ga mau makan abis ngaca kecuali ditraktir. Kenapa jadi bahas cermin?

Kalo jawabannya tidak. Ini bikin saya lega. Saya aja yang harus ambil cermin. Bukan cermin. Intropeksi dan ruqyah serta sekali-kali bekam. Bekam bisa melancarkan peredaran darah dan membuang darah kotor yang dapat menimbulkan penyakit kronis seperti ga punya temen.
Ah tidak itu hanya becanda yang garing. Kriuk.
Nah itu... biasanya yang banyak temen itu yang humoris. Becandanya ga garing.
Saya sudah ketemu jawabannya kurang humoris atau tidak humoris sama sekali.
Hasil instropeksi :
Punya temen atau tidak, humoris atau tidak, kurus atau gendut. Jadilah orang baik. Walaupun lagi moody, PMS melanda. Stay Calm dan be a good people.
Susah.. iya..jadi orang baik itu ga gampang apalagi masih memihak diri sendiri seperti saya. Anggaplah ini resolusi tahun baru. Be A Good People. Itu. :D

29 June 2018

Lebaran Tahun Ini

Minal 'aidin wal faizin .. Aamiin.
Mohon maaf lahir dan batin

Lebaran dimana kamu? Saya lebaran di rumah tidak pulang ke kampung halaman. Untunglah ada ibu yang dari awal puasa sudah mengunjungi saya disini.
Jadi dihari pertama lebaran saya ditemani ibu dan anak-anak, suami ada tugas di pulau Sumatera. Padahal kalo dipikir-pikir ya mendingan mudik. Tapi sudahlah lebaran disini aja lagiankan ada ibu.


Bikin kue? ngga sama sekali, ga semangat untungnya dapet parcel beberapa topless dan beli juga kue-kue kering dari temen. Kata Bimo sih masih enakan kue buatan bunda, kode banget tapi beneran semangat menjauh mau kemana-mana juga macet.
.
.
Lebaran pertama. Alhamdulillah bisa ikut sholat idul fitri , Kakak, dek Bimo, Nenek dan Saya. Pulang dari sholat nunggu saudara-saudara dan Ibu mertua datang ke rumah. Gimana kurang baeknya coba  saya mah tinggal duduk manis aja. 
Hidangan lebaran dari semalam sdh siap. Ketupat juga dianterin sama tante. Lebaran kali ni mak leha-leha banget. 
Acara kumpul-kumpul juga sebentar, om, tante, ibu mertua, kakak dan keponakan berangkat jalan-jalan ke Cirebon, Yogyakarta dan Semarang. Jadi tinggal kita bengong bertiga di rumah. Bimo dah bosen bolak-balik man HP dan nonton TV. 
.
.
Lebaran ke-tiga ayuklah kita ke Gunung, sekalian ke makam eyang kakung. Desa tarik kolot, deket banget dengan highland. Walaupun deket tetep aja ga mampir. Ini pantat berasa panas naik motor gonceng tiga sia-sia mak leha-leha ujung-ujungnya remuk  juga.

@desa tarik kolot
.
.
Keesokannya udah atur rencana liburan, googling transportasi antara ice skiting mall taman anggrek atau ke taman bunga. Taman bunga nusantara lewat puncak sudah jelas macet. Ok fix ke Jakarta. 
Tiba harinya kita bertiga menuju stasiun dan ternyata ruameeeeeee sekali. Seperti suasana arus mudik, mak ga sanggup kita cancel dulu ya dek. Padahal  persiapan bim dah mateng banget, pake kaos kaki, sepatu lengkap dengan sarung tangan. Dirayu-rayu akhirnya kembali ke selera asal ...funworld...yeeee

Jadi kita ngga kemana-mana masih di Bogor bogor aja judulnya mah. 









































08 February 2018

Hujan dan teman

Dari semalam Bogor diguyur hujan, siang ini saat ketikan blog ini melaju huruf per huruf, hujan telah usai berganti dengan hangatnya cahaya matahari, sinarnya mulai menembus awan yang tadi pagi sangat tebal dan hitam. Ga tau juga berapa lama hangat ini bertahan dah seminggu ini awan tebal menghiasi langit kota ini.
Kata anak zaman now cuacanya bikin mager (males gerak) tapi  jadwal pengangkut sampah dan jadwal lain-lainnya tak ada "S&K" semua must be on time. Selesai subuh hujan makin deras.
Hujan selalu membangkitkan kenangan. Apakah hujan terdiri dari 10 % air dan 90% kenangan ? Tentu tidak

Sementara tugas naluri keibuan tuntas, sudah sarapan dan sudah berada di sekolah. Bolehlah dapat reward secangkir kopi hangat sama koneksi internet. Langit diatas sana masih hitam berat menanggung beban. Bentar lagi hujan nah tuh kan hujan.
Kangen langit biru beberapa hari kedepan mungkin ga-kan ada langit biru. Tak selamanya langit itu biru kayak tak selamanya mendung itu hujan atau tak selamanya mendung itu kelabu (kayak lagunya Chrisye) atau  tak selamanya politik itu kejam (nah lagunya Iwan Fals ).
Didunia semuanya memang "tak selamanya". Yang kita punya, yang bersama kita semua tak selamanya. Seperti teman tak selamanya menjadi "teman", tak selamanya "menemani".

Dari TK, SD  sampai sekarang siapa teman yang selalu ada (mikir...pura-pura mikir ...e eh beneran mikir). Ga ada.
"Everyone has a friend during each stage of life but only lucky ones have the same friend in all stages of life".
Kalo begitu saya hanya kurang beruntung. Berita bagusnya i have a lot of friend and my friends in each stage always ready to listen me even if they are not be in the stage.
Sebagaimana setiap manusia itu unik, begitupun teman mereka unik.
Simpati sama seorang teman sebut saja dia mawar. Entah kebetulan entah tidak kenapa mawar selalu contact me hanya saat dia memerlukan sesuatu. Entah itu duit atau baju. Kebanyakan soal duit sih. Dan yang paling aneh, tolong pesenin gojek. Aneh juga. Ok gada yang ngga buat teman. Ok mawar butuh apa lagi? jangan sungkan-sungkan ya....




19 December 2017

Kelas Yoga (lagi)

Sudah lama absen yoga sekitar 6 bulan lalu, matras yoga dipojokan sudah berdebu lama tak disentuh. Tiga minggu lalu menjadi awal lagi memulai yoga. Tapi setelah itu badan sakit semua ga bisa jongkok berbeda waktu pertama kali ikut yoga. Dan sakitnya baru hilang seminggu kemudian. Senengnya kelas yoga disini dekat rumah dan pelatihnya kenal (tetangga),bayar harian dan kadang latihan sendiri maksudnya berdua aja sama pelatihnya. Kalo lagi latihan berdua saya bisa tau gerakan yoga secara detil, karena terlihat sama padahal tak sama. Contohnya saat pose Adho Mukha Svanasana jari-jari tangan terbuka dan jarak antara jari telunjuk dan jari tengah di angka 12 jarum jam serta tumit yang menyentuh lantai walaupun untuk pemula pelatih biasanya membolehkan untuk jinjit. Banyak lagi detil-detil pose yang saya dapat dan membantu meringankan gerakan yoga.

Adho Mukha Svanasana
foto : easyday

Saat private (sebut aja begitu saya datang sendiri) pelatih sering memberi pose-pose tambahan, yang ga dapat waktu latihan dengan banyak orang. Karena pelatih saya ini mendalami Yoga Therapy, saya jadi cerita keluhan-keluhan seperti sering sakit kepala dan ketidaknyamanan saya saat melakukan pose yang tiduran kalo tengkurep sih ok. Ternyata pelatih mengalami hal yang sama dulu waktu jadi pemula. Pelatih mengajak untuk kembali lagi dari awal mengenai konsentrasi, pernafasan. Mungkin karena saya tipe yang ga mau diem ya jadi saya ga betah. tapi tetep harus dilatih dan menurut saya sulit. 

Dalam beberapa pose memang rasa sakit yang timbul kadang ngga dirasa, dianggap wajar karena gerakan yoga banyak juga stretch body. Tapi dalam yoga  nafas itu dasar banget mengatur pernafasan, rasa damai gimana harus berdamai dengan rasa sakit.  Jadi ya balik ke awal lagi pernafasan. Saat pernafasan melatih keseimbangan konsentrasi dan zikir.
Usia jalan terus makin lanjut, makin berasa gak enak disana sini. Mudah-mudahan sedikit-sedikit berkurang dengan olahraga salah satunya yoga.

05 October 2017

Deposito, Reksadana dan Obligasi

        Itu judul diatas apaan ya sebagai ibu rumah tangga tak pikir cuma perlu tau bayem, bawang, kangkung, terasi dan kawan-kawan, sama bayar listrik, bayar air, uang sekolah, bayar pajak, zakat dan nyapu nyuci ama dandan aja. Ternyata ibu rumah tangga itu profesi multiskil bisa jadi guru, bisa jadi juru masak, laundry, satpam dan yang paling susah budgeting. Kenapa paling susah? pokoknya diolah dan diramu yang ada gimana caranya cukup. Cukup dan ga nambah hutang. Horor ya. Jangankan mau nyalon, mau update gaya aja harus liat list dulu yang penting-penting udah checklist atau malah cross. 
Kalo saya dan suami pokok bagi kami adalah makan alias pangan dan anak-anak harus dapat pendidikan terbaik yang kami bisa.  Untuk kondisi ideal rasanya sulit tapi tak masalahlah kerja apa dan gaji berapa yang paling penting jangan lupa bersyukur. 
Rasanya perlu juga kita belajar sedikitlah walaupun otak udah nyerah ga mau diajak mikir (mungkin dia lelah). Sedikit nambah wawasan walopun saya yang ga bisa coffee syantik sama mak-mak ngehits, tapi bisalah liat status mak-mak yang sukarela berbagi ilmu. 


Semenjak anak pertama lahir saya sudah mikirin soal pendidikan dan kebetulan saya berkenalan dengan tabungan pendidikan yang dilahirkan oleh Bank Niaga waktu itu kira-kira tahun 2005. Tiap bulan dipotong seratus ribu rupiah. Terlihat sangat kecil ya untuk ukuran sekarang. Sekarang sudah dijadwal jatuh temponya untuk kakak dan adek tamat smp, tamat sma. Pas jatuh tempo kadang uang simpanan malah ga terpakai banyak untuk masuk sekolah. Mulai kenalan sama deposito, walaupun ditengah gonjang ganjing permasalahan riba. Deposito ini niatnya cuma menahan turunnya nilai mata uang. Bukan cari keuntungan. karena kalo cari keuntungan bunga deposito ga seberapa dan itu masih dipotong pajak. Perbandingan bunga pinjaman dan deposito atau tabungan itu jomplang banget. Kasarnya klo 15.0000 hari ini bisa buat beli beras 1 kg. Dengan mendepositokan 15.000 itu tahun kedepan masih bisa beli beras 1 kg lagi. Itu aja.

Setahun kebelakang atas saran suami, saya kenalan dengan reksadana. Reksadana itu pasar modal, uang kita dikelola oleh manager. Banyak sekali produk reksadana yang diperkenalkan. Kita bisa meraba-raba dengan melihat trend sekarang misalnya sekarang pemerintah lagi giat-giatnya membangun infrastruktur, kita bisa pilih produk reksadana mana yang bisnisnya pada sektor infrastruktur dan seterusnya. Kemudahan sekarang reksadana saat ini ada yang mulai dari seratus ribu perbulan. wow seratus ribu bisa punya saham.

Baru dua hari yang lalu saya dikenalkan dengan namanya Obligasi. Zaman semakin maju beberapa bank tak lagi memakai buku tabungan zaman IT ini bank-bank menggunakan eStatement sebagai pengganti buku tabungan. Kita bisa dikirimin melalui email atau web-web resmi dari Bank  untuk bertransaksi, memantau dan memproses tambah lagi sekarang ada eMoney ga masalah itu tidak pegang uang. asal pegang hp dan koneksi internet. Marketing perbankanpun lebih creative. Singkatnya Marketing menawarkan saya suatu produk obligasi dengan penjelasan bahwa suku bunga saat ini sedang turun dan lagi-lagi karena pemerintah sedang giat-giatnya membangun dan pasti membutuhkan banyak dana karena itu kupon (bunga) obligasi meningkat.

Niatnya investasi, karena kita gak bisa bisnis, danapun seadanya. Harus sedikit ngulik. tapi tetep ya hati-hati sama investasi bodong yang lagi marak.

Ngopi dulu yuk...




26 September 2017

Saat Aku Terjatuh

      Sepintar-pintarnya tupai melompat pasti pernah jatuh. Begitu juga aku selihai-lihainya berkendara motor pasti jatuh juga. Dan sayangnya saat jatuh ada anak yang aku bawa pengen mewek deh tapi ditahan dulu ya. Wajib disyukuri setelah sliding didepan mobil tadi saya hanya mengalami lecet di bagian lutut. lecetnya persis kayak waktu baru belajar sepeda. ya jelas celana stritchnya bolong melawan garangnya batu yang diselimuti aspal.
Ngebut? ngga, tadi mau nyalip mobil bannya kena penutup lubang yang dari logam melengkung jadi licin ban slip udah direm tetep miring dan gubrag....Syukur Bimo ga lecet sedikitpun...ini bukti kalo tadi nggak ngebut. Dikerubunin orang itu rasanya malu, belum lagi bikin macet jalan yang kalo pagi pas rame-ramenya. Mastiin Bimo ga kenapa-kenapa aja dan langsung ngeeengg kabur sebelum banyak lagi yang nanya Ibu ditabrak? Ibu bener ga kenapa-kenapa? Ibu harus dipijit ya bu.
Terima kasih banyak yang udah nolongin tadi.
          Sampe sekolah Bimo, Bimo bilang "Bunda itu tadi celananya robek loh...Bunda kok ga bilang sebenernya ke orang tadi kalo Bunda sakit".
Rupanya bimo liat padahal tadi cepet-cepet saya tutupin rok.  "Gak kenapa-kenapa dek bunda kuat kok". Sampe disini beneran pengen nangis. Sampe Bimo masuk ke gerbang sekolah ga mau liat kebelakang lagi. 
         Dijalan lutut makin perih-perih syedap gitu. Sebelum sampe kantor beli betadin dan minuman seger di minimarket pinggir jalan. Sampe ruangan langsung masuk ke mushola bersih-bersihin luka perih banget sampe nangis sendiri, gak anak kecil aja orang tua juga kalo jatuh itu sakit, cairan betadin bikin makin perih ..nangis bener ini mah sakit. Lagi enak-enaknya nangis ... pengumuman apel pagi. Ya Allah ga mau jatuh lagi. 
          Di kantor dibawa hahaha hihihi aja ga pengen cerita kalo tadi jatuh...lagi becanda ma temen eh lutut dipukul pake buku...maaaaaakkkkkk. 



04 September 2017

English First

             Sebulanan lalu kakak nyobain test di English First Jl. Pajajaran Bogor sebenernya dah lama ditilpun bolak balik tapi ngga datang-datang. Baru Jumat lalu bisa hadir, langsung di test untuk penempatan kelas dan wawancara dengan guru bulenya. Gimana ya bisa ga kakak jawabnya, tapi tenang ada  "yes" dan "no". Habis interview  gurunya ngasih note yang isinya " she's a little bit shy still". 
Hari itu juga hasil test keluar, penempatan kakak di kelas trialblazer1. Setelah penempatan kelas keluar, mulai dihitung bayar-bayarannya. Jadi dulu itu pernah juga saya telpon minta info soal biaya tapi mereka nyaranin dateng dulu aja. yaitu soalnya biaya tergantung dengan penempatan levelnya. Tergiur juga ngeliat spanduk nya yang bertebaran,  discount  up to 1.9 million. Lumayan kan. Makanya nyempetin dateng biar dapet diskonnya. Dan kalo daftar sekarang gratis uang pendaftaran, lumayankan dua ratus ribu.







              
tempatnya enak banget bikin betah. Kebetulan  ada trial class kakak bisa join. Neighbourhoodnya juga asyik-asyik jadi bisa nungguin sambil jalan-jalan. Masih deket ma lokasi upnormal, roof park, dan factory-factory outlet. Bisa menyelam sambil makan indomi judulnya.

16 August 2017

Roof Park

      Gaya banget ya beberapa kali ini postingannya tentang cafe padahal kita bukan sosialitah. Kemaren ada perpisahan temen seruangan yang dapet promosi jabatan. Nah Jumat bikin acara makan-makan di Roof Park tempatnya ga jauh dari Warunk Upnormal. Roof Park ini lokasinya di Jalan Pajajaran Bogor dilantai paling atas Factory Outlet Raja . Baru ngeh juga ada tempat makan. hanya tau FO aja. Jumat kebetulan jadwal kakak les inggris yang seberang-seberangan dengan Roof Park. Acara kemaren molor banyak rencana jam 4, jam 6 sore baru pada sampe dilokasi. Kakak kebagian lagi hihii rezeki anak soleh ya kak.
Saya nyampe lebih dulu dan langsung pesenin tempat. Roof Parknya ada dilantai 3. Pesen buat 8 orang saya pilih tempat yang smoking area yang ngadep langsung ke jalan raya, tapi pembantasnya terlalu tinggi jadi kalo duduk sambil makan ga keliatan jalanannya hanya keliatan lampu-lampu salak tower.
       Ok semua sudah hadir, waktunya pesen makanan, soal harga dulu ya ini mahal menurut saya. Menunya beragam dari steak sampe pisang goreng. nasi goreng ada, sate ada, tongseng ada, spageti ada, nasi liweutpun ada. Saya pesen frozen almond dan kakak pesen milshake vanila untuk minuman disini harganya didominasi 30 rban. Makanannya saya pesen mie hotplate yang disajikan mirip ifumi dengan saos terpisah ini rasanya pedes cocok banget sama cuaca yang baru diguyur hujan, dalam saosnya ada sosis dan bakso. Kakak pesen sirloin steak. Sayangnya ga kefoto. Ga sopan niy anak pesenannya paling mahal diantara berdelapan. Bos sampe bilang mudah-mudah sold out...sambil becanda hahahaha.
     Porsi makanannya besar sampe kenyang banget. Dah sangat berusaha untuk dihabiskan cuma daya tampung terbatas. Kakak asik sendiri dengan wifi. Menang banyak niy anak.
Sempet nyicip pesenan teman tongseng kambing kerasa banget karinya. porsinya juga gede.
Untuk harga makanan didominasi dengan harga 45 ribuan. Beda dengan steak yang harganya 135 ribuan.
         Foto-foto  segitu adanya diambil dari tempat duduk saya. Masih malu foto-foto soalnya. mau ngambil foto lokasi juga ga jadi keburu berdatangan orang-orang dan pramusajinya juga bertebaran. Padahal disamping saya duduk lagi bikin vlog, lagi ngoceh-ngoceh sendiri sambil menghadap gadget. Begitulah adanya.

14 August 2017

Upnormal

         Di Bogor lagi menjamur cafe-cafe yang bagus secara interior dengan makanan yang unik unik. Foto disamping ini penampakan kasir di Upnormal yang menyajikan makanan indomi.  Siapa yang ga suka indomi.  Selalu ngangenin apalagi pas hujan.  Taukan kalo Bogor disebut kota hujan. Kenapa hayo? Ya karena frekuensi hujannya tinggi.  Iya. Kenapa hujannya sering?  Biar Upnormalnya laku 😂.  Kalo ga hujan emang situ mau nyiramin Kebun Raya Bogor. Kriuk!!!. 
           Hari Jumat kemaren duaan sama kakak selepas pulang sekolah sampe nunggu jemput adeknya. Udah dari awal dibuka kakak pengen kesini cuma baru kesampean Jumat kemaren. Kasian adek ga diajak.
Di Upnormal ga cuma indomi yang ditawarkan ada juga nasi dan kudapan kayak cireng, tahu, siomay dan batagor pun ada. Dengan nama-nama yang unik misal indome tanggal tua.
Kemaren itu kakak pesen pizza mie yang ada taburan daging asap dan ice lycee. Ditawarin tambahan topping kakak ga mau.
Untuk Pizza Mienya terlalu tipis  dan lycee nya menurut kakak rada asem kalo kata saya seger. Saya pesen indomie goreng kangkung pedas dan es teh tawar, menu diet ☺. Tahunya biasa sambalnya bikin ga tenang pedes endes surendes, sengaja sambalnya minta dipisah.
          Kata temen yang mau kesini susah sekali dapet parkir, tapi ga berlaku untuk parkir motor. Parkir mobil memang rada sempit untungnya jalan masuk dan keluarnya dipisah posisinya di hook. Lokasi ini seingat saya beberapa kali ganti usaha, sebelum Upnormal tempat ini pernah menjadi tempat spa. tapi kayaknya ngga laku.
Kalau kata temen makin malam makin rame. Saya jarang beredar malam. O iya untuk harga makanan di Upnormal sangat sesuai sama budget pelajar mulai harga 6 ribuan sampe 30 ribuan. Untuk menu yang saya pesen itu harganya hanya 15.000 ga jauh bedakan sama warung kaki lima kan.